PCNU Cirebon Tolak Potongan Hukuman Mati Penyelundup Narkoba Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi. (Foto: PCNU)

MerahPutih.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, kritik keputusan Pengadilan Tinggi Bandung, yang meloloskan enam terpidana penyelundupan narkoba sebarat 402 kilogram dari hukuman mati.

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi mengatakan, narkoba sangat nyata membahayakan masyarakat. Sehingga menurutnya, sangat perlu diberikan hukuman yang maksimal.

"Kami menolak dan mendukung dilakukannya kasasi," ujar Aziz, di Cirebon, Senin (28/6).

Baca Juga:

Penghentian Hukuman Mati Bagi Terpidana Kasus Narkoba Dinilai Membahayakan Bangsa

Aziz mengungkapkan, pengurangan hukuman kepada terpidana narkoba tersebut, tidak senyawa dengan maqashidu al-syariat (tujuan diberlakukannya hukum syariat) , antara lain, menjaga jiwa (hifz al-nafs) dan menjaga akal (hifz al-aql)

Karena menurutnya, jika tidak diberikan efek jera yang maksimal bagi para pelaku, maka dipastikan peredaran dan penyelundupan narkoba akan lebih marak.

"Semakin diberikan ruang yang tidak memberikan efek jera maksimal pelakunya, maka, ancaman merusak tatanan syariat yaitu, (menjaga jiwa dsn menjaga akal) menjadi sangat terbuka," tegas Aziz.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, menurut Aziz, maka tidak ada alasan apapun untuk meringankan hukuman, kecuali mengedepankan kemaslahatan umum, yaitu melindungi warga dari bahaya narkoba.

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi. (Foto: PCNU)
Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi. (Foto: PCNU)

Aziz meninai, keputusan pengurangan hukuman tersebut, kontrapoduktif dengan upaya pihak kepolisian yang dengan tegas memberantas dan menindak para pelaku peredaran narkoba.

Diketahui, enam terpidana perkara penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu lolos dari vonis mati yang diputuskan PN Cibadak, Sukabumi, pada 6 April 2021, setelah Pengadilan Tinggi (PT) di Bandung, Jawa Barat mengeluarkan putusan tingkat banding yang diajukan para terpidana.

Tiga dari enam terpidana yang sebelumnya divonis mati mendapat pengurangan hukuman menjadi 15 tahun penjara, sedangkan tiga terpidana lainnya, mendapatkan hukuman 18 tahun penjara. (Mauritz/Cirebon)

Baca Juga:

Empat WNA dan Sembilan WNI Divonis Hukuman Mati di Sukabumi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sultan HB X Dorong Peningkatan Penggunaan Aksara Jawa di Ranah Digital
Indonesia
Sultan HB X Dorong Peningkatan Penggunaan Aksara Jawa di Ranah Digital

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap adanya peningkatan penggunaan aksara Jawa bisa di ranah digital.

Perdalam TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Panggil BAIS, BIN dan BNPT
Indonesia
Perdalam TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Panggil BAIS, BIN dan BNPT

Keterangan dari pihak yang dipanggil Komnas HAM dinantikan masyarakat luas. Informasi dan keterangan tersebut akan memudahkan Komnas HAM dalam mengeluarkan rekomendasi.

Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 397.349 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 397.349 Orang

Dengan positivity rate 8,7 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 757 jiwa.

Kuasa Hukum Klaim Dokter Richard Lee Dibebaskan Atas Atensi Kapolri
Indonesia
Kuasa Hukum Klaim Dokter Richard Lee Dibebaskan Atas Atensi Kapolri

Penyidik awalnya mengatakan akan melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan setelah dijemput polisi di kediamannya di Palembang pada Rabu (11/8)

Bikin Publik Simpati, Konflik Demokrat Lambungkan AHY Jadi Capres Potensial
Indonesia
Bikin Publik Simpati, Konflik Demokrat Lambungkan AHY Jadi Capres Potensial

Rilis survei dari lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi yang baik.

Ramaikan HUT Jakarta Ke-494, Ondel-ondel Nyelam Laut Ancol
Indonesia
Ramaikan HUT Jakarta Ke-494, Ondel-ondel Nyelam Laut Ancol

Ondel-ondel underwater merupakan salah satu hiburan unik yang dapat disaksikan oleh masyarakat secara daring atau online maupun secara langsung.

Warga Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob

Masyarakat Jakarta diminta untuk mewaspadai potensi terjadinya rob atau banjir akibat air pasang di pesisir Jakarta pada 28-30 Mei 2021.

Baru 54 Persen Lansia di Bandung yang Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Baru 54 Persen Lansia di Bandung yang Disuntik Vaksin COVID-19

Saat ini ibu hamil sudah mulai diperbolehkan mengikuti vaksinasi COVID-19. Syaratnya, usia kandungan ibu hamil harus di atas 12 minggu.

Anies Gunakan Dana PEN untuk Proyek TIM dan JIS, PDIP: Sebaiknya UMKM Digalakkan
Indonesia
Anies Gunakan Dana PEN untuk Proyek TIM dan JIS, PDIP: Sebaiknya UMKM Digalakkan

Padahal terminologi yang digunakan adalah untuk pemulihan ekonomi

Mahasiswa Untag Ciptakan Aplikasi Portal Supermarket
Indonesia
Mahasiswa Untag Ciptakan Aplikasi Portal Supermarket

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Ilham Fikri Abdillah menciptakan aplikasi Portal Supermarket untuk mendongkrak jumlah pembeli.