PBNU Persilakan Khatib Punya Sertifikat, Asal.... Lambang Nahdlatul Ulama. ANTARA

Merahputih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) angkat bicara soal rencana Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan sertifikasi terhadap khatib. PBNU menegaskan tak ada yang salah dengan hal itu asalkan tidak bersifat mengekang.

"Mungkin sah-sah saja untuk kebutuhan pada level tertentu seseorang harus memiliki sertifikasi A,B,C dan seterusnya, tetapi tidak bisa kalau sertifikasi itu dijadikan alat untuk membatasi atau mengekang dakwah," ujar Wakil Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU Saifullah Amin di Jakarta, Selasa (19/2).

Baca Juga

Stafsus Ma'ruf Amin Isinya Orang NU dan MUI, Pengamat: Bagi-Bagi Jabatan

Wacana pemberian sertifikasi terhadap khatib tak memiliki masalah. Apalagi saat ini banyak penyiar ajaran Islam yang belum memiliki cukup kapasitas, tetapi telah berdakwah di masyarakat.

"Terkadang ada beberapa pendakwah yang memang semestinya belum dalam kapasitasnya sudah melakukan dakwah pada level-level tertentu yang mestinya dia belum di sana," ucap dia.

Namun, dalam penerapan sertifikasi itu, Saifullah mengingatkan kepada pemerintah agar tidak membatasi khatib dalam menyiarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin di tengah masyarakat.

"Pemerintah jangan sampai membatasi dakwah selama itu bisa membuat masyarakat tentram dengan nilai-nilai yang Islam yang rahmatan lil alamin," tambah dia.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto: Antara/Fransiska Ninditya)

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan khatib harus bersertifikat dan memiliki komitmen kebangsaan karena posisinya sebagai penceramah akan berpengaruh pada cara berpikir, bersikap, dan bertindak dari umat Islam.

"Khatib itu omongannya betul-betul harus membawa kemaslahatan. Makanya perlu ada sertifikasi khatib, yang bacaannya benar, komitmennya benar, diberi sertifikat. Nanti Ikatan Khatib DMI (Dewan Masjid Indonesia) mempertanggungjawabkan itu," jelas Ma'ruf Amin saat membuka Rakernas II dan Halaqah Khatib Indonesia di Istana Wapres Jakarta, Jumat (14/2) dikutip Antara.

Baca Juga

Jokowi Beri Lampu Hijau 8 Stafsus Wapres Ma'ruf Amin

Menurut Ma'ruf, khatib harus memiliki pemahaman agama Islam yang benar, baik dari segi pelafazan maupun pemaknaan terhadap ayat-ayat Al Quran, sehingga ceramah yang disampaikan para khatib tidak disalahartikan oleh umat Islam.

"Khatib harus memiliki kompetensi, pemahamannya tentang agama harus betul, harus lurus. Cara pengucapan, lafaz-nya, harus benar. Jadi harus diseleksi khatib itu, harus punya kompetensi," jelasnya. (*)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Malaysia Larang Masuk Pemegang Izin Jangka Panjang dari Indonesia
Indonesia
Malaysia Larang Masuk Pemegang Izin Jangka Panjang dari Indonesia

Malaysia akan melarang masuknya pemegang izin imigrasi jangka panjang dari Indonesia, Filipina, India mulai 7 September mendatang.

[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit

Selain itu, klaim bahwa petugas yang mengawal Rizieq di persidangan menyeret dan menganiaya Rizieq tidak terbukti.

Ikan Hias Wajib Pasang Chip, Pemerintah Tantang Produsen Lokal
Indonesia
Ikan Hias Wajib Pasang Chip, Pemerintah Tantang Produsen Lokal

Aturan ini sudah mulai diberlakukan untuk ikan hias arwana.

Siklus Kekerasan Bisa Bikin Trauma Generasi Muda Papua
Indonesia
Siklus Kekerasan Bisa Bikin Trauma Generasi Muda Papua

Pendekatan kekerasan malah justru berpotensi memunculkan lingkaran kekerasan baru yang menimbulkan trauma.

Fenomena Balap Lari di Jalan Raya, Walkot Solo: Nekat Saya Minta Bersihkan Sungai
Indonesia
Fenomena Balap Lari di Jalan Raya, Walkot Solo: Nekat Saya Minta Bersihkan Sungai

"Balap lari di jalan raya dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat Solo. Apalagi, kondisi wabah COVID-19 belum selesai dan berpotensi jadi klaster corona," ujar Rudy

ASEAN Didesak Berani Ambil Tindakan untuk Lindungi Rakyat Myanmar
Indonesia
ASEAN Didesak Berani Ambil Tindakan untuk Lindungi Rakyat Myanmar

Dampak dari kudeta di Myanmar adalah ujian terbesar dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang baru berlangsung.

Penuntasan Kasus Novel Baswedan Simbol Kesungguhan Negara Melawan Korupsi
Indonesia
Penuntasan Kasus Novel Baswedan Simbol Kesungguhan Negara Melawan Korupsi

"Penuntasan kasus Novel Baswedan adalah simbol kesungguhan negara melawan korupsi. Pengungkapan dalang kasus Novel adalah bagian penting dari penegakkan keadilan di negeri ini," kata Isnur dalam keterangannya, Senin (12/4).

Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus
Indonesia
Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus

Komite III DPD menggelar aksi donor darah dan donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat, Jalan Pecenongan, Rabu (24/2).

Hilal Tampak 23 Mei, LAPAN: Idul Fitri 24 Mei
Indonesia
Hilal Tampak 23 Mei, LAPAN: Idul Fitri 24 Mei

Namun, pada 23 Mei 2020 hilal sudah cukup tinggi dan cukup umur sehingga mudah untuk diamati.

Polisi Berikan Bimbingan Psikologis untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Polisi Berikan Bimbingan Psikologis untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air

Pemberian bimbingan psikologi ini dirasa perlu untuk membuat para keluarga yang kehilangan anggota keluarganya bisa tabah dan menerima musibah ini