PBNU MInta Penusukan Wiranto Tak Dikaitkan dengan Islam Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas (Foto: nu.or.id)

Merahputih.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas meminta jangan ada yang mengaitkan kasus penusukan oleh Simpatisan ISIS kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dengan agama Islam.

"Jangan ada yang mengkaitkan dengan Islam, karena Islam adalah agama damai, rahmat bagi alam semesta. Islam mengutuk segala bentuk kekerasan seperti ini," ujar Robikin Emhas melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (12/10).

Baca Juga:

Tak Terganggu Kasus Penusukan Wiranto, Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Jalan Terus

Emhas menegaskan, penyerangan yang dilakukan kelompok radikal terhadap Wiranto adalah perbuatan biadab yang tidak sesuai dengan agama atau kepercayaan apapun.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas (Foto: nu.or.id)

Pasalnya, Wiranto selaku Menkopolhukam merupakan pengemban amanah di bidang keamanan negara. Sehingga yang diserang adalah simbol negara.

"Itu artinya yang diserang hakikatnya adalah keamanan negara, rasa aman masyarakat. Untuk itu saya mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat keamanan mengusut tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut," ucap dia.

Baca Juga:

Ketua MPR Yakin Insiden Penusukan Wiranto Tidak Ganggu Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ia juga meminta aparat keamanan tidak ragu dalam menindak tegas para pelaku terorisme dan radikalisme meskipun aparat keamanan sering dibenturkan pada isu pelanggaran hak asasi manusia.

"Polisi tak perlu ragu dalam bertindak (menghadapi terorisme), tidak ada pelanggaran HAM jika penindakan hukum terhadap para pelaku sesuai dengan peraturan perundang-undangan," jelas dia. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH