PBNU Kecam Tindakan Kasar Oknum Aparat terhadap Warga Disabilitas di Papua Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini. (Antaranews)

MerahPutih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam keras tindakan oknum anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang menganiaya warga di Merauke, Papua.

“Mengecam dan menyesalkan tindakan oknum TNI AU itu yang berlaku eksesif dan melampaui batas,” ujar Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (28/7).

Helmy mengatakan, tindakan TNI AU tersebut telah menciderai rasa kemanusiaan dan melanggar hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga:

Oknum TNI AU yang Aniaya Warga Papua Layak Dipidana

Padahal dalam menjalankan tugas, kata dia, aparat TNI harus mengedepankan prinsip-prinsip yang menjunjung tinggi HAM.

Pendekatan yang digunakan aparat da?am menjalankan tugas harusnya mengedepankan pendekatan dialogis dibandingkan represif.

"Terlebih jika yang dihadapi adalah kaum difabel,” kata dia.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay @Clker-Free-Vector-Images)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay @Clker-Free-Vector-Images)

Karena itu, Helmy meminta kepada TN AU dan Komnas HAM untuk menindak tegas, mengusut, dan mengadili aparat yang telah berlaku kasar tersebut.

“Meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Kita serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini pada pihak-pihak yang berwenang,” kata Helmy. (Knu)

Baca Juga:

Dua Oknum Anggota Injak Kepala Warga di Papua, TNI AU Minta Maaf

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tangkap Sembilan Bandar Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia
Indonesia
Polisi Tangkap Sembilan Bandar Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia

Polisi mengamankan satu bungkus plastik narkoba jenis sabu seberat 975, 8 gram; telepon seluler, dan alat hisap sabu atau bong

Semua Kontak Erat Pasien COVID-19 Wajib Karantina, Menkes: Supaya Tidak Menularkan
Indonesia
Semua Kontak Erat Pasien COVID-19 Wajib Karantina, Menkes: Supaya Tidak Menularkan

Pada hari ke-5 karantina, perlu dilakukan pemeriksaan kembali

 Kuliah Tatap Muka Perguruan Tinggi Swasta Tergantung Hasil PPKM
Indonesia
Kuliah Tatap Muka Perguruan Tinggi Swasta Tergantung Hasil PPKM

Mahasiswa yang hendak praktikum diperbolehkan ke kampus, namun kapasitas yang dibuka hanya 50 persen.

Radikalisme Terjadi Karena Warga Tidak Sejahtera
Indonesia
Radikalisme Terjadi Karena Warga Tidak Sejahtera

"Sesungguhnya teror itu bukan hanya bom yang meledak tetapi persoalan-persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi karena kalau masyarakat yang sudah lapar dapat mendorong pemikiran-pemikiran yang salah," jelas Arum Sabil.

KKB Tembak Guru hingga Tewas, Tentara dan Polisi Kejar Nau Waker Cs
Indonesia
KKB Tembak Guru hingga Tewas, Tentara dan Polisi Kejar Nau Waker Cs

Aparat gabungan TNI dan Polri terus memburu keberadaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Nau Waker.

Pelantikan Komjen Listyo Jadi Kapolri Dijadwalkan Rabu 27 Januari
Indonesia
Pelantikan Komjen Listyo Jadi Kapolri Dijadwalkan Rabu 27 Januari

“Ya betul, infonya seperti itu. Komjen Sigit akan dilantik sebagai Kapolri, Rabu lusa,” kata Argo

Peringati Hari Anak Nasonal, Ancol Gelar Vaksinasi Khusus Anak
Indonesia
Peringati Hari Anak Nasonal, Ancol Gelar Vaksinasi Khusus Anak

Sekaligus memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2021

3.227 Anak di DIY Terpapar COVID-19
Indonesia
3.227 Anak di DIY Terpapar COVID-19

Anak-anak tidak boleh keluar, apalagi pada saat seperti ini

Pekan Ini Polisi Ungkap Tersangka Kebakaran Kejagung
Indonesia
Pekan Ini Polisi Ungkap Tersangka Kebakaran Kejagung

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran markas Korps Adhyaksa itu

Wapres Sampaikan Dukacita Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Sumedang
Indonesia
Wapres Sampaikan Dukacita Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Sumedang

Pesawat Sriwijaya diperkirakan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.