PBB Sebut Referendum 4 Wilayah Ukraina Gabung Rusia Ilegal Referendum Republik Rakyat Donetsk bergabung dengan Rusia di Mariupol, Ukraina, Sabtu (24/9/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Alexander Ermochenko/wsj.

MerahPutih.com - Empat wilayah di Ukraina mengadakan referendum, yakni Zaporizhzhia selatan, Kherson selatan, Lugansk Timur, dan Donetsk, dilakukan hampir sepekan kemarin.

Media pemerintah Rusia mengumumkan bahwa 98 persen pemilih memilih untuk bergabung dengan Rusia setelah referendum.

Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut referendum yang didukung Rusia di wilayah pendudukan Ukraina bukanlah ekspresi asli dari keinginan rakyat dan tidak sah menurut hukum internasional.

Baca Juga:

Toyota Hentikan Kegiatan Produksi di Rusia

"Tindakan sepihak yang bertujuan untuk memberikan polesan legitimasi pada upaya akuisisi secara paksa oleh satu negara atas wilayah negara lain, seraya mengklaim mewakili kehendak rakyat, tidak dapat dianggap sebagai hukum di bawah hukum internasional," kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian Rosemary DiCarlo kepada Dewan Keamanan PBB, Selasa (27/9), dikutip Antara.

DiCarlo mengatakan PBB tetap berkomitmen penuh pada kedaulatan, persatuan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Ukraina.

Dikatakannya, PBB menuntut agar Rusia, di bawah hukum internasional, menghormati hukum Ukraina di wilayah pendudukannya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan kepada 15 anggota DK PBB bahwa referendum Rusia adalah upaya untuk mencuri wilayah dan menghapus norma-norma hukum internasional. Dia menyerukan agar Rusia diisolasi sepenuhnya.

"Ini adalah upaya yang sangat mengolok-olok untuk memaksa penduduk laki-laki di wilayah pendudukan Ukraina untuk memobilisasi ke dalam tentara Rusia untuk berperang melawan tanah air mereka," kata Zelenskyy.

Baca Juga:

Pemimpin Dunia Bakal Hadiri Pemakaman Elizabeth II, Kecuali dari Rusia, Belarusia dan Myanmar

Dia mengatakan jika Rusia mencaplok wilayah Ukraina yang diduduki dalam referendum palsu, itu berarti tidak ada yang perlu dibicarakan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Zelenskyy menuduh Rusia melancarkan "kebijakan genosida" dan membawa dunia selangkah dari bencana nuklir.

Dia menuntut Rusia dikeluarkan dari semua organisasi internasional.

Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan Washington akan mengajukan rancangan resolusi di DK yang mengutuk apa yang disebutnya referendum palsu di wilayah Ukraina yang memisahkan diri.

Thomas-Greenfield mengatakan jika Rusia memveto rancangan resolusi tersebut, Washington akan meminta Majelis Umum untuk membahas veto tersebut.

Dia mendesak negara-negara untuk tidak mengakui perubahan status Ukraina dan menuntut agar Rusia menarik pasukannya.

Sementara itu, Dubes China untuk PBB Zhang Jun mengatakan kedaulatan dan integritas teritorial semua negara harus dihormati, tujuan dan prinsip Piagam PBB harus dipatuhi, dan masalah keamanan yang sah dari semua negara harus ditanggapi dengan serius.

Di lain pihak, Dubes Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia membela referendum yang didukung Moskow di wilayah-wilayah pendudukan Ukraina, dengan mengatakan bahwa referendum tersebut diadakan "secara transparan", dengan menghormati norma-norma internasional. (*)

Baca Juga:

UEFA Coret Rusia dari Euro 2024

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kompolnas Desak Mabes Polri Segera Sidang Etik Ferdy Sambo
Indonesia
Kompolnas Desak Mabes Polri Segera Sidang Etik Ferdy Sambo

Irjen Ferdy Sambo kini tengah menjalani proses hukum akibat keterlibatannya dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Jelang Mudik, Vaksinasi Booster Capai 27 Juta Suntikan
Indonesia
Jelang Mudik, Vaksinasi Booster Capai 27 Juta Suntikan

Pemprov DKI membuka pelayanan vaksinasi COVID-19 malam hari, sebagai alternatif percepatan vaksin booster di DKI Jakarta.

Pemerintah Diminta Persiapkan Secara Matang Perubahan Status Pandemi ke Endemi
Indonesia
Pemerintah Diminta Persiapkan Secara Matang Perubahan Status Pandemi ke Endemi

Sejumlah pelonggaran sudah dilakukan seiring dengan penurunan kasus COVID-19 dan peningkatan jumlah vaksinasi.

Persib dan Bobotoh Diharap Bersabar Buat Gunakan Stadion GBLA
Indonesia
Persib dan Bobotoh Diharap Bersabar Buat Gunakan Stadion GBLA

Tahap demi tahap tersebut harus dipastikan sesuai ketentuan dan selesai secara tuntas agar tidak menimbulkan permasalahan lain.

Pemekaran Provinsi Jawa Tengah Kembali Menguat
Indonesia
Pemekaran Provinsi Jawa Tengah Kembali Menguat

Dalam mendirikan provinsi baru nanti kesejahteraan masyarakat harus diutamakan. Namun, jika pemekaran tidak bisa mensejahterakan rakyat tidak perlu.

Pemprov Banten Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Indonesia
Pemprov Banten Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Pemprov Banten melaunching Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Penyerahan Kedua dan Pengurangan Pokok PKB dari Luar Provinsi Banten. Penghapusan ini berlangsung 18 Agustus sampai 31 Desember 2022

Merasakan Sensasi Tour Pit Lane Walk MotoGP
Indonesia
Merasakan Sensasi Tour Pit Lane Walk MotoGP

Dorna sangat ketat dalam mengatur jadwal ini. Efeknya pasti ke jadwal latihan dan balap. Setelah sesi selesai, garis pembatas yang dipasang akan digulung ulang oleh security.

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Sarung Tenun Bergambar Anjing
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Sarung Tenun Bergambar Anjing

Beredar informasi berupa video di media sosial Twitter yang menginformasikan mengenai beredarnya sarung tenun yang bergambar anjing jelang Ramadan.

Paspampres Latihan Beragam Skenario Penyelamatan Jokowi di Ukraina
Indonesia
Paspampres Latihan Beragam Skenario Penyelamatan Jokowi di Ukraina

Jokowi direncanakan akan berkunjung ke Ukraina dan Rusia akhir Juni 2022 mendatang.

Ganjar Siap Maju di 2024. Golkar Konsisten Usung Airlangga Jadi Capres
Indonesia
Ganjar Siap Maju di 2024. Golkar Konsisten Usung Airlangga Jadi Capres

Lodewijk menegaskan Golkar tetap konsisten dengan hasil Musyawarah Nasional (Munas) pada Tahun 2019 yang mengamanatkan Ketua Umum Airlangga Hartarto maju sebagai capres.