PBB Resmikan Negara Palestina secara De Facto

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 24 September 2025
PBB Resmikan Negara Palestina secara De Facto

Presiden RI Prabowo Subianto berpidato dalam sesi Debat Umum Sidang Ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). ANTARA/Fathur Roch

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - HIGH Level International Conference for the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two State Solution di New York menyatakan pengakuan terhadap Negara Palestina dan Solusi Dua Negara.

Dari hasil pemungutan suara Majelis Umum PBB terkait dengan Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara, resolusi ini didukung 142 atau dua pertiga dari total anggota PBB sebanyak 193 negara. Sebanyak 10 negara menolak Palestina Merdeka dan 12 negara lainnya abstain.

"Deklarasi New York tentang penyelesaian damai pertanyaan Palestina dan implementasi solusi dua negara tentang masalah Palestina dan pelaksanaan solusi dua negara menghasilkan penghitungan suara sebanyak 142 negara mendukung, menentang 10, dan abstain 12 negara," kata Presiden Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (UNGA) Annalena Baerbock dalam video.

Sidang Majelis Umum PBB, High Level International Conference for the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two State Solution di New York, dipimpin Prancis dan Arab Saudi. Presiden Prancis Emmanuel Macron secara resmi mengakui Palestina sebagai negara.

Baca juga:

Prancis Resmi Akui Negara Palestina, Tegaskan tak Ada Pembenaran untuk Perang di Gaza



"Kita harus melakukan segala daya upaya untuk menjaga kemungkinan Solusi Dua Negara. Israel dan Palestina hidup berdampingan secara damai dan aman. Waktunya telah tiba," kata Macron.

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, yang diwakili Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Faisal bin Saud menyerukan pengakuan Negara Palestina dan mendorong penghentian agresi Israel di Gaza maupun Tepi Barat. Ia juga menyambut baik hasil pemungutan suara Majelis Umum PBB terkait dengan Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara.

"Dukungan ini mencerminkan keinginan komunitas internasional untuk menegakkan keadilan bagi rakyat Palestina dan mengukuhkan hak-hak historis mereka sesuai kerangka hukum internasional, resolusi PBB, dan Inisiatif Perdamaian Arab," ucapnya.(Asp)



Baca juga:

Pengakuan terhadap Negara Palestina Meluas, ini Maknanya bagi Rakyat Negeri itu dan Israel

#PBB #Sidang PBB #Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Jumlah narapidana di Prancis mencapai 90.937 orang, jauh melampaui kapasitas penjara. Hampir 9.000 orang terpaksa tidur di atas kasur lantai.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Indonesia
Apel Akbar Solidaritas Palestina Digelar di Monas, Ini 5 Lokasi Parkir yang Disiapkan
Polda Metro Jaya menyiapkan lima kantong parkir untuk peserta Apel Akbar Solidaritas Palestina 2026 di Monas. Simak lokasi dan kapasitas parkirnya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Apel Akbar Solidaritas Palestina Digelar di Monas, Ini 5 Lokasi Parkir yang Disiapkan
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Mineral kritis yang menjadi komoditas kunci dalam transisi energi harus membawa timbal balik yang bermanfaat bagi negara berkembang pemiliknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Indonesia
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sekjen PBB membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan mencapai Agenda 2030
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di  Hambalang
ShowBiz
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Florence Pugh mengaku tak takut kehilangan ratusan ribu pengikut di media sosial karena vokal mendukung Palestina dan rutin menyerukan bantuan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
ShowBiz
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Hasil penjualan tiket untuk pertunjukan tur ini akan disalurkan ke organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Dunia
Benjamin Netanyahu Bela Aksi Militer Israel di Forum PBB, Sebut Delegasi yang Walkout sebagai Pengecut Moral
Saat menanggapi aksi walkout tersebut, ia malah mengejek para delegasi dengan sebutan pengecut moral.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Benjamin Netanyahu Bela Aksi Militer Israel di Forum PBB, Sebut Delegasi yang Walkout sebagai Pengecut Moral
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Bagikan