PBB Inginkan Berbagai Negara Bikin Kebijakan Terbaik Kurangi Risiko Bencana Pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). (ANTARA/Wahyu Putro A)

MerahPutih.com - Pemerintah negara-negara di dunia diminta untuk melakukan langkah-langkah mendesak dan dalam skala besar mengatasi peningkatan risiko bencana.

Deputi Sekretaris Jenderal PBB Amina J. Mohammed opsi kebijakan terbaik untuk beralih dari risiko ke ketahanan, dan mengambil langkah-langkah penting untuk memastikan pemulihan guna menempatkan kembali ke jalur untuk masa depan yang aman dan berkelanjutan.

Baca Juga:

Meski Rawan Bencana, Jokowi Klaim Indonesia Mampu Memitigasinya

Deputi Sekjen PBB itu mendesak adanya koherensi yang lebih besar dalam menangani kerentanan masyarakat sebelum, selama, dan setelah krisis pandemi dan bencana yang terjadi secara tumpang tindih.

"Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan 17 tujuannya telah menyediakan kerangka yang komprehensif untuk upaya menangani kerentanan masyarakat dan mengurangi risiko bencana," ujarnya dalam kegiatan Sesi ke-7 Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) di Nusa Dua, Badung, Bali.

Ia menegaskan, diperlukan langkah atau tindakan dengan rasa urgensi dan tindakan dalam skala besar. Adapun langkah-langkah atau tindakan yang diperlukan itu, salah satunya adalah upaya mengambil pelajaran dari pandemi COVID-19 untuk membangun kesiapan menghadapi pandemi berikutnya di masa depan.

Selain itu, menurut Amina, pemerintah negara-negara perlu berinvestasi dalam kemampuan pendataan yang lebih kuat untuk memastikan bahwa tidak ada siapa pun yang tertinggal.

"Melalui instrumen multilateral baru termasuk Dana analisis kompleks risiko bencana PBB (CRAF'd), kami ingin mendukung ekosistem yang dapat mengantisipasi, mencegah, dan merespons risiko kompleks (bencana) dengan lebih baik sebelum berubah menjadi bencana besar," ujarnya.

Amina juga menekankan pentingnya upaya pengurangan risiko bencana untuk berfokus pada negara-negara berkembang dan negara kepulauan kecil yang akan sangat menderita ketika bencana datang.

"Bencana di negara-negara ini dapat merusak kemajuan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi selama beberapa dekade dalam satu peristiwa dengan konsekuensi ekonomi dan sosial jangka panjang yang sangat serius," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Jokowi Tawarkan Konsep Resiliensi Berkelanjutan sebagai Solusi Hadapi Risiko Bencana

Penulis : Asropih Asropih
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Arsitek Puji Karya dan Makna Bangunan Era Bung Karno
Indonesia
Arsitek Puji Karya dan Makna Bangunan Era Bung Karno

Dia menerangkan Bung Karno merupakan arsitek kemerdekaan bangsa-bangsa di dunia. Di Indonesia, Bung Karno mencanangkan fondasi yang pertama, yakni ideologi Pancasila.

Kukuhkan Panitia Dana PMI, Anies Targetkan Donasi Rp 25 Miliar Tahun 2021
Indonesia
Kukuhkan Panitia Dana PMI, Anies Targetkan Donasi Rp 25 Miliar Tahun 2021

Panitia Bulan Dana PMI DKI Jakarta Tahun 2021 akan menunaikan tugas mulai tanggal 1 September sampai dengan 30 November 2021 mendatang.

Legislator PKS Sebut IKN Dibangun di Lahan Milik Orang
Indonesia
Legislator PKS Sebut IKN Dibangun di Lahan Milik Orang

Kejadian ini semakin menguatkan alasan PKS menolak UU IKN

AS Janjikan Bantuan ke Ukraina
Dunia
AS Janjikan Bantuan ke Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan mereka berhasil melumpuhkan infrastruktur militer di pangkalan udara Ukraina dan menaklukkan pertahanan udara.

Sekolah Tatap Muka di Bandung Digelar setelah Seluruh Guru dan Murid  Divaksin
Indonesia
Sekolah Tatap Muka di Bandung Digelar setelah Seluruh Guru dan Murid Divaksin

"Saya lihat (PTM) ini bisa memungkinkan. Kita lakukan bertahap (setelah vaksinasi covid-19)," katanya.

Pemerintah Ajak Masyarakat Migrasi TV Digital
Indonesia
Pemerintah Ajak Masyarakat Migrasi TV Digital

“Kepada masyarakat pada umumnya kami mengimbau dan mengajak agar bersama-sama kita mulai hari ini untuk bersiap diri berpindah dari siaran TV analog ke siaran TV digital,” kata Philip

[HOAKS atau FAKTA] MUI dan Arab Saudi Pasang Badan Bebaskan Rizieq Shihab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] MUI dan Arab Saudi Pasang Badan Bebaskan Rizieq Shihab

“HAKIM & JAKSA TERKEJUT! ARAB SAUDI & MUI AKAN PASANG BADAN BEBASKAN HABIB RIZIEQ DARI JERUJI BESI!”

Komnas HAM Ungkap Instansi Paling Banyak Diadukan Masyarakat Sepanjang 2021
Indonesia
Komnas HAM Ungkap Instansi Paling Banyak Diadukan Masyarakat Sepanjang 2021

Pada pertengahan hingga penghujung 2021, Komnas HAM melihat terdapat perubahan dinamika

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lombok, Warga Panik
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lombok, Warga Panik

Sejumlah warga berhamburan keluar sambil teriak "gempa" untuk menyelamatkan diri, meskipun tidak ada kerusakan yang terjadi.

Kubu Angin Prayitno Sebut JPU Tak Bisa Buktikan Aliran Dana Suap
Indonesia
Kubu Angin Prayitno Sebut JPU Tak Bisa Buktikan Aliran Dana Suap

Pidana tambahan berupa uang pengganti ini dibayarkan selambat-lambatnya setelah satu bulan berkekuatan hukum tetap