Patungan Beli Sabu, Anak Wakil Wali Kota Tangerang Diciduk Polisi Ilustrasi narkoba (Pixabay)

Merahputih.com - Polisi membeberkan detik-detik anak Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin berinisial AKM beserta temannya diamankan terkait kasus penyalahgunaan narkoba

Semua berawal setelah polisi dapat informasi, kemudian melakukan penangkapan terhadap tiga orang rekan dari AKM.

"Sekitar tanggal 6 Juni lalu berhasil mengamankan tiga orang inisial D, S dan M yang menggunakan narkotika jenis sabu-sabu. Mereka diamankan di daerah Tangerang, Banten," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/7).

Baca Juga:

Pelarian Buron Kasus Sabu-sabu Paling Dicari di Sukabumi Berakhir

Dari tangan ketiganya, disita narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram. Polisi kemudian mendalami keterangan ketiganya hingga mengerucut pada sosok anak Wali Kota Tangerang berinisial AKM. AKM pun dicokok kemudian digiring ke Mapolda Metro Jaya.

Seluruh pelaku mengaku membeli barang haram itu dengan cara patungan. Atas perbuatanya, para pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan masih dilakukan penahanan oleh polisi.

Ilustrasi - sabu-sabu. (Foto: Antara/Dokumen BNNP Kaltara)
Ilustrasi - sabu-sabu. (Foto: Antara/Dokumen BNNP Kaltara)

Pihak kuasa hukum dari para tersangka mengajukan permohonan rehabilitasi ke polisi. Namun, apakah akan dikabulkan atau tidak belum diketahui. Hingga kini, polisi sendiri masih memburu penjual barang haram tersebut.

"Mereka patungan bersama-sama termasuk AKM di sini diambil seharga Rp800 ribu, sisanya Rp700 ribu dipecah bertiga D, S, M itu hasil pemeriksaan awal. Kemarin tim pengacara sudah mengajukan rehabilitasi;" jelas Yusri.

Polisi masih mempertimbangkan apakah mereka layak direhabilitasi atau tidak. "Sekarang surat masih dilayangkan ke BNNP, kita masih menunggu dari BNNP apakah empat orang ini layak sesuai dengan pengajuan assessment layak atau tidak, kita tunggu saja dari BNNP," kata Yusri.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Sabun Cuci Indonesia Dicari Warga Filipina

Sachrudin pun angkat bicara soal keterlibatan anaknya dengan narkotika jenis sabu. "Ya saya mohon doanya saja, karena tidak ada orang yang bisa memilih. Engga ada orang yang bisa memilih ujian hidup," kata Sachrudin saat dimintai keterangan.

Selain itu, Sachrudin mengatakan saat ini telah menyerahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. "Ya pokoknya sudah serahkan kepada pihak kepolisian," tutup Sachrudin. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fadli Zon Tantang Menteri Yasonna Akhiri Pelarian Djoko Tjandra
Indonesia
Fadli Zon Tantang Menteri Yasonna Akhiri Pelarian Djoko Tjandra

"Kalau prestasi itu terus-menerus, mereka yang buron ditangkapi, bukan kemudian ada peristiwa ini baru menonjol jadinya," ucap dia.

Harga Jersey "Gol Tangan Tuhan" Ditaksir Capai Rp28 Miliar
Dunia
Harga Jersey "Gol Tangan Tuhan" Ditaksir Capai Rp28 Miliar

Pemilik jersey Argentina yang dikenakan mendiang Diego Maradona saat mencetak "gol tangan Tuhan" sibuk menolak tawaran yang datang sepekan terakhir.

Pemerintah Beri Subsidi ke Maskapai Penerbangan yang Tekor Akibat Corona
Indonesia
PKS Siapkan Israyani dan Karyatin Jadi Anggota DPRD DKI
Indonesia
PKS Siapkan Israyani dan Karyatin Jadi Anggota DPRD DKI

"Ya bu Israyani gantikan pak Dani dan pak Karyatin gantikan bu Umi," ungkap Ketua Majelis Syuro DPW PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi

7 Provinsi Terparah Belum PSBB, Jokowi: Jangan Terkungkung Batas Administrasi
Indonesia
7 Provinsi Terparah Belum PSBB, Jokowi: Jangan Terkungkung Batas Administrasi

Dari 10 provinsi dengan jumlah kasus COVID-19 tinggi tersebut, baru DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat yang melaksanakan PSBB.

Jokowi Bakal Bangun 'Terowongan Silaturahmi' Istiqlal-Katedral
Indonesia
Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 1.077 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 1.077 Orang

Menurut Yudo dari 1077 pasien yang tengah mendapat perawatan

Update COVID-19 Selasa (3/11): Bertambah 2.937, Kasus Positif Capai 418.375
Indonesia
 Pimpinan KPK Berharap Caleg PDIP Harun Masiku Menyerahkan Diri
Indonesia
Pimpinan KPK Berharap Caleg PDIP Harun Masiku Menyerahkan Diri

"Kami berharap yang bersangkutan sukarela menyerahkan diri. Datanglah baik-baik ke KPK, kami akan sambut. Kan cuma diperiksa, pertanggungjawabkan perbuatan itu," kata Alex

Pemerintah Diminta Lakukan Sosialisasi, Komunikasi dan Edukasi Kesiapannya Hadapi Corona
Indonesia