Patung Monumen Didi Kempot Dibangun di Stasiun Solo Balapan Patung Didi Kempot di pamerkan saat peringatan 40 hari meninggalnya almarhum di rumahnya Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah telah mengirimkan surat pada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk membantu mengurus izin pembangunan patung monumen Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan. Pengurusan izin tersebut diperlukan karena lokasi pembangunan merupakan aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) dibawah kepemilikan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku sudah mengirimkan surat ke gubernur Jawa Tengah terkait pembangunan patung monumen Didi Kempot. Gubernur Jawa Tengah menindaklanjutinya dengan mengirinkan surat pada Kementerian BUMN.

Baca Juga:

Sosok Didi Kempot di Mata Ahok

"Kami putuskan patung monumen almarhum Didi dibangun di Stasiun Solo Balapan. Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah) sudah kirim surat ke Kementerian BUMN dan saya juga ditembusi," ujar Rudy kepada Merahputih.com, Sabtu (20/6).

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

Rudy mengatakan sejauh ini masih menunggu surat balasan tersebut dari Kementerian BUMN. Andai mendapatkan persetujuan, kata dia, pihaknya akan segera membentuk panitia pembuatan patung Didi Kempot dengan melibatkan sobat ambyar.

"Konsep patung seperti setengah badan, posisi menyanyi, atau posisi mengajak sobat ambyar berjoget. Banyak pilihan kan," kata dia.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Kirim Karangan Bunga ke Rumah Pribadi Didi Kempot di Solo

Soal pilihan patung, bisa saja nanti dilakukan sayembara supaya lebih bagus desain patungnya. Demikian soal anggaran, Pemkot berharap yang bangun juga dari Kementerian BUMN.

"Kalau dibangun dengan dana APBD kan tidak bisa karena itu lokasi lahan milik PT KAI," pungkasnya. (Ism)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik
Indonesia
Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik

Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Keselamatan Jaya di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mengedukasi larangan mudik Lebaran 2021.

Israel Masih Sempat Sekali Merudal Gaza saat Hitungan Mundur Gencatan Senjata
Dunia
Israel Masih Sempat Sekali Merudal Gaza saat Hitungan Mundur Gencatan Senjata

Baik Israel atau Hamas sama-sama mengklaim siap membalas pelanggaran gencatan

Gempa di Yogyakarta Sebabkan Belasan Rumah Rusak
Indonesia
Gempa di Yogyakarta Sebabkan Belasan Rumah Rusak

berdasarkan laporan kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kabupaten Gunung Kidul yang menjadi pusat gempa.

Kudeta Myanmar Hilangkan Ratusan Nyawa, Jokowi Diminta Bersuara di ASEAN
Dunia
Kudeta Myanmar Hilangkan Ratusan Nyawa, Jokowi Diminta Bersuara di ASEAN

Indonesia memiliki posisi penting di kalangan negara ASEAN

Merasa Dimanfaatkan Juliari, Eks Pejabat Kemensos Ajukan JC
Indonesia
Merasa Dimanfaatkan Juliari, Eks Pejabat Kemensos Ajukan JC

Tim jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) akan menanggapi pengajuan JC

Dinkes DKI Selidiki Oknum Bidan yang Lakukan Pelecehan Verbal terhadap Ibu Hamil
Indonesia
Dinkes DKI Selidiki Oknum Bidan yang Lakukan Pelecehan Verbal terhadap Ibu Hamil

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta tengah mendalami video seorang ibu hamil yang diduga mendapatkan pelecehan secara verbal di salah satu puskesmas di Ibu Kota.

Merapi Keluarkan Lava Pijar 4 Kali, Warga Klaten Diminta Kembali ke Pengungsian
Indonesia
Merapi Keluarkan Lava Pijar 4 Kali, Warga Klaten Diminta Kembali ke Pengungsian

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak empat kali.

Telkom University Kembangkan Perangkat Jaringan Komunikasi untuk Daerah Bencana
Indonesia
Telkom University Kembangkan Perangkat Jaringan Komunikasi untuk Daerah Bencana

Telkom University mengembangkan perangkat jaringan komunikasi mobile (base station mobile) yang disebut Mobile Cognitive Radio Base Station (MCRBS).

Kasus COVID-19 Mereda, Stok Plasma Konvalesen PMI Solo Melimpah
Indonesia
Kasus COVID-19 Mereda, Stok Plasma Konvalesen PMI Solo Melimpah

Sementara itu, turunnya kasus Corona membuat stok darah plasma konvalesen di Solo melimpah

[Hoaks atau Fakta]: Kim Jong Un Minta Dikritik
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kim Jong Un Minta Dikritik

Artikel tersebut berisi kritik dari Peneliti Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Rivanlee Anandar terhadap pernyataan Presiden Joko Widodo.