Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Dengan belenggu di satu tangan bersama rekannya dan pengawalan ketat Sipir penjara, narapidana lapas Kerobokan itu tetap penuh tawa dan canda saat digiring di kawasan Taman Budaya Denpasar. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Para narapidana yang sebagian besar tersangkut kasus narkotika tersebut tampak menikmati suasana "jalan-jalan" di luar penjara walaupun hanya beberapa jam saja. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Untuk pertama kalinya narapidana tersebut dihadirkan di Pesta Kesenian Bali ke-39 sebagai duta seni yaitu partisipasi kesenian warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Narapidana yang terdiri dari 5 wanita dan 18 pria tersebut merupakan pilihan dari ribuan narapidana di lapas terbesar di Bali tersebut berdasarkan kemampuan menguasai kesenian selama dalam pembinaan. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Sebelum memulai pertunjukan seni, para narapidana yang tergabung dalam Sanggar Seni Semeton Lapas Kerobokan tersebut berdoa untuk kelancaran penampilan mereka. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Dengan durasi 90 menit, Sanggar Seni Semeton Lapas Kerobokan membawakan drama tari bertajuk Duka Mewali Suka yaitu sebuah cerita kesengsaraan yang dialami narapidana dari balik jeruji besi namun memberi sebuah hikmah kebahagiaan. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Lemah gemulainya gerak tarian narapidana wanita dan kepiawaian narapidana pria memainkan gamelan memukau ratusan penonton, para napi tersebut ingin menunjukkan bahwa merrka mampu berkreativitas positif di penjara dan bukanlah sampah masyarakat. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Usai membawakan drama tari di Pesta Kesenian Bali Ke-39, para narapidana didatangi keluarga dan kerabatnya yang rindu akan kebebasannya. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana