Pasutri Dokter di Rumah Sakit Solo Terpapar COVID-19 Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Dr Moewardi Solo, Jawa Tengah tempat dirawatnya pasien positif COVID-19, Minggu (26/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pasangan Suami Istri (pasutri) yang berprofesi sebagai tenaga medis di rumah sakit rujukan COVID-19 di Solo, Jawa Tengah terkonfirmasi terpapar virus Corona. Pasutri tenaga medis warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah tersebut dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Dr Moewardi Solo.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan kedua pasutri tenaga kesehatan terpapar COVID-19 tersebut tercatat sebagai warga Dasa Jaten, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Hasil tes swab PCR keduanya baru keluar, Jumat (24/4) dan menunjukkan hasil positif.

Baca Juga

Curhat Rindu Pulang ke Rumah, Perawat COVID-19 Ajak Warga Taati Protokol Kesehatan

"Ini merupakan kasus perdana di Karanganyar tenaga medis terpapar COVID-19. Pasutri yang terpapar COVID-19 ini diketahui baru saja menikah. Bahkan, dikabarkan tenaga medis perempuan sedang hamil muda," ujar Juliyatmono, Minggu (26/4).

Hasil tracking keduanya, kata Juliyatmono, pasutri tenaga medis ini terpapar dari pasien yang dirawatnya di rumah sakit. Kedunya tinggal berdua di wilayah perumahan. Mereka juga tidak punya riwayat berpergian kelur kota.

"Kita karantina warga yang tinggal di perumahan dengan diawasi RT/RW serta desa setempat," tutur dia.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono. (MP/Ismail)
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono. (MP/Ismail)

Ia mengatakan total jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Karanganyar bertambah menjadi 11 pasien dengan rincian, delapan perawatan, dua meninggal dunia, dan satu sembuh.

Kepala Desa Jaten, Harga Satata, mengatakan semua warga yang tinggal satu perumahan bersama pasutri tenaga medis yang terpapar COVID-19 dikarantina mandiri selama 14 hari. Suplai makanan selama dikarantina mandiri diberikan dari desa.

Baca Juga

723 Pasien Positif COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

"Hasil tracing masih dilakukan. Warga perumahan yang dikarantina kita awasi," kata dia. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Pusat Pembelanjaan yang Tidak Terapkan Sosial Distancing Terancam Ditutup
Indonesia
Pusat Pembelanjaan yang Tidak Terapkan Sosial Distancing Terancam Ditutup

"Sanksi terberat adalah kami tutup pusat perbelanjaan ini. Seperti yang pernah terjadi pada Indrogrosir di Kabupaten Sleman Yogyakarta," tegas Heroe

Jaksa Heran Hakim Tunda Sidang PK Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Heran Hakim Tunda Sidang PK Djoko Tjandra

Keputusan ini diambil majelis hakim setelah mendengar surat Djoko Tjandra yang dibacakan kuasa hukumnya, Andi Putra Kusuma.

10 Orang yang Dicekal Terkait Jiwasraya Berpotensi Jadi Tersangka
Indonesia
10 Orang yang Dicekal Terkait Jiwasraya Berpotensi Jadi Tersangka

Kejagung masih mengedepankan asas praduga tak bersalah

Masih Ada Pasal Tidak 'Nyambung' di UU Cipta Kerja
Indonesia
Masih Ada Pasal Tidak 'Nyambung' di UU Cipta Kerja

Kondisi ini, membuat berbagai kalangan yang baru saja membaca aturan ini, mempertanyakan UU ini di media sosial.

Dewas Terima 105 Aduan Terkait Tugas dan Wewenang KPK
Indonesia
Dewas Terima 105 Aduan Terkait Tugas dan Wewenang KPK

Selama enam bulan bertugas, Dewas KPK telah menerima 105 surat pengaduan atas pelaksanaan tugas dan wewenang lembaga antirasuah.

Peroleh 17 Suara, Bang Ancah: Itu Menandakan PKS Solid
Indonesia
Peroleh 17 Suara, Bang Ancah: Itu Menandakan PKS Solid

Bang Ancah berharap Riza Patria dapat membantu Gubernur Anies Baswedan dalam menyelesaikan permasalahan kasus COVID-19 di Ibu Kota.

Ridwan Kamil: Pertumbuhan Ekonomi Jabar Terancam Minus bila Tak Mulai New Normal
Indonesia
Ridwan Kamil: Pertumbuhan Ekonomi Jabar Terancam Minus bila Tak Mulai New Normal

Perekonomian di Jabar bisa kembali didorong selama kegiatan AKB untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di angka 2 sampai 3 persen.

Akibat Corona, Pedagang Kurma Pasar Tanah Abang Rugi Rp20 Juta
Indonesia
Akibat Corona, Pedagang Kurma Pasar Tanah Abang Rugi Rp20 Juta

Sedangakan pemasukan tidak ada, orang pun sepi di Pasar Tanah Abang.

 Palagan Alumni AKABRI 1994 Bagikan 500 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Indonesia
Palagan Alumni AKABRI 1994 Bagikan 500 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Perwakilan Palagan 94 Kombes Roma Hutajulu mengatakan paket sembako ini diberikan langsung ke warga di RW 10 yang mayoritas ibu-ibu.

Polisi Bubarkan Kerumunan Warga di Jakarta Pusat
Indonesia
Polisi Bubarkan Kerumunan Warga di Jakarta Pusat

Aparat gabungan menemukan sejumlah warga masih tak patuh dalam penerapan protokol kesehatan. Polisi pun membubarkan kerumunan warga tersebut.