Pastor Kanada yang Ditahan Korut Akhirnya Pulang Pendeta Hyeon Soo Lim dalam foto yang diambil dari sebuah video di Toronto, Ontario, Kanada, Sabtu (12/8). (ANTARA FOTO/Courtesy Light Presbyterian Church/Handout via REUTERS)

MerahPutih.com - Seorang pastor Kanada yang dipenjara di Korea Utara selama lebih dari dua tahun akhirnya pulang ke rumahnya di pinggiran kota Toronto, Sabtu (12/8). Ia menempuh perjalanan panjang dengan jet pemerintah melalui Jepang.

Hyeon Soo Lim, mantan pastor senior di salah satu gereja terbesar di Kanada telah menghilang dalam sebuah misi ke Korea Utara pada awal tahun 2015. Dia dijatuhi hukuman kerja keras seumur hidup pada Desember 2015 atas tuduhan mencoba menggulingkan rezim Pyongyang.

Berita tentang pembebasannya muncul pada Rabu, ketika kantor berita KCNA Korea Utara mengatakan bahwa Lim telah dibebaskan atas dasar kemanusiaan bahwa kesehatannya buruk.

Pengumuman tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Pyongyang meskipun pihak berwenang belum mengatakan bahwa ada kaitan antara pembebasan itu dan upaya untuk meredakan kebuntuan mengenai program nuklir Korea Utara.

Anak laki-laki pastor itu James Lim mengatakan bahwa ayahnya senang bisa pulang ke rumah di Kanada. Ia juga sempat minum kopi dan donat di warung kopi waralaba Tim Horton yang populer di Kanada dalam perjalanan pulang dari bandara.

Keluarga tersebut meminta masyarakat untuk menghormati privasi mereka dan membiarkannya beristirahat selama sehari dan berkumpul bersama keluarga sebelum tampil di depan umum. Mereka akan menghadiri kebaktian di gerejanya pada Minggu.

James Lim mengatakan ayahnya dalam kesehatan yang baik namun keluarga berencana menyiapkan perawatan medis tambahan.

"Dia dalam kondisi sangat baik mengingat semua yang telah dia alami," katanya.

Keluarga tersebut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kanada karena telah membantu mengamankan pembebasannya. Mereka menolak memberikan rincian tentang negosiasi dengan Korea Utara.

"Ini adalah upaya yang halus. Ada banyak kerumitan untuk itu," kata James Lim. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE