Pastikan Tak Ada Reshuffle, Jokowi Perintahkan Pembantunya Fokus Tangani COVID-19 Presiden Joko Widodo saat pidato pada sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

Merahputih.com - Juru bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, menegaskan tidak ada rencana presiden untuk merombak atau reshuffle kabinet dan jajaran Kabinet Indonesia Maju. Saat ini para menteri sedang fokus bekerja.

"Semua jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju sekarang hanya fokus bekerja keras menangani pandemi COVID-19 serta pemulihan dan transformasi ekonomi nasional. Sebab itu, tidak ada rencana reshuffle kabinet," kata Fadjroel dalam keterangan tertulis, Minggu (23/8).

Baca Juga:

Bamoset Ingatkan Efek Domino COVID-19

Fadjroel mengatakan yang diperlukan Indonesia saat ini adalah bekerja cepat, bekerja keras dan bekerja inovatif.

Dia mengatakan Presiden Joko Widodo selalu menekankan kecepatan dan inovasi kerja pemerintah dari pusat hingga daerah serta kolaborasi seluruh komponen bangsa agar bisa segera keluar dari krisis kesehatan dan krisis perekonomian.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. (Foto: Antara)

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kata Fadjroel, jajaran kabinet diminta tetap fokus bekerja memanfaatkan momentum krisis untuk lompatan kemajuan dalam semua kegiatan di kementerian masing-masing.

Mensesneg Pratikno sebelumnya juga mengingatkan bahwa masyarakat membutuhkan kerja cepat dan terfokus dari pemerintah untuk menghasilkan solusi dan mengatasi pandemi yang tengah berlangsung di Indonesia. Selain itu, para menteri juga harus terus bersinergi satu sama lain dalam menangani krisis.

Baca Juga:

Pemuda Harus Berani Jadi Pelaku UMKM di Tengah Pandemi Corona

"Sekali lagi, tidak ada reshuffle kabinet. Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada para menteri agar tetap fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis, dan fokus membajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan kemajuan di segala bidang, melakukan reformasi fundamental sebagai prasyarat Indonesia Maju," jelas Fadjroel. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Petugas Lapas Banceuy Bandung Gagalkan Penyelundupan Narkoba
Indonesia
Petugas Lapas Banceuy Bandung Gagalkan Penyelundupan Narkoba

menduga paket tersebut dilempar dari luar lapas oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Perahu Evakuasi Hingga Tempat Pengungsi Korban Banjir Terpapar COVID-19 Dibedakan
Indonesia
Perahu Evakuasi Hingga Tempat Pengungsi Korban Banjir Terpapar COVID-19 Dibedakan

Musim hujan di Jakarta bukan hanya di tengah pandemi yang masih terjadi, tetapi juga akibat fenomena La Nina

THR Pekerja Tak Dibayarkan Penuh, Perekonomian Bisa Makin Merosot
Indonesia
THR Pekerja Tak Dibayarkan Penuh, Perekonomian Bisa Makin Merosot

Bagi yang masa kerjanya di bawah satu tahun, maka dibayarkan proporsional sesuai masa kerjanya.

LPSK Apresiasi Putusan Hakim Kabulkan Kompensasi Korban Terorisme Sibolga
Indonesia
LPSK Apresiasi Putusan Hakim Kabulkan Kompensasi Korban Terorisme Sibolga

Peristiwa Sibolga merupakan kiprah perdana Tim Penilai Ganti Rugi Korban Tindak Pidana yang dibentuk secara khusus oleh LPSK

Adian Ungkap Hasil Diskusi 'Empat Mata' dengan Jokowi Siang Tadi
Indonesia
Adian Ungkap Hasil Diskusi 'Empat Mata' dengan Jokowi Siang Tadi

Presiden direncanakan akan hadir meresmikan Rumah Sakit PENA 98 di Gunung Sindur, Jawa Barat, bulan ini

Basarnas Yogyakarta Terjunkan Petugas Patroli Berkuda di Pantai Selatan
Indonesia
Basarnas Yogyakarta Terjunkan Petugas Patroli Berkuda di Pantai Selatan

Basarnas turut menurunkan beberapa petugas berkuda untuk berpatroli dipantai selatan Yogyakarta.

Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan
Indonesia
Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta Presiden Joko Widodo memperhatikan kelompok masyarakat yang terkena dampak akibat penanggulangan virus corona.

 Apartemen Ambruk, Ratusan Orang Diperkirakan Masih Terjebak
Dunia
 Apartemen Ambruk, Ratusan Orang Diperkirakan Masih Terjebak

Okupasi apartemen yang ambruk diperkirakan sedikitnya 200 penghuni.

Penegakkan Kasus Dugaan Pelanggaran HAM di Era Jokowi Dinilai Stagnan
Indonesia
Penegakkan Kasus Dugaan Pelanggaran HAM di Era Jokowi Dinilai Stagnan

"Sampai hari ini dari 12 kasus itu belum satu pun ada penyelesaian," kata Taufan saat konferensi pers secara virtual kepada wartawan Rabu (21/10).

 Dibatalkan Jadi Dirut TJ Karena Kasus Penipuan, Donny: Anies Tidak Salah
Indonesia
Dibatalkan Jadi Dirut TJ Karena Kasus Penipuan, Donny: Anies Tidak Salah

"Jadi sebenarnya Pemprov dan pak Gubernur tidak salah. Bukan beliau bukan tidak telaten atau tidak teliti. Memang tidak ada yang dilanggar. Prosesnya kan ada persyaratannya dan itu masuk semua," sambung Donny.