Pasien Sembuh Virus Corona: Jangan Panik karena Ada Gusti Allah Konferensi pers pemulangan pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso oleh Menteri Kesehatan Terawan di Jakarta, Senin (16/3/2020). (ANTARA/HO-Humas RSPI Sulianti Saroso)

MerahPutih.com - Mantan pasien positif virus corona menyebut, penyakit mematikan tersebut tak memandang bulu saat menjangkiti korbannya. Siapa pun bisa menjadi korban tak mengenal tingkat ekonomi maupun latar belakang.

"Tak memilih ras, agama, profesi dan bisa menular terhadap siapa pun," kata Pasien 01 di RSPI Sulianto Suroso, Jakarta Utara, Senin (16/3).

Baca Juga:

Cegah Corona, 9 Hakim MK Jalani Tes Kesehatan

Sementara itu, Pasien 02 yang juga ibu dari Pasien 01 mengaku bersyukur atas dukungan orang yang ada di sekitarnya. Dia pun meminta warga sekitar tempat tinggalnya tak perlu khawatir dan terus berpikir positif.

"Untuk menumbuhkan imun di dalam tubuh. Ketika panik imun tubuh kita turun. Jangan panik karena ada Gusti Allah," tutur perempuan 63 tahun yang juga penari itu.

Mobil ambulan tiba di depan ruang isolasi Pinere, Rumah Sakit Umum Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)
Mobil ambulan tiba di depan ruang isolasi Pinere, Rumah Sakit Umum Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Baca Juga:

Virus Corona Mulai Makan Banyak Korban, Pengamat Nilai Jokowi Terlena

Bahkan, Pasien 02 meyakini infeksi virus corona yang dialaminya adalah kesempatan dirinya mendekatkan diri kepada Tuhan.

"Saya saat mendengarkan sangat down sekali dari Presiden. Hanya ada saya dan Gusti Allah bagaimana saya bisa bertaubat," tutup perempuan yang berprofesi sebagai dosen itu, seraya disambut tepuk tangan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan kasus positif corona nomor 01, nomor 02, dan nomor 03 sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Satu keluarga yang diketahui berdomisili di Depok itu sudah diperbolehkan pulang karena pemeriksaan laboratorium sebanyak dua kali hasilnya negatif, dan fisiknya pun dalam keadaan sehat. (Knu)

Baca Juga:

Pasien Corona Tembus Angka 134, Lonjakan Terjadi di DKI Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
78 Wisatawan Reaktif Rapid Test Dalam Operasi Gabungan
Indonesia
78 Wisatawan Reaktif Rapid Test Dalam Operasi Gabungan

78 wisatawan reaktif rapid test dalam operasi gabungan Satgas Penanganan COVID-19 Daerah Provinsi Jabar dan kabupaten/kota di 14 daerah.

Kemendikbud Klaim 93 Persen Siswa Nurut Belajar di Rumah
Indonesia
Kemendikbud Klaim 93 Persen Siswa Nurut Belajar di Rumah

Dari hasil survei tersebut, baik di wilayah 3T maupun non-3T, sebanyak 96,6 persen siswa belajar sepenuhnya dari rumah.

793 Positif 87 Meninggal, DKI Rilis Kelurahan Nihil Kasus COVID-19
Indonesia
Petugas Kepolisian Dikritik karena Masih Kecolongan saat Antisipasi Pemudik
Indonesia
Petugas Kepolisian Dikritik karena Masih Kecolongan saat Antisipasi Pemudik

Kelemahan dari segi pemeriksaan memungkinkan pemudik lolos dari pemeriksaan petugas.

Update COVID-19 Jumat (!2/6): 36.406 Positif, 13.213 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (!2/6): 36.406 Positif, 13.213 Sembuh

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 577 pasien menjadi 13.213 yang sembuh.

Dua Ledakan Guncang Filipina Selatan, Empat Tewas
Indonesia
Dua Ledakan Guncang Filipina Selatan, Empat Tewas

Laporan awal militer menyebutkan salah satu ledakan disebabkan oleh bom rakitan yang dipasang di sepeda motor.

Relawan Vaksin COVID-19 Harus Berdomisili Bandung, Tak Boleh Keluar Wilayah Penelitian
Indonesia
Relawan Vaksin COVID-19 Harus Berdomisili Bandung, Tak Boleh Keluar Wilayah Penelitian

uji klinis itu tidak bisa diberlakukan bagi warga di luar Bandung Raya

DKI Tentukan Nasib Kegiatan Bersifat Kerumunan Usai Rapat dengan Ahli Kesehatan
Indonesia
DKI Tentukan Nasib Kegiatan Bersifat Kerumunan Usai Rapat dengan Ahli Kesehatan

Pertemuan itu dilakukan untuk menentukan nasib hiburan dan kegiatan yang berkerumunan orang banyak di Jakarta.

Bamsoet Minta PLN Transparan soal Kenaikan Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Corona
Indonesia
Bamsoet Minta PLN Transparan soal Kenaikan Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Corona

warga mengeluhkan naiknya tagihan listrik sejumlah pelanggan yang rata-rata mencapai dua kali lipat padahal tengah pandemi COVID-19.

Selama Gedung Ditutup, Anggota DPRD DKI Libur
Indonesia
Selama Gedung Ditutup, Anggota DPRD DKI Libur

Hingga kini belum ada agenda kerja DPRD dengan jarak jauh melalui rapat virtual.