Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 5 Ribu Orang Petugas medis mengambil sample warga yang akan mengikuti tes cepat (Rapid Test) COVID-19 di Halaman Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (28/6/2020). (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

Merahputih.com - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 23 Juli 2020 dilaporkan berjumlah 5.089 orang. Jumlah itu merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020 lalu.

"Rekapitulasi sejak 23 Maret 2020, pasien terdaftar sebanyak 7.577 pasien, pasien sembuh 5.089 orang," kata Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan persnya, Kamis (23/7).

Baca Juga

Perkembangan COVID-19 Juni, Angka Positivity Rate Lebih Rendah daripada Bulan Mei

Selama sehari terakhir ini atau pasien sembuh dibandingkan data hari sebelumnya mengalami penambahan sekitar 53 orang.

Rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 juga mendata sebanyak 178 pasien dirujuk ke rumah sakit lainnya pasien, sedangkan untuk data yang meninggal dunia dicatat tetap sebanyak 3 orang.

Kemudian, Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sesuai data Kamis 23 Juli 2020, merawat sebanyak 1.453 pasien positif COVID-19.

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 1.467 orang, 831 pria, dan 636 perempuan," kata dia.

Arsip. Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran tampak dari pesawat Microlight Trike yang dipiloti Mayor Tek Dani Suwandono dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) yang merupakan organisasi ordirga berbasis komunitas binaan TNI AU, di Jakarta, Sabtu (20/6/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Arsip. Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran tampak dari pesawat Microlight Trike yang dipiloti Mayor Tek Dani Suwandono dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) yang merupakan organisasi ordirga berbasis komunitas binaan TNI AU, di Jakarta, Sabtu (20/6/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

Rincian jumlah pasien yang dirawat dari 831 pria dan 636 perempuan tersebut, yakni sebanyak 1.453 orang berstatus positif COVID-19, angka ini bertambah sebanyak 79 orang dibanding laporan sebelumnya.

Kemudian terdapat 14 orang yang diduga terjangkit atau suspek COVID-19, angka tersebut berkurang sebanyak 9 orang, sebelumnya suspek berjumlah 23 orang.

Kemudian, RS Khusus Infeksi COVID-19 di Pulau Galang merawat sebanyak 49 pasien, 10 pasien berstatus positif COVID-19, angka pasien positif berkurang 7 orang dari laporan sebelumnya.

Baca Juga

Gegara COVID-19, 2.600 Karyawan Lion Air di PHK

Kemudian, 39 pasien diduga terjangkit atau suspek. Untuk suspek juga dilaporkan berkurang sebanyak 8 orang, sebelumnya angka suspek sebanyak 47 orang.

Pasien yang terdaftar di rumah sakit itu sejak 12 April 2020 yakni sebanyak 461 orang, sebanyak 172 orang pasien sembuh, 227 orang pasien suspek yang selesai perawatan, 2 orang dirujuk ke rumah sakit lain dan tidak ada pasien meninggal di RSD Pulau Galang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tarif Swab COVID-19, RSUD Depok Ikut Aturan Pemerintah
Indonesia
Tarif Swab COVID-19, RSUD Depok Ikut Aturan Pemerintah

Animo masyarakat untuk melakukan pemeriksaan COVID-19 secara mandiri masih tergolong rendah

Pemprov DKI Gandeng TNI AU Kelola Lahan 6,2 Hektar di Halim
Indonesia
Pemprov DKI Gandeng TNI AU Kelola Lahan 6,2 Hektar di Halim

Pemprov DKI melakukan kolaborasi dengan TNI Angkatan Udara dalam mengelola lahan sawah seluas 6,2 hektar (ha) di Landasan Udara Halim Perdanakusuma (Lanud HLP).

 Gugus Tugas Bekerja Sama dengan Kalbe Farma Siap Layani 4.000 Tes PCR Gratis
Indonesia
Gugus Tugas Bekerja Sama dengan Kalbe Farma Siap Layani 4.000 Tes PCR Gratis

"Tes ini akan kami layani secara cuma-cuma untuk rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta dan sekitarnya," ujar Djohan.

Rajin Olahraga dan Kerap Berdiam di Rumah tak Jamin Kebal Corona
Indonesia
Rajin Olahraga dan Kerap Berdiam di Rumah tak Jamin Kebal Corona

Wiku mengingatkan, orang yang gemar olahraga dan berdiam di rumah bukan tidak mungkin bisa terkena Corona.

Ahok Plesiran ke Uni Emirat Arab, Mau Apa?
Indonesia
Ahok Plesiran ke Uni Emirat Arab, Mau Apa?

Mau apa iya Ahok di Uni Emirate Arab?

Kejagung Garap 5 Pejabat OJK Terkait Kasus Jiwasraya
Indonesia
Kejagung Garap 5 Pejabat OJK Terkait Kasus Jiwasraya

Pemeriksaan para saksi tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan

Pemprov DKI Utamakan Vaksin Corona untuk Tenaga Medis
Indonesia
Pemprov DKI Utamakan Vaksin Corona untuk Tenaga Medis

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengutamakan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menangani pasien COVID-19 untuk mendapatkan vaksin corona.

Anis Matta Sebut Ada Virus Berbahaya Tahun 2023 dan 2026
Indonesia
Anis Matta Sebut Ada Virus Berbahaya Tahun 2023 dan 2026

Usai pandemi COVID-19 berakhir, dia perkirakan akan ada virus lain yang lebih ganas menyebar pada tahun 2023 dan 2026.

Test COVID 19 Mahal, Penumpang Transportasi Ngeluh
Indonesia
Test COVID 19 Mahal, Penumpang Transportasi Ngeluh

Kementerian Perhubungan agar bisa terus memonitor harga-harga tiket. Terutama, tarif tiket pesawat yang tinggi ditambah biaya rapid test.

Mau Bikin Kacau, Seratus Penyusup Demo di Gedung DPR Ditangkap
Indonesia
Mau Bikin Kacau, Seratus Penyusup Demo di Gedung DPR Ditangkap

"Itu orang-orang yang kena razia, mau bikin kacau," katanya