Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet Nyaris 2.000 Orang Petugas medis di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran mengendarai skuter listrik GrabWheels. ANTARA/HO-Grab Indonesia/am.

Merahputih.com - RS Wisma Atlet, Kemayoran, mencatat jumlah pasien COVID-19 sembuh sampai 25 Mei 2020 mencapai 1.936 orang. Jumlah itu merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020 lalu.

"Rekapitulasi sejak 23 Maret 2020, pasien terdaftar sebanyak 3.965 pasien, pasien pulang/sembuh 1.936 orang," ujar Asops Kogabwilhan I Brigjen TNI Suhardi, dalam keterangannya, Senin (25/5).

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA] Ibu dan 2 Anak Bunuh Diri Karena Kelaparan Akibat Lockdown di Sumedang

Pasien sembuh tersebut bertambah sekitar 61 orang jika merujuk data 24 Mei 2020, jumlah akumulasi pasien sembuh ketika itu sebanyak 1.875 pasien.

Rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 sampai dengan sekarang menurut dia jumlah pasien terdaftar sebanyak 3.965 pasien, sementara pasien yang dirujuk ke rumah sakit lainnya sebanyak 118 pasien, untuk data yang meninggal dunia dicatat sebanyak 3 orang.

Wisma
Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA

909 pasien positif COVID-19 juga masih dirawat di RS Wisma Atlet. "Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 933 orang, 611 pria, dan 322 perempuan," kata dia.

Rincian jumlah pasien yang dirawat dari 611 pria dan 322 perempuan tersebut, yakni sebanyak 909 orang berstatus positif COVID-19, kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) 17 orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) 7 orang.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Hotel Terdampak COVID-19 di Bali Dikuasai Monyet

Sementara itu RS Darurat COVID-19 di Pulau Galang merawat sebanyak 51 pasien, 24 orang positif COVID-19, 27 orang PDP dan tidak ada orang yang dalam pemantauan.

Pasien yang terdaftar di rumah sakit itu sejak 12 April 2020 yakni sebanyak 114 orang, terdapat 63 pasian yang sudah pulang atau isolasi mandiri, dan tidak ada pasien meninggal di RSD Pulau Galang. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pernyataan Resmi BAPETEN soal Radioaktif di Perumahan Batan Tangsel
Indonesia
Pernyataan Resmi BAPETEN soal Radioaktif di Perumahan Batan Tangsel

Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, terpapar radioaktif

 Sang Istri Ingin Konser 30 Tahun Didi Kempot Bermusik di GBK Tetap Digelar
Indonesia
Sang Istri Ingin Konser 30 Tahun Didi Kempot Bermusik di GBK Tetap Digelar

"Beliau (promotor) sudah datang ke makam lalu ke sini (rumah) bilang pada saya kalau kuat kita lanjut seperti kontrak yang ditandatangani. Kalau enggak kuat enggak papa," kata dia.

Telegram Kapolri Terkait Penindakan Penghina Presiden Dinilai Berbahaya
Indonesia
Telegram Kapolri Terkait Penindakan Penghina Presiden Dinilai Berbahaya

"Nanti ada kritisi dikit, langsung ditindak polisi," kata Sahroni

Pemkab Tangerang: Kepedulian JHL Group di Tengah Pandemi COVID-19 Bisa Jadi Contoh Pengusaha Lain
Indonesia
Pemkab Tangerang: Kepedulian JHL Group di Tengah Pandemi COVID-19 Bisa Jadi Contoh Pengusaha Lain

Sekitar 15 ton beras JHL Group sudah didistribusikan langsung ke kecamatan-kecamatan di sana.

RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Rawat 524 Pasien, 369 Positif COVID-19
Indonesia
RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Rawat 524 Pasien, 369 Positif COVID-19

Sementara itu pasien PDP berkurang 12 orang dari 107 menjadi 95 pasien

Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19
Indonesia
Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19

Peneliti utama vaksin COVID-19 Profesor Kusnandi Rusmil menanggapi pandangan beberapa orang yang meremehkan penyakit yang disebabkan SARS CoV-2 virus penyebab COVID-19.

Target Pemilih di Pilkada 2020 Dinilai Terlalu Tinggi
Indonesia
Target Pemilih di Pilkada 2020 Dinilai Terlalu Tinggi

Desember 2020 masih dalam situasi pandemi COVID-19

TNI Pastikan Tak Pengerahan Tentara ke Papua Jelang Perayaan Natal
Indonesia
TNI Pastikan Tak Pengerahan Tentara ke Papua Jelang Perayaan Natal

Mayjen Sisriadi memastikan tak ada pengamanan khusus di Papua saat perayaan Natal.

Suka Duka Polwan, Jalani 'Double Job' Sebagai Ibu dan Polisi di Masyarakat
Indonesia
Suka Duka Polwan, Jalani 'Double Job' Sebagai Ibu dan Polisi di Masyarakat

Santi menyebut, menjadi Polwan bukan tugas yang mudah. Mengingat perannya sebagai ibu rumah tangga di lingkungan keluarga.