berita-singlepost-banner-1
Pasien RSUP Dr Kariadi Diduga Corona Meninggal, Gubernur Ganjar: Saya Masih Cek Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku belum menerima hasil laporan dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang terkait adanya pasien meninggal diduga virus corona.

Ganjar mengatakan, indikasi kuat meninggalnya pasien tersebut disebabkan bukan karena virus corona, tetapi penyakit pneumonia akut.

Baca Juga:

Warga Rela Terima WNI Observasi Corona, PLN Mulai Pasangi Pulau Sebaru Genset

"Kami belum terima hasil laporan resmi dari RSUP dr Kariadi Semarang. Apakah pasien yang meninggal setelah dirawat di rumah sakit tersebut karena virus corona atau bukan belum diketahui," ujar Ganjar di Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo (kiri) di The Sunan Hotel, Solo Jawa Tengah, Rabu (26/2). (MP/Ismail)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo (kiri) di The Sunan Hotel, Solo Jawa Tengah, Rabu (26/2). (MP/Ismail)

Meskipun demikian, kata Ganjar, apapun penyakitnya harus tetap siaga. Ia pun menginstruksikan agar dinas kesehatan dan rumah sakit di Jawa Tengah tetap siaga selama 24 jam.

"Ya semoga saja di Jawa Tengah aman, tidak sampai ada kasus temuan virus corona," kata dia.

Baca Juga:

LIPI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Turun 0,29 Persen Akibat Corona

Diketahui, terdapat pasien warga negara Indonesia (WNI) berusia 37 tahun dan datang dari Spanyol tanggal 12 Februari. Masuk rumah sakit RSUP tanggal 19, meninggal hari Minggu (23/2) jam 12.00 WIB. Pasien diduga terjangkit virus corona (Covid-19).

Sebelum meninggal, pasien menunjukkan gejala demam, batuk, pilek, dan sesak nafas. Dalam perjalanan pulangnya ke Indonesia, pasien berjenis kelamin laki-laki ini sempat transit di Dubai, Uni Emirat Arab. (Ism)

Baca Juga:

Lawan 'Corona Efek', Jokowi Siapkan Kartu Prakerja dan 'Bayar' Influencer Rp72 M


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6