Pasien RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Terus Bertambah Jelang Pergantian Tahun Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

Merahputih.com - Infeksi COVID-19 di tengah-tengah masyarakat masih terus terjadi. Hal itu bisa dilihat salah satunya dari pasien di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Memasuki akhir tahun 2021, pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di RSDC Kemayoran Kemayoran terus terus terjadi penambahan.

Sebanyak 581 orang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta pada Selasa (28/12). Seluruh pasien rawat inap menempati Tower 5 dan 6.

"Jumlah itu bertambah 91 dari kemarin," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan-I) Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulis, Selasa (28/12).

Baca Juga:

Kronologis Pasien Omicron Lolos Karantina di Wisma Atlet

Aris memerinci pasien terpapar COVID-19 terdiri atas 301 pria dan 280 perempuan.

Sebanyak 130.152 pasien terdaftar di fasilitas kesehatan rujukan COVID-19 tersebut sejak 23 Maret 2020.

Total pasien sembuh dan diizinkan pulang mencapai 127.927 orang. Sebanyak 1.048 pasien dirujuk ke rumah sakit lain dan 596 orang meninggal.

Aris menyebut Tower 4 dan 7 Wisma Atlet Kemayoran menampung 4.547 pasien COVID-19. Terdiri dari 2.438 pria dan 2.109 perempuan. Kedua tower dikerahkan sebagai tempat isolasi tambahan.

“Jumlah itu bertambah 251 dari kemarin,” jelas dia.

Baca Juga:

Wisma Atlet Di-Lockdown, Jumlah Pasien COVID-19 Terus Meningkat

Sementara itu, Aris menyebut Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, masih merawat 196 pasien.

Pasien COVID-19 terdaftar di RSKI Pulau Galang sejak beroperasi mencapai 17.792 orang.

Sejak berdiri 12 April 2020, sebanyak 17.596 orang telah keluar dari RSKI Pulau Galang. Rinciannya, 17.595 pasien selesai isolasi dan satu pasien meninggal.

Lalu, tempat karantina lainnya, di tower 1, 2, 3, dan 5 RSDC Rusun Nagrak menampung 3.464 orang. Berkurang 196 dari data kemarin mencapai 3.660 orang.

Sejak 21 sampai 28 Desember 2021, RSDC Rusun Nagrak menerima 3.708 pasien karantina. 340 orang di antaranya sudah keluar karena selesai menjalani karantina.

Kemudian, RSDC Wisma Atlet Pademangan di tower 8, 9 dan 10 juga menampung pasien karantina.

Data hari ini, sebanyak 4.662 pasien menjalani karantina, berkurang 447 dari data kemarin mencapai 5.109 orang.

Pasien yang menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Rusun Pasar Rumput, Rusun Nagrak, dan Wisma Atlet Pademangan merupakan WNI repatriasi atau pekerja migran Indonesia (PMI). (Knu)

Baca Juga:

Wisma Atlet Di-lockdown, Warga Jakarta Terpapar COVID-19 Dialihkan ke Rusun Nagrak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yogyakarta Segera Buka Sentra Vaksin COVID-19 Khusus Pelajar
Indonesia
Yogyakarta Segera Buka Sentra Vaksin COVID-19 Khusus Pelajar

Sentra vaksin rencananya dibuka di salah satu SMA di Kota Yogyakarta.

Tujuh Kota Ini Diperkirakan Bakal Diguyur Hujan dengan Intensitas Rendah Hingga Sedang
Indonesia
Tujuh Kota Ini Diperkirakan Bakal Diguyur Hujan dengan Intensitas Rendah Hingga Sedang

Sedangkan Kota Mamuju dan Bandar Lampung diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang

Di Pemakaman, Keluarga Bibi-Vanessa Sampaikan Terima Kasih kepada AMPG
Indonesia
Di Pemakaman, Keluarga Bibi-Vanessa Sampaikan Terima Kasih kepada AMPG

Ratusan pelayat mengiringi proses pemakaman artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah (Bibi) dimakamkan di TPU Malaka, Ulujami, Jakarta, Jumat (5/11).

Gerai Vaksin di Pasar Tanah Abang Penuh Jelang Lebaran
Indonesia
Gerai Vaksin di Pasar Tanah Abang Penuh Jelang Lebaran

Jelang mudik Lebaran 2022 animo masyarakat mendapatkan vaksin booster, terus meningkat. Ini karena vaksin booster jadi syarat bepergian.

DPR Pertanyakan Kondisi Server Dukcapil yang Sudah Uzur
Indonesia
DPR Pertanyakan Kondisi Server Dukcapil yang Sudah Uzur

Komisi II DPR RI mempertanyakan kondisi perangkat keras dan perangkat lunak di Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, mengingat penerapan KTP Elektronik sudah berjalan 11 tahun yang dimulai sejak tahun 2011.

Jokowi Langsung Jalani Karantina agar Tak Langgar Aturan Perjalanan
Indonesia
Jokowi Langsung Jalani Karantina agar Tak Langgar Aturan Perjalanan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut tengah menjalani karantina sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

KPK Jemput Paksa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy
Indonesia
KPK Jemput Paksa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput paksa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. Kader Partai Golkar itu dijemput paksa lantaran tak kooperatif terhadap proses hukum di lembaga antirasuah.

KPPU Temukan Harga Obat Melebihi HET dan Kekosongan Tabung Oksigen
Indonesia
KPPU Temukan Harga Obat Melebihi HET dan Kekosongan Tabung Oksigen

Jika memainkan harga, pelaku usaha dapat dijatuhi denda hingga 10 persen dari total penjualan produk tersebut.

Kapolda Metro Bentuk Program RW Bebas Narkoba
Indonesia
Kapolda Metro Bentuk Program RW Bebas Narkoba

Polda Metro Jaya akan memperbanyak pembentukan program RW Bebas Narkoba di setiap Kampung Tangguh Jaya.

[Hoaks atau Fakta]: Pesepakbola Eriksen Alami Serangan Jantung Dampak Disuntik Vaksin COVID
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Pesepakbola Eriksen Alami Serangan Jantung Dampak Disuntik Vaksin COVID

Radio Sportiva melalui akun Twitter resminya telah menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menyiarkan berita apapun terkait kondisi Eriksen, termasuk pendapat dari tim medis Inter Milan.