Pasien Positif COVID-19 RSUD dr Moewardi Solo Melarikan Diri Direktur Utama RSUD dr Moewardi, Cahyono Hadi. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Seorang pasien positif COVID-19 di RSUD dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah, melarikan diri, Selasa (27/10) pukul 04.30 WIB. Sejauh ini petugas gabungan masih kesulitan menemukan pasien positif COVID-19 yang melarikan diri tersebut.

Informasi dihimpun MerahPutih.com, sebelum melarikan diri pasien yang tercatat sebagai warga Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, tersebut tampak terlebih dulu mengawasi situasi rumah sakit. Setelah merasa aman, pasien baru melarikan diri keluar rumah sakit.

Direktur Utama RSUD dr Moewardi, Cahyono Hadi, membenarkan kejadian kaburnya pasien positif COVID-19 di RSUD dr Moewardi, Solo tersebut. Peristuwa tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo.

Baca Juga

Informasi COVID-19 Seperti Flu Biasa Dinilai Menyesatkan

"Pasien tercatat sebagai warga Solo. Jadi kami laporkan pada DKK Solo. Kami juga sudah menghubungi keluarga pasien serta mendatangi rumahnya," kata dia.

Namun demikian, petugas belum berhasil membawa kembi pasien ke rumah sakit. Pemkot Solo, kata dia, sejauh ini juga membantu mencari pasien dengan mengerahkan Satgas COVID-19 kelurahan dan petugas puskesmas.

"Kami mengimbau pada keluarganya jika mendapati pasien segera melapor ke petugas," kata dia.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan pihaknya memperintahkan petugas berjaga di kawasan sekitar rumah pasien untuk mengantisipasi jika pasien pulang ke rumah. Sejauh ini pencarian pasien masih berlangsung.

Baca Juga

Pasien COVID-19 Gejala Ringan Diklaim Mampu Disembuhkan hingga 100 Persen

"Kami minta kerjasamanya semua pihak. Semoga pasien segera ditemukan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Siswa Belajar Online, Pungli Bermodus Sumbangan Sekolah di Yogyakarta Merajalela
Indonesia
Siswa Belajar Online, Pungli Bermodus Sumbangan Sekolah di Yogyakarta Merajalela

Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Yogyakarta (AMPPY) mendapat puluhan aduan dari orangtua siswa adanya pungli di sekolah tingkat SMA sederajat maupun tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020
Indonesia
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020

Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Fachrul Razi.

Ini Kata Gibran Setelah Resmi Daftar di Pilkada Solo
Indonesia
Ini Kata Gibran Setelah Resmi Daftar di Pilkada Solo

Gibran menegaskan pihaknya bersama Teguh berjanji akan mematuhi seluruh aturan KPU dalam tahapan Pilwalkot Solo.

Saudi Buka Pintu Umrah, Penanganan COVID-19 Indonesia Diuji dan Dipertaruhkan
Indonesia
Saudi Buka Pintu Umrah, Penanganan COVID-19 Indonesia Diuji dan Dipertaruhkan

34 ribu calon jamaah umrah asal Indonesia harus diprioritaskan karena sebelumnya gagal berangkat pada medio Februari-Mei

 Jakarta Kebanjiran Lagi, Anies Dianggap Berhasil Pecahkan 'Rekor'
Indonesia
Jakarta Kebanjiran Lagi, Anies Dianggap Berhasil Pecahkan 'Rekor'

"Seharusnya Anies Baswedan dapat penghargaan gubernur yang paling berhasil menenggelamkan Jakarta, membiarkan warga Jakarta menderita kebanjiran 7 kali dalam 74 hari di tahun 2020," ungkap Azas.

Kapolri Direncanakan Buka IT Road Safety Expo 2020
Indonesia
Kapolri Direncanakan Buka IT Road Safety Expo 2020

Kegiatan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman semua pihak

RUU Ciptaker Siapkan Pekerja Kena PHK Dapat Kompensasi Pesangon
Indonesia
RUU Ciptaker Siapkan Pekerja Kena PHK Dapat Kompensasi Pesangon

Program kompensasi itu diberikan selain program yang telah ada

 Update Corona DKI: 1.143 Positif, 111 Meninggal Dunia, 58 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI: 1.143 Positif, 111 Meninggal Dunia, 58 Orang Sembuh

Dari 1.143 yang positif, ada 111 orang meninggal dunia dan sebanyak 728 pasien masih dirawat di rumah sakit. Data itu tercatat pada Minggu (5/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pentingnya Pakai Masker untuk Lindungi Orang Lain
Indonesia
Pentingnya Pakai Masker untuk Lindungi Orang Lain

"Siapa tahu kita terinfeksi COVID-19 tapi tidak memiliki gejala. Jadi pakai masker supaya orang lain tidak tertular," kata Wiku.

 KPK Cecar Anggota DPR Riski Sadig Soal Pembahasan DAK Tulungagung
Indonesia
KPK Cecar Anggota DPR Riski Sadig Soal Pembahasan DAK Tulungagung

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SPR mantan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.