Pasien OTG Makin Banyak, Tower Penampungan di RS Darurat Wisma Atlet Bakal Ditambah Dokumetasi tenaga medis beraktivitas di halaman Menara 5 RS Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Jumat (11/9). Foto: ANTARA FOTO/Ariella Annasya

Merahputih.com - Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemyaoran bakal diperluas fasilitasnya untuk menampung pasien tanpa gejala. Koordinator Rumah Sakit Darurat COVOD-19, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan tower tambahan untuk isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala di tower 8 Wisma Atlet Pademangan.

“Dan untuk pasien tanpa gejala itu sudah ada tiga tower sudah berjalan dua tower, tower 4 dan 5 di rumah sakit darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran dan 1 tower sekarang kita persiapkan di tower 8 di kawasan Wisma Atlet Pademangan,” ungkap Tugas di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (28/9).

Baca Juga

9.734 Warga Disanksi Gegara Langgar Protokol Kesehatan Saat PSBB Jakarta

Sebelumnya, hanya tower 4 dan 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran yang digunakan untuk isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala. Dengan begitu, maka tempat isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala akan berjalan di tiga tower yakni dua tower 4 dan 5 di Wisma Atlet Kemayoran. Dan satu lagi tower 8 di Wisma Atlet Pademangan.

Tugas mengatakan maksimal besok pagi tower 8 Wisma Atlet Pademangan telah siap digunakan untuk isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala.

“Hari ini kita harapkan sudah rampung semua untuk bisa dihuni untuk isolasi mandiri dari orang terpapar atau terkonfirmasi positif tapi tanpa gejala. Kita harapkan hari ini ya, mudah-mudahan paling lama besok pagi,” jelasnya.

Penampakan antrian ambulance saat masuk RSD Wisma Atlet. Foto: istimewa
Penampakan antrian ambulance saat masuk RSD Wisma Atlet. Foto: istimewa

Saat ini, tower 8 Wisma Atlet Pademangan sedang dalam proses finalisasi kelengkapan dan kebutuhan alat kesehatan.

"Semua kebutuhan-kebutuhan, kelengkapan termasuk bagaimana untuk dekon ya, dekontaminasi, kemudian bagaimana tempat untuk para petugas menggunakan APD sebelum masuk ke tower 8 untuk mengecek pasien dan menerima pasien dan seterusnya,” jelasnya.

Baca Juga

4 Anggota Positif COVID-19, Gedung DPRD DIY Ditutup Sementara

Langkah ini supaya dalam pelaksanaan betul-betul semua sistem berjalan dengan baik.

"Termasuk sistem untuk penerimaan dengan sistem digital untuk yang seperti di tower 4 dan 5 ini juga kita rampungkan hari ini. Mudah-mudahan semuanya dalam kondisi yang siap pakai paling tidak besok pagi,” jelas jenderal bintang dua ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Ungkap Hasil Penelusuran Polisi Cari Harun Masiku di Gowa
Indonesia
KPK Ungkap Hasil Penelusuran Polisi Cari Harun Masiku di Gowa

Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan Harun Masiku telah ditetapkan sebagai buronan alias masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polda Metro Jaya Jelaskan Proses Penetapan Tersangka Rizieq
Indonesia
Polda Metro Jaya Jelaskan Proses Penetapan Tersangka Rizieq

Polda Metro Jaya menjelaskan proses penetapan tersangka Rizieq Shihab atas kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Anies 'Dikerjai' Pemerintah Pusat soal Penanganan Corona
Indonesia
Anies 'Dikerjai' Pemerintah Pusat soal Penanganan Corona

"Banyak keinginan dan kebijakan Anies yang terhalang oleh pemerintah pusat," ujar Ujang

Terbukti Suap Eks Dirut Garuda, Bos PT Mugi Rekso Abadi Divonis 6 Tahun Penjara
Indonesia
Terbukti Suap Eks Dirut Garuda, Bos PT Mugi Rekso Abadi Divonis 6 Tahun Penjara

Soetikno dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dihukum Seumur Hidup

Direktur Utama PT Hanson International Benny Tjokrosaputro divonis pidana seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

 Meski Ekonomi Sulit, Tenaga Honorer di Instansi Pemerintah Wajib Dapat THR
Indonesia
Meski Ekonomi Sulit, Tenaga Honorer di Instansi Pemerintah Wajib Dapat THR

"Memang kasihan bagi mereka yang menjadi tenaga honorer. Baik di kementerian maupun guru di sekolah-sekolah. Kasihan nasib mereka," kata Ujang

Tanggulangi Corona, Pemerintah Hong Kong Perpanjang Penutupan Sekolah
Indonesia
Tanggulangi Corona, Pemerintah Hong Kong Perpanjang Penutupan Sekolah

Bekas koloni Inggris tersebut menyaksikan kematian pertama akibat virus corona

Khawatir Ditunggangi Massa Anarkis, Buruh Ogah Demo di Depan Istana Negara
Indonesia
Khawatir Ditunggangi Massa Anarkis, Buruh Ogah Demo di Depan Istana Negara

"Kami juga informan yang kita sebar. Ada pihak yang akan meminjam panggung kami," terang Supardi.

UU Cipta Kerja Ancam Kesejahteraan Jurnalis
Indonesia
UU Cipta Kerja Ancam Kesejahteraan Jurnalis

"Selain dari aspek prosedur pembahasan, penolakan publik terutama pada substansi dari Omnibus Law yang dinilai sangat merugikan buruh dan kepentingan negara dalam jangka panjang," kata Abdul

Anggota DPR Soroti Kalung Anti-COVID 19
Indonesia
Anggota DPR Soroti Kalung Anti-COVID 19

"Ini berpotensi merugikan uang negara jika produk tersebut kemudian tidak terbukti berfungsi sebagaimana yang diklaim Kementan," jelas Ema