Pasien COVID di Kluster Secapa AD Tersisa 836 Orang Tes COVID-19 TNI AD. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Pasien positif virus COVID-19 klaster Secapa AD semakin berkurang. Dari yang sebelumnya 1.308, data terbaru hari ini diketahui pasien Corona Secapa AD tersisa 836 orang.

"Hasil Lab PCR dari swab ke-2 pasien di Secapa AD sampai dengan pagi ini (Selasa 21 Juli), ada 4 pasien lagi yang dinyatakan negatif," ungkap Kadispen TNI AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus kepada wartawan, Selasa (21/7).

Baca Juga

Selama PSBB, Pemprov DKI Kantongi Rp1,6 M dari Denda Pelanggar

Pasien Corona klaster Secapa AD berkurang sebanyak 472 orang. Pada laporan Minggu (19/7) kemarin, penambahan pasien sembuh dari klaster ini ada 9.

"Jadi dari total 1.308 pasien positif COVID-19 di Secapa AD pada pagi ini sudah berkurang 472 orang menjadi tinggal 836," terang Nefra.

Pelaksanaan tes usap ke-2 bagi siswa di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD, Bandung, Kamis (16/7/2020). (HO-Dok Dispenad)
Pelaksanaan tes usap ke-2 bagi siswa di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD, Bandung, Kamis (16/7/2020). (HO-Dok Dispenad)

Sebagian dari 836 pasien Corona klaster Secapa AD ada yang dirawat di rumah sakit. Namun mayoritas tanpa ada keluhan sehingga menjalani isolasi mandiri di Markas Secapa AD.

"12 masih dirawat di RS TNI AD Dustira, Bandung, sedangkan 824 lainnya berada di Secapa AD (isolasi) tanpa keluhan apapun," sebut Nefra.

Konfirmasi kesembuhan pasien di klaster Secapa AD yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, setelah dilakukan 2 kali uji PCR dan dinyatakan negatif virus Corona.

Untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas, tiga kelurahan di sekitar Secapa AD di Kecamatan Cidadap diberlakukan check point bagi warga yang keluar-masuk wilayah tersebut.

Pemkot Bandung juga melakukan tes Corona terhadap warga yang berada di sekitar Secapa AD. Sedikitnya, ada 8 warga yang reaktif Corona berdasarkan hasil rapid test. Hasil swab PCR mereka belum keluar sehingga masih harus menunggu konfirmasi positif Corona atau tidak.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan mayoritas personel TNI yang berada di dua tangsi militer di Bandung Raya menunjukkan progres kesembuhan signifikan. Dua tangsi militer yang dimaksud adalah Secapa AD dan Pusdik POM.

Baca Juga

Pulihkan Ekonomi, UMKM Sudah Nikmati Penjaminan Kredit

"Pusdikpom semua yang terkonfirmasi positif setelah dilakukan pengetesan lagi 100 persen (sembuh) dan yang di Secapa AD kurang lebih ada 400-an itu sudah sembuh, menunjukkan prediksi kita bahwa OTG-OTG di institusi negara cenderung hampir semuanya membaik dan sehat," kata Ridwan Kamil.

Untuk diketahui, terdeteksi 101 personel TNI di Pusdik POM Kota Cimahi terinfeksi virus Corona. Sementara itu, di Secapa AD ditemukan 1.308 orang yang terdiri dari perwira siswa, staf, dan keluarga di lingkungan institusi pendidikan yang berada di Hegarmanah, Kota Bandung itu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
IPW Nilai Tuntutan Ringan Penyerang Novel Baswedan Tepat
Indonesia
IPW Nilai Tuntutan Ringan Penyerang Novel Baswedan Tepat

Neta mengklaim, kasus penyiraman Novel adalah kasus ringan, yakni penganiayaan ringan

Bakamla Luncurkan Panduan Menghadapi COVID-19 di Laut
Indonesia
Bakamla Luncurkan Panduan Menghadapi COVID-19 di Laut

Bakamla telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait

New Normal Bikin Kehidupan Masyarakat Dikalahkan untuk Kepentingan Ekonomi
Indonesia
New Normal Bikin Kehidupan Masyarakat Dikalahkan untuk Kepentingan Ekonomi

Pemerintah juga harus memberikan jaminan daerah yang sudah dinyatakan aman atau zona hijau yang diberlakukan new normal

Pesantren Diklaim Lebih Aman Terapkan New Normal Dibanding Sekolah
Indonesia
Pesantren Diklaim Lebih Aman Terapkan New Normal Dibanding Sekolah

Potensi penularan COVID-19 di pesantren lebih dapat dikendalikan

Penumpang Kereta Meningkat, Rapid Test Diminta Sehari Sebelum Berangkat
Indonesia
Penumpang Kereta Meningkat, Rapid Test Diminta Sehari Sebelum Berangkat

"Jika dilakukan pada hari keberangkatan, pelanggan akan terburu-buru karena diharuskan mengantre terlebih dahulu. Bahkan dikhawatirkan pelanggan akan tertinggal oleh kereta," ujar Luqman.

9.734 Warga Disanksi Gegara Langgar Protokol Kesehatan Saat PSBB Jakarta
Indonesia
9.734 Warga Disanksi Gegara Langgar Protokol Kesehatan Saat PSBB Jakarta

"Total sanksi ini 9.734 orang. Dan nilai denda cukup besar yaitu Rp 88.665.000,- ," jelas Nana.

Ratusan Orang Reaktif COVID-19 Saat Tes Antigen di Stasiun
Indonesia
Ratusan Orang Reaktif COVID-19 Saat Tes Antigen di Stasiun

Kementerian Perhubungan memberlakukan Test Rapid Antigen sebagai syarat melakukan perjalanan kereta api (KA) untuk periode 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Mulai Bersihkan Lahan
Indonesia
Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Mulai Bersihkan Lahan

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sudah tidak perlu khawatir lagi dengan gangguan sengketa lahan.

Kiprah Moeldoko di Pentas Politik Nasional
Indonesia
Kiprah Moeldoko di Pentas Politik Nasional

Moeldoko merupakan kelahiran Kediri dan merupakan alumnus Akabri tahun 1981 terbaik dengan meraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa.

Faktor yang Bikin Terorisme Sulit Dihentikan Versi PP Muhammadiyah
Indonesia