Pasien COVID-19 Terus Melonjak, Pemda Harus Buat Fasilitas Isolasi Terpusat Wisma Atlet. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Satgas Penanganan COVID-19 meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terkait kebijakan pengendalian virus. Terutama kebijakan disesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 14 tahun 2021 tentang pengetatan PPKM Mikro.

"Sesuaikan aturan terkait kapasitas kantor, pusat perbelanjaan, restoran dan tempat makan, tempat wisata, serta fasilitas umum lain yang berpotensi jadi titik penularan COVID-19," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, Rabu (23/6).

Baca Juga:

Kasus Meningkat, Luhut Perintahkan Percepat Vaksinasi COVID-19

Wiku menyoroti enam provinsi dengan kasus aktif tertinggi. Diantaranya Jawa Barat dengan 29.784 kasus aktif, DKI Jakarta 11.411 kasus, Jawa Tengah 10.050 kasus, Papua 8.799 kasus, Riau 6.291 kasus, dan Kepulauan Riau 3.431 kasus.

Satgas mengingatkan rumah sakit di daerah dengan lonjakan kasus tinggi agar melakukan konversi tempat tidur. Dari yang sebelumnya untuk perawatan reguler menjadi ruang perawatan pasien COVID-19. Hal ini untuk kebutuhan ruang perawatan.

"Atau menyediakan fasilitas isolasi terpusat di masing-masing wilayah agar beban dapat terbagi dan rumah sakit tidak kewalahan menangani pasien," tuturnya

Wiku menyarankan Pemda meningkatkan kualitas layanan pasien COVID-19 di fasilitas rujukan dan memperhatikan rekomendasi dari lima organisasi profesi kedokteran bahwa pasien yang sudah mengalami perbaikan gejala bisa segera dirujuk untuk isolasi mandiri di rumah.

Ruang isolasi. (Foto: Antara)
Ruang isolasi. (Foto: Antara)

"Agar kapasitas rumah sakit menjadi lebih besar dan mampu menampung pasien dengan gejala sedang berat lain," kata Wiku.

Pemerintah kembali memperpanjang dan melakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis (PPKM Mikro), mulai tanggal 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Perpanjangan itu didasarkan pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 14 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian pada 21 Juni 2021.

Inmendagri dikeluarkan mengingat kasus penularan COVID-19 di Tanah Air mengalami lonjakan dari hari ke hari pasca libur Lebaran. Timbulnya klaster penularan dari perkantoran, tempat ibadah, hingga tempat hajatan, serta melihat rendahnya kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. (Knu)

Baca Juga:

Polemik Obat Kecacingan Ivermectin Saat COVID-19 Melonjak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peredaran Narkoba 50 Kilogram Digagalkan Polisi, 4 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
Peredaran Narkoba 50 Kilogram Digagalkan Polisi, 4 Orang Jadi Tersangka

Argo menuturkan, pengungkapan tersebut setelah petugas menerima informasi adanya pengiriman narkoba yang dikendalikan oleh tersangka David yang akan dikirim dari Aceh ke Medan yang selanjutnya diedarkan ke Jakarta.

Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring
Indonesia
Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring

Oded menyatakan dirinya bakal tetap bertugas secara daring dibantu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta Sekretaris Daerah Ema Sumarna dan seluruh jajaran aparatur sipil negara.

FPI: Karena Aparat yang Melakukan, Ini Pelanggaran HAM Berat
Indonesia
FPI: Karena Aparat yang Melakukan, Ini Pelanggaran HAM Berat

FPI menyatakan tak pernah membekali anggotanya dengan senjata tajam

WHO Pantau Varian Baru Virus COVID-19 di Inggris
Dunia
WHO Pantau Varian Baru Virus COVID-19 di Inggris

"Kami mengimbau masyarakat agar melakukan semua tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 dan mematuhi pedoman otoritas negara," tegas WHO.

Bawaslu Diminta Awasi Penyalahgunaan Program PKH di Pilkada
Indonesia
Bawaslu Diminta Awasi Penyalahgunaan Program PKH di Pilkada

Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan dalam suasana pandemi COVID-19 menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online
Indonesia
Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online

"Kami bagikan modem dan paket internet untuk belajar bersama," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto

Disuntik Vaksin Nusantara, Politisi Bikin Bingung Rakyat
Indonesia
Disuntik Vaksin Nusantara, Politisi Bikin Bingung Rakyat

Jangan sampai tindakan DPR menjadi sampel Vaksin Nusantara menjadi bentuk intervensi kepada BPOM yang sejauh ini masih menilai vaksin Nusantara belum layak dipakai.

Usai Bertemu AHY. Anies: Demokrat Baru Saja Melewati Ujian yang Tidak Sederhana
Indonesia
Usai Bertemu AHY. Anies: Demokrat Baru Saja Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Kami terimakasih atas kesempatan untuk menerima dan bersilaturahmi untuk sore hari ini

Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Pemalsuan Surat Tes PCR
Indonesia
Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Pemalsuan Surat Tes PCR

Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku pemalsuan surat hasil tes PCR palsu lewat media sosial Instagram. Mereka adalah MHA (21), EAD (22), dan MAIS (21).

Saksi Buka Hasil PCR Positif COVID-19 Atas Nama 'Muhammad R' di Sidang Rizieq
Indonesia
Saksi Buka Hasil PCR Positif COVID-19 Atas Nama 'Muhammad R' di Sidang Rizieq

Petugas laboratorium kami tidak lanjut menanyakan R itu siapa