Pasien COVID-19 di Indonesia Tembus 500 Ribu Ilustrasi COVID-19. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Kasus baru COVID-19 di Indonesia bertambah 4.442. Hasil ini didapat dalam data yang dikumpulkan selama 24 jam terakhir sampai Senin (23/11) siang WIB.

Maka total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 502.110. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 4.198 sehingga total menjadi 422.386. Lalu, kasus meninggal bertambah 118, total menjadi 16.002.

Baca Juga

Masyarakat Tolak Tes COVID-19 Disertai Kekerasan, Siap-Siap Denda Rp 7 Juta

Menurut data Kementerian Kesehatan, jumlah tersebut berdasarkan pemeriksaan spesimen sebanyak 40.083. Adapun jumlah orang yang diperiksa lewat PCR dalam 24 jam terakhir sebanyak 27.334.

Presiden Joko Widodo menyampaikan perkembangan rata-rata kasus aktif Corona di Indonesia mencapai 12,78 persen. Jumlah tersebut dinilai lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif Corona di dunia.

"Per 22 November rata-rata kasus COVID di seluruh Tanah Air ini 12,78 persen, rata rata kasus aktif 12,78 persen," kata Jokowi saat rapat terbatas bersama Komite Penanganan COVID-19, yang disiarkan secara langsung di YouTube Setpres.

Ayah tiga orang anak dan kakek tiga cucu ini mengatakan rata-rata kasus COVID-19 di Indonesia ini lebih rendah. Khususnya dari rata-rata dunia yang mencapai 28,41 persen. Menurutnya, hasil ini sudah baik.

"Angka ini lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yakni sebesar 28,41 persen. Ini sudah baik," ucap pria asal Solo itu.

Tak hanya itu, Jokowi juga memaparkan tren yang membaik pada rata-rata kesembuhan di Indonesia yang mencapai 84,03 persen. Angka ini menurutnya juga lebih rendah dari rata-rata angka kesembuhan di dunia. Kemudian rata-rata kesembuhan trennya juga membaik, sekarang sudah menapai 84,03 persen.

"84,03 persen ini juga lebih baik dari angka kesembuhan dunia yang mencapai 69,20 persen. Ini agar terus kita perbaiki terus," ujar Jokowi. (Knu)

Baca Juga

Anies Diminta Beri Sanksi Tetangga Rizieq yang Tolak Tes COVID-19

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peneliti LIPI Sebut FPI Bisa Dibubarkan Jika Anggotanya Terbukti Terlibat Terorisme
Indonesia
Peneliti LIPI Sebut FPI Bisa Dibubarkan Jika Anggotanya Terbukti Terlibat Terorisme

Menurut dia, pemerintah harus segera melakukan kajian, apakah ormas tersebut masuk jaringan terorisme, dan apabila terbukti maka patut dibubarkan.

KPK Didesak Sita Aset Nurhadi
Indonesia
KPK Didesak Sita Aset Nurhadi

Haris meminta KPK menjerat Nurhadi dengan Pasal TPPU

Tekan Penyebaran COVID-19, 84 Ribu Warga DKI Dites PCR
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, 84 Ribu Warga DKI Dites PCR

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.379 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.133 positif dan 10.246 negatif.

BPN Kota Tangerang Dinilai Tak Profesional
Indonesia
BPN Kota Tangerang Dinilai Tak Profesional

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang dinilai tak profesional dan mempersulit birokrasi terhadap masyarakat terkait permohonan blokir Sertifikat Hak Milik (SHM) 959/Cipete dan SHM 1185/Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Wagub DKI: Anies Minta Pembahasan Raperda COVID-19 Segera Ditetapkan
Indonesia
Wagub DKI: Anies Minta Pembahasan Raperda COVID-19 Segera Ditetapkan

Riza mengatakan, Anies mengharapkan agar pembahasan Raperda penanggulangan COVID-19 secepatnya dibahas dan diselesaikan.

Ketum PBNU Nilai Puasa Tak Sekedar Tahan Makan dan Minum, Tapi Juga Tak Sebar Hoaks
Indonesia
Ketum PBNU Nilai Puasa Tak Sekedar Tahan Makan dan Minum, Tapi Juga Tak Sebar Hoaks

PBNU mengajak umat untuk mematuhi seluruh keputusan pemerintah

Politikus PDIP Bakal Temui Kapolda Metro Jaya, Tagih Pengusutan Kasus Rizieq
Indonesia
Berikut Temuan Terakhir Komnas HAM Terkait Tewasnya 6 Laskar FPI
Indonesia
Berikut Temuan Terakhir Komnas HAM Terkait Tewasnya 6 Laskar FPI

Tim pemantauan dan penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menemukan tujuh butir proyektil dan empat butir selongsong dari TKP penembakan enam laskar FPI.

Kemenkeu Segera Gelontorkan Rp20,5 Triliun Buat 5 BUMN
Indonesia
Kemenkeu Segera Gelontorkan Rp20,5 Triliun Buat 5 BUMN

“Kami selektif, tidak memberikan dana sembarangan kepada BUMN. Kami berikan ke BUMN yang betul-betul terdampak tapi di sisi lain memiliki kapasitas untuk mempercepat pemulihan kegiatan ekonomi,” kata Isa Rachmatarwata.

DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri
Indonesia
DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri

Ada lima nama yang diusulkan Kompolnas dan Wanjakti ke Presiden Jokowi. Mereka adalah, Komjen Pol Gatot Edy Pramono, Komjen Pol Boy Rafli Amar, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Komjen Pol Arif Sulistyanto dan Komjen Agus Andrianto.