Pasien Corona Meningkat, PMI Solo Darurat Plasma Konvalesen dan Oksigen Kantor PMI Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Meningkatnya pasien COVID-19 dalam beberapa hari terakhir berdampak pada meningkatnya kebutuhan plasma konvalesen hingga kebutuhan oksigen bagi pasien di sejumlah rumah sakit di Solo termasuk PMI.

Data dihimpun Merahputih.com, stok darah plasma konvalesen di PMI Solo pada Rabu (23/6) mulai golongan darah A, B, O, dan AB kosong semua. Sementara itu, daftar antrean permintaan plasma konvalesen golongan A sebanyak 42 orang, B ada 37 orang, 0 ada 50 orang, dan AB ada 6 orang.

Baca Juga

PMI Kota Bandung Ajak Penyitas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen

Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto mengungkapkan, kebutuhan plasma konvalesen terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir. Data terbaru ada 135 orang mengantre plasma konvalesen di PMI Solo.

"Dalam hari-hari terakhir ketersediaan plasma konvalesen di PMI Solo bisa melayani 5-10 pasien," ujar Sumartono, Rabu (23/6).

Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto. (MP/Ismail)

Ia mengakui naiknya permintaan plasma konvalesen ini akibat naiknya kasus COVID-19. Permintaan plasma konvalesen tidak hanya datang dari Solo saja, tetapi luar Kota Solo.

"Permintaan plasma konvalesen tidak hanya datang dari Solo saja, tetapi luar Kota Solo. Kami belum bisa memenuhi permintaan itu karena stok kosong," ucap dia.

Pada periode ledakan COVID-19 sebelumnya, kata dia, permintaan per hari hanya untuk 50 pasien. Saat ini meningkat tiga kali lipatnya.

"Sulitnya mencari pendonor ini juga diakibatkan meningkatnya pasien tanpa dibarengi pendonornya," katanya.

Ia mengatakan pasien sembuh dari COVID-19 baru bisa mendonor setelah tiga pekan setelah sembuh. Sementara itu, yang telah menerima vaksin harus berjarak dua pekan untuk boleh mendonor.

"Ini yang membuat lama, bahkan saya sering mendapat telepon itu membatalkan pengajuan kebutuhan plasma konvalesen karena pasien sudah terlanjur meninggal," papar Sumartono.

Ia meminta masyarakat, khususnya penyintas COVID-19 bersedia mendonorkan darahnya. Selain itu, juga melakukan koordinasi dengan berbagai perusahaan yang memiliki penyintas COVID-19 untuk berkenan mendonorkan.

Petugas medis menyusun kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19 di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8/2020). Pengambilan plasma konvalesen pasien sembuh COVID-19 yang menggunakan alat apheresis bertujuan untuk membantu penyembuhan pasien terkonfirmasi COVID-19.(ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Petugas medis menyusun kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19 di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8/2020). Pengambilan plasma konvalesen pasien sembuh COVID-19 yang menggunakan alat apheresis bertujuan untuk membantu penyembuhan pasien terkonfirmasi COVID-19.(ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Perusahaan distributor oksigen di Soloraya PT Aneka Gas Industri, Oktarian Dyah Andriani, mengaku kebutuhan oksigen meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Ia memastikan kebutuhan oksigen medis di Solo masih dalam kategori aman.

"Kebutuhan oksigen meningkat hingga kekurangan justru terlihat untuk permintaan di wilayah Klaten-Yogyakarta.

"Saya masih nunggu koordinasi dari pabrik-pabrik lain. Tapi kalau Solo Kota cenderung masih aman. Namun, kalau dari Klaten-Yogyakarta memang ada kekurangan. Permasalahannya karena liquidnya (oksigen cair) kosong," tandas Dyah. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Orang Jadi Tersangka Baru Kebakaran Kejagung, Ada Bekas Pegawai
Indonesia
Tiga Orang Jadi Tersangka Baru Kebakaran Kejagung, Ada Bekas Pegawai

Penyidik Bareskrim Polri kembali menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran gedung Kejagung RI.

Tak Mau Solo Kembali Zona Merah COVID-19, Gibran Larang ASN Mudik Lebaran
Indonesia
Tak Mau Solo Kembali Zona Merah COVID-19, Gibran Larang ASN Mudik Lebaran

"Zona merah di Solo tidak ada lagi. Jadi harus dipertahankan. Jangan sampai usaha yang kita lakukan sia-sia dan kita harus mengulangnya dari awal. Maka ASN dilarang mudik Lebaran," tutur dia.

Utang Luar Negeri Indonesia Capai 38,1 Persen Dari PDB
Indonesia
Utang Luar Negeri Indonesia Capai 38,1 Persen Dari PDB

Utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) USD200,2 miliar dan sektor swasta termasuk BUMN USD208,4 miliar.

Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Nyaris 4 Juta
Indonesia
Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Nyaris 4 Juta

Jokowi meminta masyarakat tetap waspada

Diperkirakan, Cuma Ada 20 Miliar Benur di Laut Indonesia
Indonesia
Diperkirakan, Cuma Ada 20 Miliar Benur di Laut Indonesia

Lobster tersebar hampir di seluruh perairan Indonesia dan hidup di perairan dangkal hingga kedalaman 100 sampai 200 meter.

Para Bekas Pentolan Hipmi di Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Para Bekas Pentolan Hipmi di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Mardani mengungkapkan, Presiden Jokowi sudah melakukan hal yang tepat untuk memasukkan kader-kader terbaik Hipmi ke dalam jajaran menterinya.

Pandemi COVID-19 Tingkatkan Kekerasan pada Perempuan dan Anak
Indonesia
Pandemi COVID-19 Tingkatkan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Angka kekerasan dalam keluarga di Kota Bandung berpotensi mengalami peningkatan.

Kubu Moeldoko Diyakini 'Bedol Desa' Gabung Partai Lain
Indonesia
Kubu Moeldoko Diyakini 'Bedol Desa' Gabung Partai Lain

Kubu Moeldoko dimungkinkan bergabung dengan partai politik lain, setelah Kemenkumham menolak Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.

Ridwan Kamil Wacanakan Pengetatan Bandung Raya, Kakorlantas Berikan Dukungan
Indonesia
Ridwan Kamil Wacanakan Pengetatan Bandung Raya, Kakorlantas Berikan Dukungan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewacanakan pengetatan kawasan Bandung Raya akibat tingginya kasus COVID-19.

Anggaran Sudah Siap, DPRD Minta Anies Buka Lahan Baru Makam COVID-19
Indonesia
Anggaran Sudah Siap, DPRD Minta Anies Buka Lahan Baru Makam COVID-19

Liang lahat pemakaman jenazah protap COVID-19 di Jakarta kian penuh.