Pascaserangan di Gereja Santa Lidwina, Warga Diminta Tidak Terprovokasi ilustrasi. (Foto: gettyimages)

MerahPutih.com - Polisi berhasil membekuk pelaku penyerangan umat dan pastor di Gereja Santa Lidwina, Jambon, Sleman, Yogyakarta. Pascaserangan umat diminta tidak bertindak di luar hukum.

Kepala Humas Polda DIY AKBP Yuliant meminta warga tetap tenang dan tidak panik dengan penyerangan ini.

"Masyarakat tak perlu cemas dan takut karena ini bukan teroris. Pelaku penyerangan perorangan," tegas Yulianto di Yogyakarta, Minggu (11/2).

Berdasarkan keterangan dilokasi kejadian, Yuli mengatakan tindakan penyerangan dilakukan oleh satu orang bernama Suliyono dan tidak terkait kelompok atau acara tertentu.

Polisi juga sudah berhasil meringkus tersangka dengan dua tembakan timah panas.

Usai dilumpuhkan, lokasi disekitar gereja dikosongkan dan didisterilkan untuk pemeriksaan. Kepolisian Resort Sleman juga telah menerjunkan tim untuk menjaga di sekitar lokasi gereja.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Merahputih.com, korban luka berjumlah empat orang dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara pelaku yang menderita luka juga dilarikan ke RS UGM. (*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca berita terkait penyerangan di Gereja Santa Lidwina: Romo Benny: Umat Katolik Tak Usah Bereaksi, Percayakan Saja pada Polisi



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH