Pascapenyerangan Wakapolres, Polda Jateng Terjunkan Brimob Jaga Markas Polisi di Karanganyar Polres Karangantar Jawa Tengah menyiagakan mobil Barakuda di mapolres, Senin (22/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah menerjunkan puluhan personel dari satuan Brimob untuk mengamankan markas polisi di wilayah Polres Karanganyar, Jawa Tengah. Personel Brimob tersebut disebar di 17 mapolsek, Mapolres Karanganyar, dan kantor Satlantas Polres Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, mengatakan pengamanan tersebut dilakukan setelah terjadinya penyerangan dua anggota Polres Karanganyar di jalur pendakian Cemoro Kandang, Gunung Lawu, Kabupaten Jawa Tengah, Minggu (22/6).

Baca Juga

Cerita Heroik Wakapolres Karanganyar Selamat dari Pembacokan Pelaku Teror

Leganek mengatakan mendapatkan perintah dari Kapolda Jawa Tengah irjen Pol Ahmad Luthfi untuk memperketat semua markas polisi.

"Polda Jawa menerjunkan sekitar puluhan anggota Brimob disebar untuk mengamankan 17 mapolsek, Mapolres Karanganyar, dan kantor Satlantas Polres Karanganyar. Kami sudah sebar mereka mulai sekarang," ujar Leganek saat ditemui MerahPutih.com di Mapolres Karanganyar, Selasa (22/6).

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, Senin (22/6). (MP/Ismail)
Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, Senin (22/6). (MP/Ismail)

Pengamanan di markas polisi, lanjut dia, dilakukan dengan menjaga pintu masuk kantor polisi. Akses keluar masuk juga dibatasi serta dilakukan pemeriksaan barang bawaan bagi semua pengunjung.

"Anggota juga kami lengkapi alat pelindung berupa rompi antipeluru dan dibekali senjata. Petugas yang berjaga di lapangan juga harus meningkatkan kewaspadaan," papar dia.

Ia mengimbau pada masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasanya. Polri siap menjaga keamanan diwilayah Karanganyar.

"Kami siap hadir ditengah masyarakat untuk memberikan perlindungan pada masyarakat," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Cerita Heroik Wakapolres Karanganyar Selamat dari Pembacokan Pelaku Teror

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selama Sebulan, Lebih dari 30 Ribu Kendaraan Langgar Aturan Mudik
Indonesia
Selama Sebulan, Lebih dari 30 Ribu Kendaraan Langgar Aturan Mudik

Jika dirinci, paling banyak warga coba keluar Jadetabek lewat Pintu Tol Cikarang Barat

Bawa Ketapel Buat Demo di Depan Istana, Puluhan Warga Banten Diciduk Polisi
Indonesia
Bawa Ketapel Buat Demo di Depan Istana, Puluhan Warga Banten Diciduk Polisi

Para pendemo ini sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan secara intensif

Pemadaman Kilang Balongan Sisakan Satu Tangki
Indonesia
Pemadaman Kilang Balongan Sisakan Satu Tangki

Tim emergency sedang mengarahkan pengaturan orientasi peralatan fire fighting dengan sasaran tangki T-301F yang masih menyisahkan api.

Ahmad Syaikhu Terpilih Menjadi Presiden PKS
Indonesia
Ahmad Syaikhu Terpilih Menjadi Presiden PKS

Musyawarah Majelis Syura PKS menerapkan protokol kesehatan secara ketat

Masyarakat Diminta Berperan Bantu Pemerintah Cegah Resesi
Indonesia
Masyarakat Diminta Berperan Bantu Pemerintah Cegah Resesi

Masyarakat diajak untuk bergotong royong mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatkan ekonomi sektor riil.

Pemprov DKI Perlu Buat Sanksi Penyalahgunaan BST COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Perlu Buat Sanksi Penyalahgunaan BST COVID-19

BST merupakan salah satu upaya perlindungan sosial dari pemerintah

Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Tiga Kali
Indonesia
Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Tiga Kali

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pada Rabu (11/11)

MA Tolak Bentuk Tim Investigasi Internal Usut Kasus Nurhadi
Indonesia
MA Tolak Bentuk Tim Investigasi Internal Usut Kasus Nurhadi

Apalagi, saat ini Nurhadi sudah tidak lagi berstatus sebagai pejabat di MA

Pemprov DKI Diminta Tak Aneh-aneh Pakai Utang Rp12,5 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Tak Aneh-aneh Pakai Utang Rp12,5 Triliun

DKI Jakarta mendapatkan pinjaman uang sebesar Rp12,5 triliun dari pemerintah pusat melalui BUMN PT Sarana Multi Infrastruktru (SMI).

Usai Temui Rizieq, PKS Tegaskan Siap Bersinergi Wujudkan Revolusi Akhlak Bangsa
Indonesia
Usai Temui Rizieq, PKS Tegaskan Siap Bersinergi Wujudkan Revolusi Akhlak Bangsa

Indonesia akan kuat jika dibarengi dengan akhlak yang juga kuat