Pasca Penangkapan Aulia Farhan, Polisi Sebut Ada Artis Lain Terlibat Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yursi Yunus berbicara kepada wartawan saat menghadirkan aktor Aulia Farhan. (ANTARA/Fianda Rassat)

MerahPutih.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan dugaan mengenai adanya kalangan artis lain yang terlibat narkoba pascapenangkapan aktor Aulia Farhan alias Farhan Petterson.

"Kita masih dalami, kalau ditanyakan apakah ada artis yang lain yang ikut bersama-sama mereka ini, ya kita masih dalami, kita mengiyakan," kata Yusri dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/2), dikutip Antara.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Aulia Farhan 'Anak Langit' Terkait Narkoba

Pada kesempatan itu, Yusri juga menjawab pertanyaan soal identitas Farhan sebagai seorang aktor.

"AF ini publik figur, dia artis sinetron dan FTV, ada beberapa yang dia bintangi yang pertama Nyi Roro Kidul, Anak Langit dan Anak Jalanan," sambungnya.

Foto: Aulia Farhan (dok.istimewa)
Foto: Aulia Farhan (dok.istimewa)

Saat diperiksa petugas, Farhan mengaku sudah enam bulan mengonsumsi sabu-sabu.

"Dia mengakui mungkin sekitar lima sampai enam bulan sudah menggunakan, ini masih keterangan awal, masih didalami lagi dari mana barang itu didapat," ujar Yusri.

Aulia saat ini telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga:

Positif Sabu, Aulia Farhan 'Anak Langit' Resmi Jadi Tersangka

Polisi langsung menetapkan Farhan sebagai tersangka karena ditemukan barang bukti pada saat penangkapan yang bersangkutan.

"Ditemukan lagi satu plastik kosong dan juga beberapa alat-alat untuk mengisap sabu-sabu," ujar Yusri.

Barang bukti itu ditemukan petugas saat menggeledah kamar hotel tempat Farhan menginap.

Atas perbuatannya, Farhan dan tersangka G dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara. (*)

Baca Juga:

Polisi Masih Kejar Penyuplai 288 Kilogram Sabu ke Serpong

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi
Indonesia
Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi

“Kami berharap ini adalah yang terakhir. Jangan ada lagi yang masih melakukan korupsi karena KPK akan menegakkan hukum secara tegas,” kata Ghufron

Hampir Sebulan Tanpa Transmisi Lokal, Tiongkok Deteksi 15 Kasus Impor COVID-19
Dunia
Hampir Sebulan Tanpa Transmisi Lokal, Tiongkok Deteksi 15 Kasus Impor COVID-19

Angka itu naik dari 7 kasus sehari sebelumnya, demikian dinyatakan otoritas kesehatan negara tersebut.

Jenazah Didi Kempot Dimakamkan Disamping Anak Pertama di Ngawi
Indonesia
Jenazah Didi Kempot Dimakamkan Disamping Anak Pertama di Ngawi

jenazah musisi dengan julukan Godfather of Broken itu meningalkan RS Kasih Ibu pukul pukul 11.49 WIB

Tokoh Agama Imbau Warga Enggak Mudik, Muhammadiyah: COVID-19 Urusan Pemerintah
Indonesia
Namanya Diabadikan Jadi Jalan di Abu Dhabi, Jokowi: Bukan untuk Saya Pribadi Semata-mata
Indonesia
 Antisipasi Wabah Corona, Pemkab Indramayu Bentuk Crisis Center Covid-19
Indonesia
Antisipasi Wabah Corona, Pemkab Indramayu Bentuk Crisis Center Covid-19

"Saya minta ada deteksi dan antisipasi terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan COVID-19," katanya.

 Fase II Anies Tindak Warga dan Perusahaan yang Langgar PSBB
Indonesia
Fase II Anies Tindak Warga dan Perusahaan yang Langgar PSBB

"Ke depan fase imbauan, fase educational selesai. Dan sekarang adalah fase penegakan. Karena itu di hari-hari ke depan semua yang melanggar tidak akan diberi peringatan lagi, tapi akan langsung ditindak," jelasnya.

RSUD, Puskesmas Hingga Jurnalis Foto Dapat Bantuan APD dari JHL Group
Indonesia
RSUD, Puskesmas Hingga Jurnalis Foto Dapat Bantuan APD dari JHL Group

Bantuan dSemoga bantuan ini bisa berguna dan membantu para tenaga medis yang masih berjuang di masa pandemi iniisalurkan ke

Daftar Nama-nama Panitia Pemilihan Wagub DKI
Indonesia
Daftar Nama-nama Panitia Pemilihan Wagub DKI

Ada sembilan nama anggota Panlih yang sudah ditetapkan.

Tempat Hiburan Malam Tutup, Seorang Wanita Simpan Puluhan Ribu Butir Ekstasi di Apartemen
Indonesia
Tempat Hiburan Malam Tutup, Seorang Wanita Simpan Puluhan Ribu Butir Ekstasi di Apartemen

Barang haram ini sudah disimpan oleh pelaku sejak pandemi COVID-19.