Pasar Wadai, Kue Langka yang Jadi Magnet Terbesar Pasar Wadai yang menjadi event wajib di Banjarmasin. (Foto: instagram@banjarmasinbanget)

PASAR Wadai menjadi demikian terkenalnya karena, saat inilah banyak bermunculan kue-kue lokal yang jarang bahkan tidak pernah hadir dalam keseharian. Makanya masyarakat kota Banjarmasin seolah tumpah ruah di pasar ini.

Menurut laman ArahDestinasi, banyak kue khas lokal yang hadir di pasar ini. Seperti kue 41, masrubah, amparan tatak, bingka sampai katupat balamak.

kue bingka
Kue bingka, salah satu kue yang diburu masyarakat. (Foto: instagram@adindasfr)

“Pasar ini sudah lebih 30 tahun berlangsung, dan baru tahun ini bertempat di sini. Biasanya di sekitar Siring sungai Martapura," papar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq.

Kue-kue lokal yang langka memang menjadi daya tarik pasar ini. Paling tidak ada tiga kue yang dicari orang di pasar ini. Yakni kue masubah yang selintas memang terdengar mirip dengan kue maksubah asal Palembang. Kue ini memiliki bentuk bulat seperti rebana.

pasar wadai
Kue adalah magnet terbesar di Pasar Wadai. (Foto: instagram@instakalsel)

Kemudian kue amparan tatak pisang termasuk yang menjadi buruan masyarakat Banjarmasin. Kue ini terbuat dari tepung beras dengan rasa manis dan bertekstur lembut. Konon katanya kalau perempuan yang sedang haid dilarang membuat kue ini. Kue yang dibuatnya dapat rusak, mungkin rasanya, kuenya sendiri atau lapisannya.

Entah darimana asal-usul kue ini, namun ada anggapan yang hidup di masyarakat bahwa kue ini merupakan bagian dari kue Nangka Susun.

pasar wadai
Pasar Wadai yang digelar saban bulan Ramadan. (Foto: instagram@athanzivivi.there5ia)

Kue bingka enggak kalah jadi buruan banyak orang. Kue khas lokal ini memang dari penampilannya sudah menarik perhatian. Rasanya manis, legit dan lembut juga agak berminyak. Kentang adalah bahan utama pembuatan kue ini dengan campuran telur bebek dan santan. Bentuk kue bingka ini seperti bunga dengan enam kelopak. (psr)

Kredit : paksi


Paksi Suryo Raharjo