Pasar Gembrong Terbakar Ketiga Kalinya, PSI: Kok Bisa? Petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran bangunan rumah yang terjadi di kawasan Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (24/4). ANTARA/HO-Instagram @damkarjakartatimur

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menanggapi insiden kebakaran di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur, yang menghanguskan setidaknya 400 bangunan berupa rumah dan pertokoan.

Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI, William Aditya Sarana mengaku bingung, belum masuk musim kemarau atau masih musim penghujan, wilayah Jakarta sering terjadi kebakaran.

Baca Juga

Anies Janji Beri Bantuan Modal Usaha Bagi Korban Kebakaran Pasar Gembrong

"Kok kebakaran ini terus berulang dalam waktu yang singkat? Padahal Jakarta belum masuk musim kemarau,” ucap William di Jakarta, Senin (25/4)

Dengan kejadian kebakaran yang sering terjadi ini, menurut William, Jakarta sudah memasuki darurat kebakaran. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini pun turut prihatin atas bencana kebakaran yang dialami masyarakat Pasar Gembrong Jakarta semalam.

"Memang angka kebakaran Jakarta naik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Dari Januari hingga 12 April 2022, sudah ada 450 kebakaran. Padahal, tahun lalu masih 370 kejadian," tuturnya.

Api membakar permukiman dan kios di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta, Minggu (24/4/2022). ANTARA/HO-Gulkarmat Jakarta Timur
Api membakar permukiman dan kios di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta, Minggu (24/4/2022). ANTARA/HO-Gulkarmat Jakarta Timur

William meminta Pemprov DKI Jakarta untuk segera cek ulang keamanan gedung hingga tuntaskan Peraturan Gubernur terkait Relawan Kebakaran. Dia menyoroti kebakaran yang terus berulang di Pasar Gembrong sejak 2015.

"Coba dicek, apakah mereka sudah ada hidran, sprinkler, dan APAR? Lalu apakah berfungsi dengan optimal? Pasar Gembrong ini sudah pernah terbakar di 2015 dan 2017. Berulang loh ini di tempat yang sama. Pertanyaannya, kok bisa?" kritik politikus PSI itu.

PSI juga minta Pemprov DKI segera tuntaskan penyusunan Peraturan Gubernur terkait Pembentukan Relawan Kebakaran di tingkat RT. Adanya relawan ini nantinya diharapkan dapat memberikan tindakan awal pemadaman, sebelum Damkar datang ke lokasi.

William juga berharap agar masyarakat Pasar Gembrong dapat diberikan bantuan dengan cepat. Apalagi, warga terdampak juga akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di tengah suasana pandemi.

“Sebentar lagi sudah Hari Raya Idul Fitri. Hari kemenangan. Jadi kami meminta pada Pemprov DKI segera berikan bantuan pada masyarakat dan pedagang yang terdampak. Jangan terlambat. Jangan di tunda-tunda. Kita ingin merayakan bersama-sama,” tutup William. (Asp)

Baca Juga

400 Rumah dan Toko Serta 1500 Orang Jadi Korban Kebakaran di Pasar Gembrong

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Partai Nonparlemen akan Gugat Presidential Threshold ke MK
Indonesia
Partai Nonparlemen akan Gugat Presidential Threshold ke MK

Partai Perindo dan bersama parpol nonparlemen akan akan daftarkan gugatan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) sebesar 20 persen ke Mahkamah Konstitusi (MK).

PPKM Jakarta Turun ke Level 3, Anies Ingatkan Warga untuk Berhati-hati
Indonesia
PPKM Jakarta Turun ke Level 3, Anies Ingatkan Warga untuk Berhati-hati

"Jadi gini, kita harus berhati-hati, keberhasilan dalam pengendalian pandemi di Jakarta," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (24/8)

Surya Paloh Sebut Peluang Koalisi dengan Demokrat Cukup Besar
Indonesia
Surya Paloh Sebut Peluang Koalisi dengan Demokrat Cukup Besar

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkapkan, ada peluang koalisi bersama Partai Demokrat pada Pemilu 2024.

Azis Syamsuddin Terima Putusan Hakim dan Tak Ajukan Banding
Indonesia
Azis Syamsuddin Terima Putusan Hakim dan Tak Ajukan Banding

Hakim menyatakan Azis Syamsuddin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyuap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju serta advokat Maskur Husain sebanyak Rp 3,099 miliar dan USD36 ribu.

Polisi Belum Bisa Tentukan Penangguhan Penahanan Terhadap Ferdinand Hutahaean
Indonesia
Polisi Belum Bisa Tentukan Penangguhan Penahanan Terhadap Ferdinand Hutahaean

Ferdinand sudah berstatus tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian

 Meringankan Beban Warga Terdampak PPKM Darurat
Indonesia
Meringankan Beban Warga Terdampak PPKM Darurat

"Sebagai warga kurang mampu kami sangat terdampak dengan PPKM Darurat. Namun, karena ini sudah menjadi keputusan pemerintah, hanya bisa mengikuti saja," kata Sugito.

SMAN 96 Jakarta Roboh, DPRD Temukan Besi Penyangga Ukuran Kecil
Indonesia
SMAN 96 Jakarta Roboh, DPRD Temukan Besi Penyangga Ukuran Kecil

SMAN 96 Jakarta yang berlokasi di Cengkareng, Jakarta Barat roboh ketika sedang direnovasi secara total, Rabu (17/11).

Banyak Yang Belum Tahu Wajib Bawa STRP, TransJakarta Masih Berikan Kelonggaran
Indonesia
Banyak Yang Belum Tahu Wajib Bawa STRP, TransJakarta Masih Berikan Kelonggaran

"Karena pelanggan beberapa ada yang tahu dan belum tahu. Kita sosialisasi dulu hari ini," kata Petugas Halte TransJakarta Kampung Melayu Kusumawardhani.

Dukung Perpanjangan PPKM, Muhammadiyah Minta Pemerintah Konsisten
Indonesia
Dukung Perpanjangan PPKM, Muhammadiyah Minta Pemerintah Konsisten

PP Muhammadiyah juga mengajak masyarakat agar terus berdoa

Hari Santri, Ketua DPD Minta Pemerintah Tingkatkan Kepedulian terhadap Pesantren
Indonesia
Hari Santri, Ketua DPD Minta Pemerintah Tingkatkan Kepedulian terhadap Pesantren

Peringatan Hari Santri Nasional, Jumat (22/10), dimaknai begitu mendalam oleh Ketua DPD La Nyalla Mattalitti.