Pasangan Penjahit-Ketua RW Ini Berani Lawan Gibran di Piwalkot Solo 2020 Pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) menyerahkan syarat dukungan bakal cawali dan cawawali dari jalur perseorangan, Jumat (21/2). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) resmi menyerahkan sebanyak 41.425 e-KTP sebagai syarat dukungan maju sebagai bakal cawali dan cawawali dari jalur perseorangan, Jumat (21/2).

Pantauan Merahputih.com, kedatangan Bajo ke KPU diantar ratusan massa dengan mengenakan kaus warna hitam. Massa pendukung pasangan Bagyo-FX Supardjo konvoi dari posko pemenangan Jalan Kebangkitan Nasional di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, menuju ke kantor KPU Solo di Jalan Kahuripan, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari.

Baca Juga

PDIP Tegaskan Duet Pramono-Gibran Ideal

Pasangan Bagyo-FX Supardjo tiba di kantor KPU Solo 09.15 WIB. Timses langsung mengeluarkan lima kotak plastik yang berisikan ribuan fotocopy e-KTP dan syarat dukungan bermaterai. Sementara itu, di luar kantor KPU massa berorasi di luar kantor KPU Solo.

"Ada sebanyak 41.425 e-KTP yang kami serahkan ke KPU sebagai syarat dukungan bakal calon perseorangan," ujar bakal cawali independen, Bagyo,

Petugas KPU Solo melakukan pengecekan administrasi dokumen berkas dukungan dari jalur perseorangan, Jumat (21/2). (MP/Ismail)
Petugas KPU Solo melakukan pengecekan administrasi dokumen berkas dukungan dari jalur perseorangan, Jumat (21/2). (MP/Ismail)

Semua syarat dukungan, kata Bagyo, sudah dibagi permasing-masing kecamatan menyesuaikan persabarannnya sesuai aturan KPU RI dan KPU Solo. Ia optimistis lolos verifikasi faktual sehingga bisa menjadi bakal cawali dan cawawali dari jalur perseorangan di Pilwakot Solo 2020.

"Saya optimistis lolos verifikasi faktual. Kami sudah melakukan persiapan ini selama sembilan bulan dengan mengumpulkan e-KTP secara door to door. Kalau ada pas acara arisan kita sowani, sodakoh (sedekah) KTP," kata dia.

Baca Juga

Tanggapi Survei Indo Barometer, Gibran Bantah Ditolak Warga di Pilwakot Solo

Bagyo yang bekerja sebagai penjahit, sementara Supardjo adalah karyawan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan juga sebagai Ketua RW menegaskan sebagai orang kecil tidak pernah takut dengan siapapun lawannya.

Ia pun maju Pilwakot Solo atas dasar kehendak rakyat. Sementara Supardjo adalah karyawan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan juga sebagai Ketua RW di Pajang, Laweyan.

"Saya pantang mundur, pokoknya maju terus siapapun lawannya (Gibran atau Purnomo)," ujar Bagyo.

Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo)
Pendukung Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo). Foto: MP/Ismail

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, mengatakan pasangan Bajo merupakan bakal calon independen yang pertama menyerahkan 41.425 syarat dukungan ke KPU Solo. Berkas syarat dukungan tersebut belum resmi diterima KPU karena masih dalam proses pengecekan administrasi.

"Syarat dukungan yang diserah terimakan Bajo ini berupa dokumen asli hasil cetak formulir Model B2-KWK Perseorangan (rekap seluruh kota)," kata Nurul.

Ia menbahkan kalau penyerahan syarat dukungan sudah memenuhi ketentuan, KPU baru memberikan berita acara penerimaan dokumen untuk kemudian dilanjutkan verifikasi faktual mulai tanggal 26 Februari sampai 15 Maret 2020.

Baca Juga

Elite PDIP Angkat Bicara Soal Penolakan Akar Rumput Terhadap Bobby dan Gibran

Diketahui pasangan calon perseorangan dalam Piwalkot Solo 2020, harus menyerahkan syarat dukungan paling sedikit 8,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu terakhir sejumlah 421.999 orang, yaitu dibulatkan 35.870 orang pendukung. Penyerahan syarat dukungan dilakukan Rabu-Minggu (19-23/2).

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH