Pasangan Maming-Rakhman Berpeluang Menang di Tanah Bumbu Ilustrasi - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak saat pandemi COVID-19. (ANTARA/Ardika/am).

MerahPutih.com - Indonesia Politica Studies memberikan hasil survei Pilkada Tanah Bumbu dengan menunjukkan pasangan Syafruddin H. Maming-M. Alpiya Rakhman (SHM-MAR) berpeluang menang di Pilkada Tanah Bumbu 2020.

Survei dilakukan melalui penarikan sampel dari tanggal 9 November-27 November 2020, dengan hasil Syafruddin H. Maming-M. Alpiya Rakhman saat ini unggul dari 2 pasangan lawannya.

"Jika tidak banyak perubahan terjadi pasangan ini akan menang," kata Direktur Eksekutif Indonesia Politica Studies, Amri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (3/12).

Baca Juga

KPU Gunung Kidul Optimistis Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen

Amri menjelaskan telah melakukan survei dengan metode mutlistage random sampling di setiap desa dengan cara diwawancarai lewat tatap muka dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

Hasilnya, kata Amri, duet SHM-MAR memperoleh elektabilitas 42,4 persen, disusul pasangan Zairullah dan M Rusli dengan total elektabilitas 40,9 persen, pasangan Mila Karmila dan Zainal Arifin dengan total elektabilitas 5,5 persen, dan yang masih belum menjawab dan belum menentukan pilihannya sebesar 11,2 persen.

"Hasil survei tersebut merupakan total hitungan dari semua point yang diwawancari dari masyarakat Tanah Bumbu dengan point-point utama yaitu, masyarakat melihat para calon dari pengenalan popularitas, rekam jejak, dan visi-misi yang akan di bawa untuk membangun Tanah Bumbu ke 5 tahun ke depan," sambungnya.

Syafruddin H. Maming. Foto: Istimewa

Amri menjelaskan bahwa pasangan SHM-MAR melekat pada sosok Mardani H. Mmaing yang kini menjabat Ketum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) dan juga pernah menjabat sebagai Bupati Dua Periode di Tanah Bumbu.

"Pasangan SHM-MAR ini kan melekat pada figur saudaranya Mardani H. Maming. Bagaimanapun sudah banyak memberikan program dan kontributi terbaik untuk rakyat Tanah Bumbu. Ini menjadi poin penting juga bagaimana masyarakat Tanah Bumbu tergerakkan," sambungnya.

Ia juga menilai, dilihat dari sisi program SHM-MAR ingin kembalikan program yang positif seperti beasiswa pendidkan dan kesehatan menjadi hal yang dinantikan masyarakat

"Masih ada yang belum menentukan pilihan sebesar 11,2% ini yang akan membawa kemenangan pasangan calon di 9 Desember 2020 nanti," pungkasnya

Amri menambahkan, survei ini bisa digunakan untuk rujukan, tolak ukur masyarakat Tanah Bumbu melihat nilai-nilai yang diharapkan untuk menjadi sosok pemimpin.

Survei ini dilakukan dengan metode pengisian kuesioner untuk memastikan keakuratan hasil dengan margin of error 3,58 persen. (*)

Baca Juga

Waspadai Konflik Terjadi Jelang Pemungutan Suara Pilkada Serentak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
UGM Terpilih Jadi Universitas Terbaik di Indonesia Versi 4ICU
Indonesia
UGM Terpilih Jadi Universitas Terbaik di Indonesia Versi 4ICU

4ICU merupakan lembaga pemeringkatan universitas global yang mengukur keberadaan digital dan popularitas.

Pemerintah Akui Kewalahan Hadapi COVID-19
Indonesia
Pemerintah Akui Kewalahan Hadapi COVID-19

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Doni Munardo mengakui, pemerintah kewalahan menghadapi virus COVID-19 yang sudah berlangsung kurang lebih selama 10 bulan.

Risma Ajak Warga Datang ke TPS
Indonesia
Risma Ajak Warga Datang ke TPS

"Karena akan menentukan bagaimana Surabaya lima tahun ke depan. Kalau sampai tidak memilih (golput) maka warga juga akan rugi. Jadi ayo datang ke TPS," ucapnya

Potensi Wakaf Uang Sentuh Rp188 T setahun, Jokowi Minta untuk Atasi Kemiskinan
Indonesia
Potensi Wakaf Uang Sentuh Rp188 T setahun, Jokowi Minta untuk Atasi Kemiskinan

Potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp2.000 triliun dan potensi wakaf uang bisa menembus angka Rp188 triliun

Biden Diyakini Pilih Jalan Untungkan Banyak Negara Dalam Kebijakan Ekonomi
Indonesia
Biden Diyakini Pilih Jalan Untungkan Banyak Negara Dalam Kebijakan Ekonomi

Biden akan mengedepankan pendekatan multilateral (menguntungkan banyak negara), berbeda dengan Trump yang lebih mengedepankan unilateral (menguntungkan sepihak).

Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19

Mereka diminta membuat surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatannya.

Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum
Indonesia
Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, alasan perkara ini hentikan karena tidak ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Raffi Ahmad dan kawan-kawan.

Reklamasi Ancol Buat Komersil, Fraksi PAN Bakal Tolak
Indonesia
Reklamasi Ancol Buat Komersil, Fraksi PAN Bakal Tolak

PAN akan menentang keras bila Anies izinkan perluasan Ancol, seperti 17 reklamasi sebelumnya untuk kepentingan komersil.

Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Kampung, Ini Persyaratannya
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Kampung, Ini Persyaratannya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memberikan izin bagi mayarakat yang ingin melaksanakan kegiatan resepsi pernikahan di kampung

Soal Penarikan Kompol Rosa, BW: Polri atau Firli yang Berbohong?
Indonesia
Soal Penarikan Kompol Rosa, BW: Polri atau Firli yang Berbohong?

Kompol Rosa adalah penyidik yang menangani kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) caleg PDIP Harun Masiku.