Partisipasi Pembelajaran Tatap Muka Rendah, Gibran Angkat Bicara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismai

MerahPutih.com - Komisi IV DPRD Solo, Jawa Tengah, menyebut angka partisipasi siswa SMPN dalam mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sangat rendah.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait persoalan rendahnya partisipasi siswa mengikuti PTM. Ia menegaskan tidak akan memaksa siswa untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

Baca Juga

DPRD Solo Soroti Rendahnya Partisipasi Siswa saat Pembelajaran Tatap Muka

"Kalau orang tua keberatan anaknya ikuti pembelajaran tatap muka kita tidak akan memaksa. Kita tetap memfasilitasi siswa yang mau belajar dari rumah," kata Gibran

Suami Selvi Ananda ini memastikan kelengkapan infrastruktur di sekolah untuk memfasilitasi siswa yang masih tetap mau belajar dari rumah.

Sementara itu, bagi siswa yang belajar tatap muka sarana dan prasarana (Sarpras) protokol kesehatan juga sudah dilengkapi seperti tempat cuci tangan, masker, dan face shield.

"Vaksinasi guru dan staf sekolah. Untuk masuk sekolah itu atas izin dari orang tua kalau orang tua tidak mengizinkan, kita tidak memaksa," kata dia.

Komisi IV DPRD Solo, Jawa Tengah memantau pelaksanaan PTM di SMP Islam Diponegoro, Rabu (24/3). (MP/Ismail)
Komisi IV DPRD Solo, Jawa Tengah memantau pelaksanaan PTM di SMP Islam Diponegoro, Rabu (24/3). (MP/Ismail)

Gibran tidak mempermasalahkan jika pada akhirnya masih tetap ada siswa ingin belajar di rumah karena tidak mendapatkan izin dari orang tua.

Pemkot sudah berusaha semaksimal mungkin membuka sekolah dengan melakukan simulasi PTM sebanyak 23 SMP swasta dan negeri.

"Tidak ada paksaan, monggo (silahkan). Saya bilang saja, Solo sudah aman dan kita sudah aman dari COVID-19," katanya.

Ia mengaku juga melakukan pengecekan langsung pembelajaran tatap muka dI SMPN 7 Solo. Alhasil, memang ada satu sampai dua siswa yang orang tuanya belum menyetujui anaknya belajar tatap muka.

"Untuk orang tua murid, saya sampaikan yang namanya vaksinasi untuk kekebalan kelompok, bukan individu. Kalau yang belum divaksin jangan takut karena vaksin melindungi orang yang belum divaksin," tutup Gibran.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Solo, Putut Gunawan mengatakan, partisipasi siswa dalam mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Solo masih rendah. Hal itu diketahui saat Komisi IV DPRD Solo melakukan sidak di SMPN 3 dan SMPN 4 Solo.

Putut mencontohkan di SMPN 3 Solo dari surat formulir pernyataan bermaterai orang tua untuk mengizinkan anak mengikuti PTM, hanya terealisasi 25 persen. Sementara di SMPN 4 Solo hanya 50 persen.

"Sisanya orang tua tidak mengembalikan formulir. Yang artinya orang tua masih enggan melepas anaknya untuk mengikuti PTM," kata dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Jateng Buka Pembelajaran Tatap Muka pada Juli, Ganjar Minta Guru Divaksin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ribka Tjiptaning Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Indonesia
Ribka Tjiptaning Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Pemberian sembako oleh pemerintah, hanya buat rakyat senang sesaat

Duit Rp888 Miliar Bagi Anggota DPRD Sangat Tidak Wajar
Indonesia
Duit Rp888 Miliar Bagi Anggota DPRD Sangat Tidak Wajar

Lebih baik anggaran kenaikan RKT yang capai Rp888 miliar itu difokuskan kepada penanganan COVID-19 Pemerintah DKI.

Masa Angkutan Natal, Jumlah Pengguna KRL Tembus 2 Juta
Indonesia
Masa Angkutan Natal, Jumlah Pengguna KRL Tembus 2 Juta

KRL Commuter Line Jabodetabek tetap beroprasi sesuai dengan jam operasi selama masa angkutan Natal dan tahun baru 2021.

BI Longarkan Uang Muka KPR, Bank Diminta Ikutin Aturan BI
KPR
BI Longarkan Uang Muka KPR, Bank Diminta Ikutin Aturan BI

BI meluncurkan relaksasi berupa pelonggaran uang muka KPR paling tinggi 100 persen berlaku 1 Maret-31 Desember 2021.

Pengesahan UU Ciptaker Bentuk Persekongkolan Jahat Pemerintah, DPR dan Pengusaha
Indonesia
Pengesahan UU Ciptaker Bentuk Persekongkolan Jahat Pemerintah, DPR dan Pengusaha

Din menyebut pengesahan UU sapu jagad tersebut sebagai bentuk persekongkolan jahat.

Setahun Pandemi COVID-19, Volume Limbah Medis Solo Naik 10 Persen
Indonesia
Setahun Pandemi COVID-19, Volume Limbah Medis Solo Naik 10 Persen

Kepala Seksi Pengelolaan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Heri Widianto mengatakan, hal tersebut sebagai akibat tingginya operasional fasilitas layanan masyarakat dalam menangani kasus infeksius.

Vaksinasi COVID-19 Yogyakarta Tahap Kedua Ditargetkan 3.200 Orang per Hari
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Yogyakarta Tahap Kedua Ditargetkan 3.200 Orang per Hari

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memulai vaksinasi massal pada 1 Maret 2021. Target individu yang terima vaksin COVID-19 sebanyak 3.200 orang per hari.

PSI: DPR Citranya Makin Ambyar, Jadi Sarang Makelar Politik Kelas Kakap
Indonesia
PSI: DPR Citranya Makin Ambyar, Jadi Sarang Makelar Politik Kelas Kakap

Anggota DPR yang lama di Komisi III DPR pasti tahu pantangan yang tidak boleh dilakukan KPK

7 Perusahaan Bakal Relokasi Pabrik ke Indonesia
Indonesia
7 Perusahaan Bakal Relokasi Pabrik ke Indonesia

Kecepatan untuk mengurus perizinan merupakan daya tarik yang paling dicari investor dan dunia usaha.

Bobby dan 10 Kader Murni Menangkan Pilkada di Sumut, PDIP: Sumut Masih Merah
Indonesia
Bobby dan 10 Kader Murni Menangkan Pilkada di Sumut, PDIP: Sumut Masih Merah

Tidak sia-sia DPP menugaskan Pak Djarot Saiful Hidayat