Partai Demokrat Cari Kesamaan Frekuensi Dalam Bangun Koalisi Pilpres Ketum Partai Demokrat AHY. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Peta koalisi di Pemilu 2024 belum jelas. Penjajakan masih dilakukan berbagai partai politik untuk membangun gerbong bdrsama untuk memuluskan ambisi ambil alih kepemimpinan politik di ajang lima tahunan itu.

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun masih membuka peluang dengan partai manapun. Saat ini Demokrat terus berkomunikasi dengan beberapa parpol maupun tokoh nasional.

Baca Juga:

Pekan Depan, DPR-KPU-Pemerintah Putuskan Tahapan Pemilu 2024

"Yang juga penting menurut saya, kita membangun chemistry, pada akhirnya menyamakan frekuensi. Kalau sudah terbentuk maka kita akan memiliki koalisi yang solid," jelas AHY saat kunjungannya di Trenggalek, dikutip Jumat (20/5).

Kendati demikian, sampai sekarang memang belum ada keputusan partai apa yang akan berkoalisi dengan Demokrat. Keputusannya bergantung dengan dinamika politik hingga menjelang 2024 nanti.

"Semakin hari semakin baik komunikasinya, tetapi sekali lagi masih sangat cair semuanya masih sangat dinamis," jelas purnawirawan TNI berpangkat Mayor ini.

Kesamaan yang dimaksud adalah visi, misi sekaligus semangat dalam melakukan perubahan masa depan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Bendera Partai. (Foto: MP/ Dicke)
Bendera Partai. (Foto: MP/ Dicke)

Putra sulung Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) tersebut menilai, dalam politik semua hal bisa saja terjadi. Kini, partainya gencar turun ke lapangan untuk menyapa masyarakat dan menjaring aspirasi warga.

"Kami ingin fokus terus memperjuangkan masyarakat kita melalui program-program pro rakyat yang insya Allah kami kerjakan," imbuh AHY yang juga penghobi olah raga Basket dan Voli ini.

Dalam beberapa hari ini, AHY dan sejumlah punggawa Partai Demokrat menggelar safari politik di Jawa Timur, beberapa daerah sasaran. Antara lain Pacitan, Trenggalek dan Ponorogo. (Knu)

Baca Juga:

Pemilu 2024 Jadi Perhatian Dewan Pers Periode 2022-2025

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 INDEF Ingatkan Menko Airlangga Ancaman Kaos Akibat 'Rakyat Lapar'
Indonesia
INDEF Ingatkan Menko Airlangga Ancaman Kaos Akibat 'Rakyat Lapar'

Tercermin dari berlarut-larutnya krisis minyak goreng dan melambungnya harga kedelai saat ini.

DPRD DKI Semprot Anies Rekrut PJLP Melebihi Kapasitas
Indonesia
DPRD DKI Semprot Anies Rekrut PJLP Melebihi Kapasitas

Perekrutan Penyediaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemprov DKI mendapat sorotan tajam dari Komisi A DPRD DKI Bidang Pemerintahan.

Inflasi di Negara Berkembang Bakal Capai 8,7 Persen
Indonesia
Inflasi di Negara Berkembang Bakal Capai 8,7 Persen

Sentral di seluruh negara harus bertindak tegas terhadap inflasi, namun tetap harus mengkomunikasikan tindakannya dengan sangat efektif.

Warga Diimbau Tak Nonton World Superbike Mandalika dari Atas Bukit
Indonesia
Warga Diimbau Tak Nonton World Superbike Mandalika dari Atas Bukit

Antusiasme warga NTB untuk menyaksikan balapan cukup tinggi, mereka rela memanjat pohon dan naik ke atas bukit serta dari atas dam truk.

Pemerintah Diminta Tutup Pintu Masuk dari Negara Lain Sikapi Tingginya Kasus Omicron
Indonesia
Pemerintah Diminta Tutup Pintu Masuk dari Negara Lain Sikapi Tingginya Kasus Omicron

Pemerintah dinilai sudah semestinya untuk memperketat pintu masuk negara dari luar negeri, guna menekan lonjakan kasus varian baru COVID-19 Omicron.

Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air Bertambah 1.053
Indonesia
Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air Bertambah 1.053

Sementara jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin COVID-19 dosis pertama yakni sebanyak 104.308.702

Bertepatan Idul Adha, CFD Sudirman-MH Thamrin Minggu Besok Ditiadakan
Indonesia
Bertepatan Idul Adha, CFD Sudirman-MH Thamrin Minggu Besok Ditiadakan

Dishub DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan kegiatan CFD di sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin pada Minggu (10/7).

Kader PDIP Berhak Dukung Ganjar Meski Tidak Direstui Megawati
Indonesia
Kader PDIP Berhak Dukung Ganjar Meski Tidak Direstui Megawati

"Selama belum ada keputusan partai terhadap nama calon tertentu, tentu belum ada kewajiban anggota untuk hanya mendukung satu nama saja," ujar Ray

Jokowi Diminta Tak Pilih Kepala Otorita IKN Afiliasi Parpol
Indonesia
Jokowi Diminta Tak Pilih Kepala Otorita IKN Afiliasi Parpol

Penunjukan Kepala Otorita Ibu Kota Negara Nusantara merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dua Kalangan Bikin Hati Hadi Berkesan Selama Jadi Panglima TNI
Indonesia
Dua Kalangan Bikin Hati Hadi Berkesan Selama Jadi Panglima TNI

Siang tadi, Marsekal Hadi Tjahjanto melepas kursi Panglima TNI kepada Jenderal Andika Perkasa