Parpol Disindir Jangan Malu-Malu Kucing Sorongkan Nama Menteri Direktur DIKSI Indonesia, Sebastian Salang. Foto: Net

MerahPutih.com - Partai politik pengusung presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Maruf Amin diminta tak perlu malu-malu mengungkap sosok yang dijagokan menjadi calon menteri.

"Idealnya partai-partai politik itu menyampaikan usulan kader-kader terbaiknya secara terbuka," kata Direktur DIKSI Indonesia, Sebastian Salang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/7).

Baca Juga: Jokowi Beri Prioritas Menteri Muda Nonpartai Isi Kabinet

Direktur DIKSI Indonesia, Sebastian Salang
Direktur DIKSI Indonesia, Sebastian Salang

Menurutnya, selama ini parpol justru terlihat enggan untuk terbuka menyampaikan sosok yang dijagokan sebagai calon menteri. Sebastian merasa parpol-parpol tersebut cenderung bersikap malu-malu kucing. Di satu sisi para partai itu meminta jatah, kata Sebastian, namun di sisi lain mereka enggan membuka nama-namanya ke publik.

"Mereka mau, tapi malu untuk menyampaikan 'kami punya calon'," ucap Sebastian.

Menurut Sebastian, ini perlu dilakukan supaya masyarakat bisa menilai siapa saja nama-nama kader yang diusulkan partai koalisi tersebut. Alasan kedua, supaya publik bisa melihat kompetensi sosok yang diajukan sebagai calon menteri.

"Track record-nya bagaimana, integritasnya gimana, kemampuannya bagaimana, keberaniannya untuk mengeksekusi kebijakan bagaimana. Itu harus dinilai semuanya," kata Sebastian.

Baca Juga: Prodem dan Jokowi Beda Visi Tentang Menteri Muda di Kabinet

Sementara itu, Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai, kemungkinan partai Gerindra bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf amin lebih besar. Sebab tidak ada penolakan dari partai koalisi.

"Karena tidak ada resistensi dari partai-partai koalisi, khusunya partai politik besar dikubu pak Jokowi (PDIP dan Golkar)," ujar Ray

Selain itu, merapatnya Gerindra ke pemerintahan juga dapat membentuk tradisi baru. Karena, sejak Gerindra didirikan, Ray menyebut belum ada tradisi untuk terlibat dalam pemerintahan.

"Pilihan bergabung dengan pemerintahan itu sangat realistis bagi Gerindra," ujarnya.

Ilustrasi menteri

Terkait ditinggalkan para pendukung partai, Ray menilai tak akan ada lagi kekecewaan. Karena, bergabung dengan pemerintahan sebagi wujud tindak lanjut dari pertemuan antara Jokowi dan Prabowo.

Baca Juga: Deretan Nama-Nama Kandidat 'Menteri Milenials' Jokowi

"Kalau Gerindra atau Prabowo masuk ke kabinet sudah tidak ada lagi (kekecewaan)," ujarnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH