Parlemen Belanda Akui Pembunuhan Massal Armenia 1915 Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, Rabu (10/1). (ANTARA FOTO/Yasin Bulbul/Presidential Palace/Handout via REUTERS)

MerahPutih.com - Parlemen Belanda pada Kamis (22/2) mengesahkan mosi yang mengakui pembunuhan massal terhadap 1,5 juta warga Armenia pada 1915 sebagai pemusnahan suku bangsa.

Langkah yang didukung oleh semua partai besar itu berisiko semakin menegangkan hubungan diplomatik antara Den Haag dan Ankara.

Dilansir Antara, hubungan di antara keduanya itu telah menegang sejak Belanda melarang seorang menteri Turki melakukan kampanye di Belanda tahun lalu.

Belasan negara lain Uni Eropa telah mengesahkan resolusi serupa.

Turki menolak menganggap pembunuhan-pembunuhan, yang terjadi pada Perang Dunia Pertama, itu sebagai genosida. (*)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH