Pariwisata Yogyakarta Bergeliat, Okupansi Hotel Capai 55 Persen Hotel di Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Sektor Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai bergairah kembali. Tingkat okupansi hotel kini mencapai 55 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono menjelaskan, peningkatan okupansi terjadi karena mulai banyak aktifitas event meeting dari Kementerian, Pemerintah daerah dan kegiatan perusahaan swasta di Jogja.

Selain itu, tren kegiatan berwisata sambil bersepeda turut mendorong peningkatan tingkat hunian hotel.

Baca Juga

Mendagri Wanti-wanti Libur Panjang Jangan Sampai Terjadi Lonjakan Corona

"MICE maupun wisata sepeda di DIY yang lagi ngetren mendorong peningkatan okupansi," katanya di Yogyakarta,Senin (19/10).

Tren wisata sepeda kini tengah diarahkan ke wisata heritage dimana para pesepeda diajak keliling mengunjungi tempat dan candi bersejarah atau berbudaya di wilayah Yogyakarta.

Hotel di Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

Para pelaku hotel diharapkan dapat menangkap peluang ini dengan mengkombinasikan paket bersepeda dengan paket menginap di hotel.

"Kami harapkan hotel-hotel bisa membuat rute sepeda wisata,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga masih terus mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan new normal diseluruh anggota hotel PHRI DIY.

Dedy melanjutkan tren peningkatan okupansi terjadi pada hotel bintang tiga ke atas. Sementara hotal kelas melati atau non hotel masih harus "berdarah-darah" mencari pengunjung.

Baca Juga

4 Tempat Wisata Solo Ini Bikin Kamu Lupa Yogyakarta

Sayangnya, tren peningkatan okupansi ini sempat terganggu dengan adanya demo anarkis beberapa waktu lalu. Dedy berharap agar pemerintah bisa mencegah tindakan anarkis agar tidak terulang kembali. (Teresa Ika/Yogyakarta)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Klaster Baru COVID-19 Pasar Xinfadi Tiongkok, Begini Prediksi Para Ahli Terkait Asal Mulanya
Dunia
Klaster Baru COVID-19 Pasar Xinfadi Tiongkok, Begini Prediksi Para Ahli Terkait Asal Mulanya

Kemungkinan berasal dari masuknya daging dan ikan dari berbagai negara ke pasar grosir terbesar di Beijing tersebut.

31 Perusahaan Tutup Akibat Corona, Golkar Sebut Pemprov DKI Gagal Antisipasi
Indonesia
31 Perusahaan Tutup Akibat Corona, Golkar Sebut Pemprov DKI Gagal Antisipasi

Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) pun diminta Baco untuk mengevaluasi pengawasan di perusahaan agar tidak ada lagi klaster kasus COVID-19.

Ketua DPRD Dukung Anies Buka Kembali Bioskop
Indonesia
Ketua DPRD Dukung Anies Buka Kembali Bioskop

Prasetyo mengingatkan pembukaan sinema harus disertai protokol kesehatan ketat agar tak jadi klaster baru penyebaran COVID-19.

Dua Dapur Umum Bakal Dibangun di Kemayoran dan Johar Baru
Indonesia
Dua Dapur Umum Bakal Dibangun di Kemayoran dan Johar Baru

Dapur umum ini sengaja dibentuk untuk membuat bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak penanganan COVID-19

Warga Cemas Gegara COVID-19, Muhammadiyah Sediakan Puluhan Psikolog
Indonesia
Warga Cemas Gegara COVID-19, Muhammadiyah Sediakan Puluhan Psikolog

Bagi warga yang ingin berkonsultasi dapat menghubungi admin LDP MCCC

27 Vaksin COVID-19 di Dunia Masuki Uji Klinis
Indonesia
27 Vaksin COVID-19 di Dunia Masuki Uji Klinis

Setelah ditemukanya vaksin, tantangan lain adalah memproduksi, mengalokasikan dan mendistribusikan vaksin sehingga bisa diakses seluruh masyarakat dunia.

 Pengamat Nilai Langkah OTT KPK Terhadap Wahyu Setiawan Bukan Gebrakan Luar Biasa
Indonesia
Pengamat Nilai Langkah OTT KPK Terhadap Wahyu Setiawan Bukan Gebrakan Luar Biasa

"Ini tak bisa disebut sebagai gebrakan. Karena katanya kasusnya sudah lama. Artinya sprindiknya sudah keluar tinggal actionnya," kata Ray kepada merahputih.com

PPD Luncurkan Bus JRC dengan Tiga Trayek Bantu Urai Penumpang KRL
Indonesia
PPD Luncurkan Bus JRC dengan Tiga Trayek Bantu Urai Penumpang KRL

Tiga trayek baru tersebut di berawal dari Grand Central Bogor di dekat Stasiun Bogor menuju Stasiun Juanda

Masjid Agung Keraton Surakarta Mulai Adakan Salat Jumat
Indonesia
Masjid Agung Keraton Surakarta Mulai Adakan Salat Jumat

MUI tetap meminta pada pengelola tempat ibadah agar waspada akan penularan virus corona.

 Pemda DIY Siapkan Dana Rp246 Miliar Untuk Penanganan Darurat Corona
Indonesia
Pemda DIY Siapkan Dana Rp246 Miliar Untuk Penanganan Darurat Corona

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY, Biwara Yuswantana menjelaskan dana tersebut terkumpul dari dana tak terduga ditambah dengan realokasi dari APBD DIY.