Wisata Indonesia
Pariwisata Megap-Megap, Pengusaha Hotel di Yogyakarta Minta Keringanan Pandemi membuat tingkat hunian hotel di Yogyakarta turun. (Foto: MP/Teresa Ika)

PARA pengusaha hotel dan restauran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY meminta pemerintah DIY memberikan keringanan biaya iuran atau retribusi. Pasalnya kondisi dunia pariwisata tengah "megap-megap" akibat sepinya tamu dan pengunjung.

Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana mengatakan para pengusaha sangat membutuhkan adanya relaksasi dalam pembayaran iuran.

Baca Juga:

Penyebab Harga Tiket Wisata Lokal dan Asing Berbeda di Negeri Aing

yogya
Pengusaha hotel di Yogyakarta meminta relaksasi. (Foto: MP/Teresa Ika)

"Misalnya untuk pembayaran iuran BPJS, listrik, pajak daerah dan lainnya. Karena saat ini kondisi usaha sangat berat," kata Dedy di Yogyakarta, Selasa (02/02).

Kondisi iklim pariwisata kini diambang kematian usai pembatasan kegiatan masyarakat diperpanjang hingga 8 Februari. Saat ini sekitar 200 dari 400 hotel dan restauran tergabung dalam PHRI DIY nyaris gulung tikar. Sementara 30 usaha sudah mati dan sisanya dalam kondisi terengah-engah.

Para pengusaha yang bertahanpun sudah melakukan beragam cara untuk menekan biaya seperti merumahkan sementara karyawan dan mengirit pemakaian listrik. Namun langkah tersebut belum mampu memberikan keuntungan bagi para pengusaha. Okupansi hotel di DIY saat ini sangat rendah hanya sekitar 13,5 persen.

Baca Juga:

Rest Area Jelma Jadi Tempat Wisata

yogya
Pandemi membuat wisatawan enggan melakukan perjalanan. (Foto: MP/Teresa Ika)

"Banyak calon wisatawan merasa ragu dan khawatir tentang keamanan. Padahal, kami sudah menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Ia melanjutkan, pengusaha pariwisata saat ini kesulitan membuat strategi bisnis untuk bisa terus beroperasi. Adanya relaksasi diharapkan mampu meringankan beban para pengusaha.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, kebijakan pembayaran pajak daerah untuk hotel dan restoran dihitung berdasarkan transaksi.

"Ketika ada transaksi, tentu ada pajak dari konsumen yang dipungut dan kemudian disetorkan ke pemerintah daerah. Ketika tidak ada transaksi, maka tidak ada kewajiban pajak yang harus disetorkan oleh pelaku usaha. Saya kira, aturan yang berjalan seperti itu," katanya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Mengenal 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menapak Tilas Indekos para Revolusioner di Lokasi Sumpah Pemuda
Indonesiaku
Menapak Tilas Indekos para Revolusioner di Lokasi Sumpah Pemuda

Terdapat sejumlah kenangan Indekos Pemuda Revolusioner di Lokasi Sumpah Pemuda

#KembaliBerwisata Ajak Traveler Liburan ke Labuan Bajo
Travel
#KembaliBerwisata Ajak Traveler Liburan ke Labuan Bajo

Julio juga mengandeng beberapa influencer papan atas seperti Awkarin, Keanu dan influencer terkemuka lainnya.

Umakite, Tempat Ngopi Sultan Banten di Serang
Kuliner
Umakite, Tempat Ngopi Sultan Banten di Serang

Muncul banyak kafe di Serang sejak satu dekade ke belakang.

Sei Sapi Khas NTT, Bukan Daging Asap Biasa
Kuliner
Sei Sapi Khas NTT, Bukan Daging Asap Biasa

Sajian khas NTT yang tengah naik daun.

Semarang, Surganya Kuliner Jamu dan Rempah
Kuliner
Semarang, Surganya Kuliner Jamu dan Rempah

Kamu bisa menemukan banyak kuliner Jamu di Semarang.

Sambal Sempurnakan Hidangan
Kuliner
Sambal Sempurnakan Hidangan

Tak ada sambal di meja, selera makan bisa menurun.

Macan Kumbang Masuk ke Permukiman Warga di Banten
Travel
Macan Kumbang Masuk ke Permukiman Warga di Banten

Macan kumbang itu ternyata mengalami sakit.

Serbadaging, Sajian Idul Adha Khas Berbagai Daerah Nusantara
Kuliner
Serbadaging, Sajian Idul Adha Khas Berbagai Daerah Nusantara

Satu hal yang pasti, semuanya nikmat.

'Queen Waterfall', Surga di Tengah Rimba Pulau Moyo
Travel
'Queen Waterfall', Surga di Tengah Rimba Pulau Moyo

Lady Diana pernah ke destinasi ini.

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diangkat Jadi Duta Kuliner Jabar
Kuliner
Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diangkat Jadi Duta Kuliner Jabar

Ridwan Kamil angkat Ade Londok jadi Duta Kuliner Jawa Barat.