Pariwisata Lombok Diprediksi Melejit Usai MotoGP Mandalika Kawasan Gili Meno, Kepulauan Gili, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dikenal dengan keindahan pesona bawah laut. (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

MerahPutih.com - Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat telah selesai digelar dengan sukses, selama Jumat (18/3) hingga Minggu (20/3) lalu. MotoGP Mandalika akan meninggalkan banyak kesan terutama bagi dunia pariwisata di Lombok.

Industri pariwisata kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya diprediksi akan terus mengalami peningkatan usai usai gelaran MotoGP Mandalika 2022.

"Setelah MotoGP untuk Lombok sudah pasti ada peningkatan. Kami melihat nanti pas April, masuk liburan Lebaran, sekolah akan lebih besar lagi," ujar Area Manager East Indonesia Tiket.com Rajasa Hadisoemarto di Lombok Tengah, Selasa (22/3).

Baca Juga:

Ribuan Penonton MotoGP Mulai Tinggalkan Lombok

Menurut dia, perhelatan MotoGP pada race utama dihadiri Presiden Joko Widodo membangkitkan rasa penasaran sebagian orang terkait Lombok dan khususnya Mandalika, sehingga memasukkan wilayah ini ke dalam salah satu destinasi wisata mereka.

"Orang-orang kan penasaran seheboh apa sih. Yang tadinya orang tidak terpikir pergi ke Lombok, Mandalika. Begitu ada heboh-heboh MotoGP, Presiden sampai datang. Akhirnya mereka melihat, Lombok yang awalnya tidak mereka pikirkan sebagai destinasi jadi terpikirkan," kata dia, dikutip Antara.

Di sisi lain, berbagai pelonggaran seperti ditiadakannya tes antigen atau PCR bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan penurunan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat juga berdampak positif pada pertumbuhan industri pariwisata khususnya di Lombok dan Bali.

Kawasan Lombok dikenal dengan wisata alam khususnya pantai serta budaya khususnya Suku Sasak. Rajasa mengatakan, pantai Kuta Mandalika dan Pantai Senggigi menjadi daya tarik bagi para pelancong.

Baca Juga:

Pawang Hujan hingga Marc Marquez Absen, Momen Menarik di MotoGP Mandalika 2022

Selain itu, ada juga kepulauan Gili yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan, Gili Air yang menawarkan pengalaman bawah air hingga ketenangan jiwa.

Bagi mereka yang ingin mencari kuliner khas lokal, umumnya bisa mengunjungi Mataram. Di sana wisatawan bisa mencoba mencicipi makanan khas seperti Sate Rembiga dan Nasi Balap dengan cita rasa pedas.

"Memang di Lombok masih ada pantai lagi, hanya pantai-pantai belum hit lah. Yang sekarang nge-hit itu saja di Kuta, Bazaar Mandalika yang terletak di dekat Mandalika, seperti pasar malam berisi restoran. Setiap malam di Senggigi," kata Rajasa.

Berbicara karakteristik wisatawan yang datang ke Lombok, dia menilai masih didominasi keluarga dan anak-anak muda. Pelancong berusia muda biasanya datang di akhir pekan walau tidak menutup kemungkinan di hari-hari lainnya. Sementara keluarga umumnya khusus di masa liburan sekolah.

"(Wisawatan ke Lombok) kebanyakan anak muda dan keluarga. Kalau yang agak-agak old mungkin tidak. Lombok dan Bali tidak jauh beda karena seberang-seberangan. Pantainya mirip-mirip. Kalau anak muda biasanya bisa kapan pun datang, setiap weekend lah. Tetapi kalau family kan mau tidak mau menunggu liburan sekolah," demikian kata Rajasa. (*)

Baca Juga:

Miguel 'The King of Mandalika' Oliveira, si Pembalap Dokter Gigi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gandeng KemenPUPR, Pemprov DKI Siap Salurkan Air Bersih ke Warga Jakarta
Indonesia
Gandeng KemenPUPR, Pemprov DKI Siap Salurkan Air Bersih ke Warga Jakarta

Jadi semakin banyak pam menyalurkan air bersih, maka penyedotan air melalui pompa akan berkurang

Realisasi KUR Sentuh 58,53 Persen di Awal Agustus 2021
Indonesia
Realisasi KUR Sentuh 58,53 Persen di Awal Agustus 2021

Adapun target penyaluran KUR dari tahun 2015 sampai dengan 2021 terus meningkat dari sebesar Rp 30 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 253 triliun di tahun 2021.

KSP Tegaskan Indonesia Berada di Jalur Akhiri Pandemi COVID-19
Indonesia
KSP Tegaskan Indonesia Berada di Jalur Akhiri Pandemi COVID-19

Abraham mengatakan, sejak 24 Maret hingga 26 Mei 2022, laju penularan COVID-19 bisa dikatakan sudah terkendali.

Akan Dibuka Jokowi dan Ditutup Erick Thohir, Munas V INTI Bahas Penguatan Ekonomi
Indonesia
Akan Dibuka Jokowi dan Ditutup Erick Thohir, Munas V INTI Bahas Penguatan Ekonomi

Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan datang dan akan menyambut seluruh delegasi pada welcome dinner.

Seimbangkan Harga, Holding BUMN Pangan Jual Daging Beku Rp 85 Ribu Per Kilogram
Indonesia
Seimbangkan Harga, Holding BUMN Pangan Jual Daging Beku Rp 85 Ribu Per Kilogram

Harga pangan melonjak di saat Ramadan dan menjelang Lebaran dikarenakan permintaan yang meningkat.

Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pemilu 2024 Ditunda
Indonesia
Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pemilu 2024 Ditunda

Mayoritas publik menolak penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden.

Capaian Vaksin Anak di Jakarta Baru 45 Persen
Indonesia
Capaian Vaksin Anak di Jakarta Baru 45 Persen

Pemprov DKI masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19

Menko Polhukam Ingatkan Independensi Polri Jangan Terganggu Kepentingan Politik
Indonesia
Menko Polhukam Ingatkan Independensi Polri Jangan Terganggu Kepentingan Politik

Mahfud MD meminta independensi Polri tidak diganggu oleh kepentingan politik.

Di Tengah BOR Turun, RS Darurat COVID-19 Donohudan Mulai Dioperasikan
Indonesia
Di Tengah BOR Turun, RS Darurat COVID-19 Donohudan Mulai Dioperasikan

RS Darurat COVID-19 Asrama Haji Donohudan (AHD) di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai dioperasikan.

Terdampak PPKM, PHRI DIY Minta Insentif dan Keringanan PBB
Indonesia
Terdampak PPKM, PHRI DIY Minta Insentif dan Keringanan PBB

"Kondisi seperti ini dengan pemberlakuan pembatasan membuat kami galau. Ada beberapa kewajiban yang harus kami penuhi yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit. Kami berharap sedikit keringanan atau insentif dari Pemda,” kata Deddy di Yogyakarta, Jumat (11/02).