Pariwisata Jamaika Kembali Dibuka  Fase pertama mulai dari tanggal 15 sampai 30 Juni (Foto: Unsplash/Josh Eaton)

JAMAIKA membuka kembali perbatasannya untuk perjalanan internasional pada 15 Juni. Negara di Karibia ini mengharuskan penumpang yang tiba untuk menjalani pemeriksaan suhu dan memperkenalkan protokol untuk industri pariwisata.

Fase 1 pembukaan kembali Jamaika dimulai dari tanggal 15 Juni hingga 30 Juni. Pariwisata akan dibatasi pada “Koridor Tangguh COVID-19” di sepanjang pantai dari Negril ke Port Antonio. Negara tersebut telah menerapkan perangkat protokol keselamatan yang komprehensif dan ketat.

Baca juga:

Swiss Terapkan Standar Pembersihan Baru Jelang Pembukaan Perbatasan

1
Menerapkan protokol keselamatan yang ketat (Foto: Unsplash/Brighton Pereira)

“Pariwisata adalah sumber kehidupan ekonomi lokal kami. Dengan bantuan para ahli internasional dan satuan tugas khusus, kami telah mengembangkan protokol. Memungkinkan kami untuk membuka kembali perbatasan kami dengan aman,” Donovan White, direktur pariwisata Jamaika, mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama dengan T + L.

Mereka yakin bahwa ketika memulai kembali ekonomi mereka, Jamaika akan memastikan keamanan terjaga. Sambil menjaga pengalaman otentik yang dicari para pelancong ketika mereka mengunjungi pantai mereka, tambahnya.

Jamaika akan meminta setiap hotel untuk menunjuk setidaknya satu karyawan sebagai "COVID-19 Safety Point Person". Bertugas melakukan pemeriksaan langsung, menurut Jamaica Tourist Board.

Hotel juga harus mengukur suhu staf di awal setiap shift. Menempatkan dispenser pembersih tangan atau tepat cuci tangan di pintu masuk. Membersihkan lift setidaknya sekali setiap 60 hingga 90 menit.

Restoran harus mengurangi kapasitas tempat duduk hingga 70 persen dan menghilangkan konsep tempat makan prasmanan.

Baca juga:

Menara Eiffel Kembali Dibuka, Belum Boleh ke Puncak Menara

2
Setiap hotel menunjuk "COVID-19 Safety Point Person" (Foto: Unsplash/Staicy Androose)

Di pantai atau kolam renang, payung dan kursi harus diletakkan terpisah minimsl 1,8 meter. Pesta dibatasi tidak lebih dari 10 orang. Seorang petugas jarak jauh akan siap untuk berpatroli di pantai-pantai umum.

Pelancong juga harus mengisi formulir pernyataan perjalanan yang menunjukkan apakah mereka pernah atau memiliki gejala COVID-19.

Pada 1 Juni, Jamaika mengizinkan sebagian besar orang untuk kembali bekerja dan mengizinkan bar dibuka kembali dengan pembatasan kapasitas, menurut Dewan Turis Jamaika. Sementara itu, Southwest mengatakan akan melanjutkan penerbangan dari Baltimore dan Orlando ke Montego Bay. (lgi)

Baca juga:

India Terapkan Protokol Baru untuk Pariwisata

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard G.I

LAINNYA DARI MERAH PUTIH