Parents, Rangsang Motorik si Kecil dengan Bermain Bermain bisa jadi saat tepat merangsang kemampuan motorik si kecil. (foto: pixabay/2081671)

TAHAP perkembangan pada si kecil amat mengagumkan. Memasuki bulan keenam, sistem saraf dan kontrol otot si kecill akan semakin berkembang dan selaras. Kemampuan gerak pun berubah, dari cepat dan spontan menjadi lebih halus dan terkontrol.

Seiring bertambahnya usia, si kecil akan mengalami peningkatan kemampuan keterampilan motorik kasar dan halus. Pengembangan motorik kasar melibatkan koordinasi otot-otot besar untuk aktivitas yang lebih aktif. Dengan kemampuan motorik kasar, si kecil bisa duduk, berdiri, berjalan, berlari, menjaga keseimbangan, dan mengubah posisinya.

BACA JUGA:

Barbra Streisand Hadiahkan Saham Disney untuk Putri George Floyd

Sementara itu, keterampilan motorik halus melibatkan koordinasi gerakan otot-otot kecil, meliputi tangan, jari-jari, dan pergelangan tangan. Kemampuan motorik halus memungkinkan si kecil melakukan berbagai hal, seperti menggerakkan tangan untuk makan, menggambar, bermain, mengambil mainan atau barang-barang berukuran kecil, menggenggam dan memberikan benda, dan memasukkan benda ke wadah.

Head of Medical Kabe Nutritionals dr Muliaman Mansyur menjelaskan tahun pertama kehidupan si kecil akan ditandai perkembangan kemampuan motorik yang pesat. Di bulan keempat, ujarnya, si kecil sudah memiliki kontrol otot yang memadai untuk memutar kepalanya dan mengikuti gerakan sebuah objek.

Kemampuan mereka akan terus bertambah dari bulan ke bulan. Saat tahun pertama, umumnya si kecil sudah mampu seimbang, duduk, merangkak, dan akhirnya berdiri. Selian itu, kemampuan motorik halus juga berkembang. Si kecil bisa menyentuh objek secara acak, hingga mampu menggenggam dengan sempurna. "Orangtua dapat melatih motorik si kecil sekaligus juga memberikan nutrisi yang tepat melalui makanan atau camilannya," papar Muliaman dalam rilis yang diterima Merahputih.com.

Tak sulit memberikan rangsangan bagi perkembangan motorik si kecil. Melakukan permainan bersama bisa amat bermanfaat. Berikut 3 aktivitas bermain yang baik untuk merangsang motorik si kecil.


1. Bermain telungkup

child
Ajak bayi bermain telungkup. (foto: pixabay/2081671)


Posisikan bayi tertelungkup di bagian perut. Setelah itu, pancing perhatian si kecil dengan mainan berwarna-warni serta bunyi yang menarik perhatiannya. Lakukan permainan dalam posisi telungkup selama 1-2 menit. Akktivitas sederhana ini akan memperkuat otot leher dan punggung si kecil.

2. Bermain bola

child
Bermain menggulirkan bola. (foto: pixabay/publicdomainpictures)


Ajak si kecil bermain gulir bola dan amati keterampilan motoriknya. Awalnya mungkin ia hanya seperti ‘menepuk' bola itu. Seiring waktu, ia akan berusaha untuk mendorong balik bola itu. Seperti bermain memberi dan menerima.

Rangsangan lebih jauh bisa dilakukan dengan meletakkan sesuatu yang dapat digenggam si kecil. Cobalah tarik atau ambil benda itu dengan lembut. Aktivitas itu membantu membentuk otot ketika si kecil berusaha menolak memberikannya.

3. Makanan camilan

child eating
Makan camilan. (foto: pixabay/avitalchn)


Waktu makan camilan juga bisa jadi waktu bermain dan melatih kemampuan motorik. Menikmati makanan ringan atau camilan akan menjadi waktu belajar yang menyenangkan bagi si kecil. Ajaklah si kecil untuk mengambil dan menggigit makanan camilan. Pastikan memilih camilan yang tepat sehingga ia dapat terbiasa melatih kemampuan motorik dan oromotornya.(*)

BACA JUGA:

Tips Diet di Cuaca Panas


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH