Parasit Toxoplasma Gondii, Bikin Tikus Tak Takut Kucing Kucing dianggap sebagai inang dari tokso. (Foto: Unsplash/Timothy Meinberg0

PARASIT sel tunggal, toxoplasma gondii selalu dihubungkan dengan kucing. Parasit ini dapat dengan mudah berpindah dari inang kucingnya ke manusia. Biasanya paling sering melalui kontak dengan kotoran kucing.

Infeksi ringan pada orang yang terpapar parasit ini seperti gejala flu. Namun pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, infeksi dapat menyebabkan masalah serius, dari kejang hingga masalah paru-paru yang parah.

Baca Juga:

Jangan Makan Pisang Saat Perut Kosong

Menurut laman livescience, infeksi parasit ini pada hewan menunjukan efek aneh. Selama bertahun-tahun, parasit ini tidak hanya mengejutkan dan membingungkan para peneliti. Tapi mampu memberikan wawasan baru tentang bagaimana perilaku manusia bekerja.

1. Hilangnya rasa takut pada tikus

Tikus yang terinfeksi parasit tampaknya kehilangan rasa takutnya. Sebuah studi di tahun 2011 di PLOS ONE tikus yang terinfeksi mulai merasakan semacam ‘ketertarikan seksual’ pada bau urin kucing, daripada respons defensif. Para peneliti berteori bahwa ini mungkin karena infeksi parasit ini mengubah aktivitas saraf di area otak tertentu. Parasit itu sepertinya membungkus rasa takut bawaan sehingga tikus tidak lagi menghindari aroma urin kucing.


2. Bisa jangkiti hewan lain

kucing
Kucing bukan hanya inang tokso. (Foto: Pixabay/HelgaKa)


Kucing dan tikus bukan satu-satunya hewan yang dapat membawa parasit ini. Toxoplasma gondii adalah parasit yang luar biasa karena dapat melompat pada hampir semua makhluk berdarah panas.

Studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences, menunjukkan bahwa setidaknya sebagian dari jawabannya dapat ditemukan dalam protein parasit. Ketika jenis protein tertentu dihilangkan, parasit tidak lagi ganas. Para peneliti berspekulasi bahwa ini karena protein-protein itu mengacaukan protein-protein kunci dalam sel inang yang merupakan kunci bagi respon imun inang.

Baca Juga:

Pertimbangkan Lagi Bila Sering Mengonsumsi Makanan ini

3. Belum ada obat pelawannya

obat
Belum adanya obat penawar untuk melawan parasit ini. (Foto: Pixabay/qimono)


Belum ada obat untuk melawan parasit ini, selain tetap waspada menghindari infeksi. Dalam sebuah penelitian tahun 2005 di American Journal of Obstetrics dan Gynecology, mereka menyarankan ibu hamil dan perempuan yang ingin hamil mencari tahu tentang parasit ini. Laman livescience menuliskan bahwa para perempuan harus memahami faktor-faktor risikonya. Sebaiknya memperhatikan peliharaan seperti kucing, hindari kontak fisik dengan kucing, mengonsumsi daging yang dimasak dengan tidak benar dan meminum air yang tidak diolah.

4. Tidak memiliki gejala

sakit
Infeksi ringan hanya dengan gejala seperti flu. (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch)


Meskipun T.gondii seperti gejala flu pada kasus-kasus ringan. Namun studi tahun 2014 yang dipublis di America Journal of Tropical Medicine dan Hygienes tidak ada gejala yang nampak baik pada infeksi ringan maupun berat. Parasit ini paling berbahaya bagi mereka yang sudah pernah mengalami sebelumnya. (nic)


Baca Juga:

Perhatikan Anak Kalau Memiliki Tanda ini, Bisa Jadi Psikopat


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH