Parah, Hampir 50% Responden LSI Gak Tahu Pencoblosan Tanggal 17 April Desain Surat Suara Pilpres yang Diresmikan KPU bersama Timses. Foto: Net/Ist

MerahPutih.com - Hasil sigi terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkap fakta mencengangkan di kalangan pemilih Pilpres dan Pileg 2019. Ternyata masih banyak publik yang tidak tahu pencoblosan akan dilangsungkan pada Rabu 17 April mendatang, angkanya mencapai 44,5 persen responden.

"Hanya 65,2 persen responden yang tahu bakal ada Pilpres pada 17 April," kata Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman, dalam pemaparan hasil survei LSI, di Jakarta Timur.

Menurut Ikrama, temuan ini menunjukkan besarnya potensi keengganan masyarakat untuk ikut mencoblos alias golput. Parahnya, kata dia, golput terjadi karena minimnya pengetahuan masyarakat akan informasi waktu pelaksanaan pencoblosan. "Ini jelas mempengaruhi besar-kecilnya golput," tegas dia.

LSI Denny JA
Peneliti LSI, Ikrama Masloman. (MP/Kanugrahan)

Ikrama menambah kuatnya sentimen politik identitas dan hoaks diprediksi semakin menambah angka golput dalam Pilpres 2019. "Pemilih jenuh akan polarisasi yang terjadi, sehingga kecenderungan golput semakin tinggi," tutup dia.

Untuk diketahui, LSI Denny JA dalam penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan melibatkan 1.200 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner.

Adapun, margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,9 persen. Peneliti menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) internal dalam penelitian. Sementara sumber dana tersebut berasal dari keuntungan jasa konsultan yang dilakukan di bidang politik. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH