Para Penikam Wiranto Jalani Sidang Virtual Eks Menkopolhukam Wiranto diserang orang tak dikenal. (ANTARA/Istimewa)

MerahPutih.com - Sidang perdana kasus penusukan terhadap Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Wiranto akan digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (9/4).

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edwin mengatakan, sidang digelar terbuka dengan mengedepankan menjaga jarak fisik sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta akibat pandemi COVID-19.

"Sidang diadakan dengan tetap menjaga jarak fisik, terdakwa dihadirkan jarak jauh lewat layar monitor dari rumah tahanan," ujar Edwin di Jakarta, Kamis.

Baca Juga:

Dianggap Simbol Thogut, Wiranto Diserang Teroris Terlatih

Edwin mengatakan PN Jakbar tetap mengantisipasi adanya ancaman dalam menggelar persidangan kasus terorisme, meski terdakwa tak hadir. Namun, dia belum bisa memastikan waktu pasti sidang yang bakal digelar hari ini.

Seorang anggota kepolisian mengamankan Syahril Alamsyah pelaku yang diduga melakukan penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Menes Pandeglang, Kamis (10/10/2019). ANTARA/HO-Polsek Menes/aa. (Handout Polsek Menes)
Seorang anggota kepolisian mengamankan Syahril Alamsyah pelaku yang diduga melakukan penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Menes Pandeglang, Kamis (10/10/2019). ANTARA/HO-Polsek Menes/aa. (Handout Polsek Menes)

Terdakwa penusukan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) itu adalah Syahril Alamsyah alias Abu Rara serta istrinya, Fitri Andriana. Mereka ditahan di Rutan Brimob di Bogor, Jawa Barat. Sedangkan anak mereka, RA (14) sedang menjalani program deradikalisasi.

Para pelaku merencanakan dan melakukan penusukan terhadap Wiranto ketika melakukan kunjungan kerja di Alun-Alun Menes Pandeglang, Banten, 10 Oktober 2019.

Baca Juga:

Jika Mati Setelah Tusuk Wiranto, Abu Rara Merasa Jihadnya Berhasil

Dalam melancarkan aksinya, Syahril Alamsyah alias Abu Rara mengajak istri dan anaknya untuk ikut melaksanakan aksi teror di Lapangan Alun-Alun Menes itu. Abu Rara bahkan sudah memberikan pisau kepada anaknya.

Dilansir Antara, Kasus penusukan terhadap Wiranto tidak disidangkan di Pengadilan Negeri Pandeglang, tetapi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Demi kelancaran dan ketertiban persidangan itu sendiri, kami akan memberikan peradilan yang lebih terjamin dari sisi keamanan dan ketertiban," kata Juru Bicara Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro. (*)

Baca Juga:

Postingan Miring Soal Penyerangan Wiranto, Istri Dandim Kendari Dihukum

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Dituntut 7 Tahun Bui
Indonesia
Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Dituntut 7 Tahun Bui

Sri Wahyumi Maria Manalip dituntut tujuh tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Racik Semua Komposisi, AHY Beri Warna Pada Partai Demokrat
Indonesia
Racik Semua Komposisi, AHY Beri Warna Pada Partai Demokrat

Upaya perampingan itu tampaknya dilakukan juga untuk memudahkan pembagian tugas pokok dan Fungsi

Telat Bikin Regulasi Skuter Listrik, Anies Dinilai Belum Siap Terima Perubahan
Indonesia
Telat Bikin Regulasi Skuter Listrik, Anies Dinilai Belum Siap Terima Perubahan

Pemprov DKI menyiapkan lokasi bermain bagi pengguna otopet listrik

PDIP Minta Kejagung Telusuri Aktor Intelektual Kasus Jiwasraya
Indonesia
PDIP Minta Kejagung Telusuri Aktor Intelektual Kasus Jiwasraya

Menurut Hendrawan informasi dari tersangka Benny Tjokrosaputro bisa digunakan untuk menelusuri persengkongkolan yang terjadi di PT Jiwasraya.

Longsor di Kampung Cicewol, 4 Jadwal KA Pangrango Dibatalkan
Indonesia
Longsor di Kampung Cicewol, 4 Jadwal KA Pangrango Dibatalkan

PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 terus berupaya memperbaiki jalur rel kereta api

Pelanggar PSBB Terbanyak di Tanah Abang
Indonesia
Pelanggar PSBB Terbanyak di Tanah Abang

Bila dihitung, total hasil dari sanksi denda pelanggar PSBB, yang diterima Satpol PP Jakarta Pusat selama sepekan Rp21 juta.

Pemprov DKI Janji Keruk Sungai dan Saluran Air Atasi Banjir
Indonesia
Pemprov DKI Janji Keruk Sungai dan Saluran Air Atasi Banjir

“Akan kita lakukan pengerukan untuk persiapan beberapa tahun ke depan," tandasnya.

Pendekatan TNI dan Marinir Efektif Luluhkan Hati Pendemo
Indonesia
Pendekatan TNI dan Marinir Efektif Luluhkan Hati Pendemo

Mereka tampak lebih segan terhadap TNI ketimbang aparat Kepolisian.

Satpol PP Belum Dapat Arahan Jemputan Paksa OTG COVID-19
Indonesia
Satpol PP Belum Dapat Arahan Jemputan Paksa OTG COVID-19

Warga yang terjangkit virus corona menyadari risiko yang ditimbulkan bila isolasi mandiri di rumah dikhawatirkan menjadi klaster keluarga.