Papua Kedatangan Satu Generator Oksigen untuk Penanganan COVID-19 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan satu unit Oksigen Generator untuk penanganan dan pengendalian COVID-19 di Papua (Ist)

Merahputih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan satu unit Oksigen Generator untuk penanganan dan pengendalian COVID-19 di Papua.

Alat itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan oksigen bagi masyarakat bumi Cenderawasih.

Baca Juga:

Bukti Apresiasi Pemerintah, Esports Hadir di PON Papua 2020

"Alat itu memiliki kemampuan pengisian per hari sebanyak 12 tabung oksigen ukuran 6m3 atau 72 tabung oksigen untuk ukuran 1m3," kata Sigit saat menyerahkan secara simbolis bantuan Oksigen Generator tersebut, Jumat (27/8).

Tak hanya itu, Sigit menyebut masyarakat Papua sangat antusias untuk mendapatkan suntikan vaksin. Hal itu terbukti dari capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 47 persen dan dosis kedua sebesar 29 persen.

Caption

"Kami sangat senang, itu artinya antusiasme masyarakat untuk dapatkan vaksinasi makin hari makin bertambah," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit berharap, peserta vaksinasi mau mengajak masyarakat Papua lainnya untuk mau disuntik vaksin. Mengingat, hal itu dapat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Baca Juga:

Game Lokal Hadir di PON Papua 2020

Apalagi, kata Sigit, Papua akan menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX. Sebab itu, percepatan vaksinasi harus segera dikejar, agar laju pertumbuhan virus corona dapat ditekan.

"Sehingga dengan vaksin maka potensi bisa terkena penularan COVID-19 bisa dicegah dan bisa ditangkal. Karena kita sudah memiliki imunitas," tutup Sigit. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tekanan PPKM Bikin Pertumbuhan Ekonomi Tidak Bakal Capai 5 Persen
Indonesia
Tekanan PPKM Bikin Pertumbuhan Ekonomi Tidak Bakal Capai 5 Persen

revisi target pertumbuhan ekonomi penting dilakukan agar postur APBN tetap terjaga dari sisi transparansi dan akuntabilitasnya agar tetap bisa kredible.

Ketua MPR: Indonesia Memang Bukan Negara Agama
Indonesia
Ketua MPR: Indonesia Memang Bukan Negara Agama

Bamsoet mengajak masyarakat tidak lagi terjerumus dalam perdebatan maupun hasutan pro dan kontra legalisasi investasi minuman keras

Taliban Janji Bersikap Moderat, Buya Syafii: Kita 'Wait and See' Dulu
Indonesia
Taliban Janji Bersikap Moderat, Buya Syafii: Kita 'Wait and See' Dulu

Pengalaman tahun 1996 sampai 2001 itu parah, parah sekali

DPRD NTT Desak Pemerintah Daerah Tanggap Darurat Fasilitas Vital
Indonesia
DPRD NTT Desak Pemerintah Daerah Tanggap Darurat Fasilitas Vital

Komisi V DPRD NTT mendesak pemerintah provinsi agar segera melakukan langkah tanggap darurat fasilitas vital

Pengunjung Pasar Tradisional di Kota Yogyakarta Wajib Scan Barcode QR
Indonesia
Pengunjung Pasar Tradisional di Kota Yogyakarta Wajib Scan Barcode QR

Yunianto menyebut capaian vaksinasi untuk pedagang pasar sudah mencapai lebih dari 90 persen

Pembelajaran Tatap Muka Kota Solo Dimulai, 50.000 Pelajar Belum Divaksin
Indonesia
Pembelajaran Tatap Muka Kota Solo Dimulai, 50.000 Pelajar Belum Divaksin

Pemerintah Kota Solo mencatat sebanyak 50.000 dari 76.000 pelajar belum mendapatkan vaksin COVID-19.

Transaksi Digital Banking Tembus Rp 3.468,4 Triliun
Indonesia
Transaksi Digital Banking Tembus Rp 3.468,4 Triliun

Sebanyak 10,4 juta merchant sudah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hingga pertengahan September 2021. Angka tersebut tumbuh 120,22 persen dibandingkan pertengahan September 2020 (year-on-year/yoy).

Marak Informasi Sensasi dan Hoaks, ASN Dituntut Jadi Corong Membumikan Pancasila
Indonesia
Marak Informasi Sensasi dan Hoaks, ASN Dituntut Jadi Corong Membumikan Pancasila

Narasi ini, kalau dibiarkan bisa berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa

Ketegangan dan Ancaman Keamanan Jelang Pelantikan Biden
Dunia
Ketegangan dan Ancaman Keamanan Jelang Pelantikan Biden

Pakar sejarah kepresidenan dari Universitas Virginia, Barbara Perry mengemukakan, Biden mungkin menghadapi kombinasi tahun 1861 dan 1933.

Pimpinan KPK Lili Pantauli Bantah Bicarakan Perkara dengan Walkot Tanjungbalai
Indonesia
Pimpinan KPK Lili Pantauli Bantah Bicarakan Perkara dengan Walkot Tanjungbalai

"Saya tidak pernah menjalin komunikasi dengan tersangka MS terkait penanganan perkara yang bersangkutan, apalagi membantu dalam penanganan perkara yang sedang ditangani oleh KPK," kata Lili dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (30/4).