Pantai Lombang Sumenep, Sisa Peninggalan Armada Laut Tiongkok Pantai Lombang yang membuat betah pelancong. (Foto: instagram@ikazurria)

MADURA memang bukan menjadi pilihan traveler pemula untuk berlibur. Namun, jika sudah mengetahui keindahan alam di sana dijamin kamu akan terkagum-kagum dan lebih memilih menghabiskan waktu kosong di Madura.

Salah satu yang menjadi pesona Madura adalah Pantai Lombang, sebuah pantai di Kabupaten Sumenep. Destinasi wisata unggulan di Bumi Sumekar, julukan bagi Kabupaten Sumenep itu menyajikan deburan ombak yang tenang serta pasir putih menawan.

Pesona mengagumkan itu semakin lengkap dengan banyaknya pohon cemara udang yang berjajar mengikuti garis pantai. Pohon ini cukup unik karena hanya tumbuh di Pantai Lombang dan beberapa pantai di perairan laut Tiongkok.

Saksi bisu Porak porandanya Armada Laut Tiongkok

Kamu bisa menginap di homestay sekitar pantai (Instagram/ajelen_)
Kamu bisa menginap di homestay sekitar pantai (Foto: instagram@ajelen_)

Konon tumbuhnya cemara udang di Pantai ombang erat kaitannya dengan ekspedisi besar kekaisaran Tiongkok dalam mengarungi laut Nusantara di abad ke-15. Saat itu pelayaran dipimpin oleh Sampo Thai Kam, Jenderal Ma’huan dan Jenderal Ong Keng Hong. Mereka biasa dijuluki Sam Po Toa Lang atau Tiga Pendekar Besar.

Saat itu salah satu kapal induk membentur batu karang hingga hancur. Karena hal itu semua armada merapat di pantai sebelah barat kota Semarang yang kini disebut Mangkang. Sementara Jenderal Ong Keng Hong sebagai juru kemudi meninggal dunia dan dimakamkan di daerah Gedongwatu.

Kemalangan tak berhenti sampai di sana, saat pelayaran dilanjutkan banyak kapal terbawa arus ke arah timur jawa karena angin topan. Sebagian kapal tenggelam dan yang lainnya terdampar di sekitar pulau Jawa dan Madura. Dipastikan tumbuhan Cemara Udang di Pantai Lombang adalah salah satu sisa bawaan prajurit Tiongkok saat itu.

Kredit : yani


Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH