Panpel Konser Berdendang Bergoyang Terancam Pasal Berlapis Penyanyi Nadin Amizah melantunkan lagu dalam Berdendang Bergoyang Festival di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (29/10). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

MerahPutih.com - Polisi masih menyelidiki kasus ricuhnya festival musik ‘Berdendang Bergoyang' yang mengakibatkan puluhan orang pingsan di Istora Senayan. Peristiwa ini terjadi akibat jumlah tiket penonton yang dijual melebihi estimasi saat perizinan.

Selain diduga melanggar Pasal tentang Kelalaian, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin mengatakan, panitia (Panpel) juga diduga melanggar Pasal Kekarantinaan Kesehatan.

Baca Juga

Panitia Konser Berdendang Bergoyang Jual Tiket 9 Kali Lipat dari Izin yang Diajukan

“Kepada mereka atau ke pihak manajemen atau penanggung jawab, kami kenakan Pasal dugaan Pasal 360 Ayat 2 akibat lalainya menyebabkan orang lain luka, serta Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” ujar Komarudin di Jakarta, Sabtu (5/11).

Penyanyi Nadin Amizah melantunkan lagu dalam Festival Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (29/10/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Penyanyi Nadin Amizah melantunkan lagu dalam Festival Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (29/10/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Komarudin menuturkan, alasan juga diterapkannya Pasal terkait Kekarantinaan Kesehatan mengacu pada peraturan Inmendagri Nomor 45 Tahun 2022 yang dikeluarkan awal Oktober saat DKI berstatus PPKM Level 1. Mereka mengajukan permohonan rekomendasi ke Satgas COVID-19 hanya lima ribu orang.

“Dengan jumlah pengunjung kegiatan itu boleh sampai 100 persen. Nah 100 persen ini yang tidak diindahkan penyelenggara sehingga kami kenakan pasal 93 UU Kekarantinaan ancaman hukuman 1 tahun denda 100 juta rupiah,” jelasnya.

Baca Juga

Pembubaran Konser Berdendang Bergoyang Dianggap Tepat

Komarudin mengatakan, hingga saat ini, total saksi yang telah diperiksa terkait kasus tersebut mencapai belasan orang.

“(Total saksi) 17 orang,” ujar Komarudin.

Dijelaskannya, penambahan saksi yang diperiksa yakni sebanyak tiga orang yang merupakan Satgas COVID-19 serta ahli untuk dimintai keterangan.

Komarudin menambahkan, polisi menemukan fakta baru dari penjualan tiket sebanyak 27 ribu tiket melebihi jumlah yang diajukan saat perizinan penyelenggaraan. (Knu)

Baca Juga

Ada Indikasi Unsur Pidana di Balik Konser Berdendang Bergoyang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Serangan Rusia ke Ukraina Berdampak Pada Harga Minyak Mentah Indonesia
Indonesia
Serangan Rusia ke Ukraina Berdampak Pada Harga Minyak Mentah Indonesia

Rusia memasok 10 persen minyak global, sepertiga gas Eropa dan, bersama dengan Ukraina, menyumbang 29 persen ekspor gandum global dan 80 persen minyak bunga matahari serta 19 persen ekspor jagung.

Sumber Dentuman Keras Bikin Heboh Warga Gambir Akhirnya Terungkap
Indonesia
Sumber Dentuman Keras Bikin Heboh Warga Gambir Akhirnya Terungkap

Warga di sekitar kawasan Gambir, Jakarta Pusat, dihebohkan dengan suara dentuman dahsyat, Jumat (6/1).

Pemprov DKI Perkirakan THR Lebaran ASN Bisa Cair Lebih Cepat
Indonesia
Pemprov DKI Perkirakan THR Lebaran ASN Bisa Cair Lebih Cepat

Ada kemungkinan Pemerintah DKI Jakarta akan membayar Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih cepat. Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2021, THR Lebaran untuk PNS dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum waktu Lebaran.

Pemudik Bisa Gunakan Tol  Cisumdawu Sampai Pintu Tol Cimalaka
Indonesia
Pemudik Bisa Gunakan Tol Cisumdawu Sampai Pintu Tol Cimalaka

Sekitar 30 ribuan personel yang terdiri dari Polri, TNI dan dinas terkait dari Pemprov Jabar disiagakan terkait arus mudik Lebaran 2022.

Jemaah Haji Masuk Raudhah Harus Sesuai Jadwal
Indonesia
Jemaah Haji Masuk Raudhah Harus Sesuai Jadwal

Pemerintah Arab Saudi memberlakukan ketentuan baru bagi jamaah haji untuk masuk ke Raudhah.

ART dan Ajudan Ferdy Sambo Datangi Komnas HAM
Indonesia
ART dan Ajudan Ferdy Sambo Datangi Komnas HAM

Asisten rumah tangga dan ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan Komnas HAM, Senin (1/8).

KPK Temukan Dokumen Aliran Duit Suap di Plaza SMRA Bekasi
Indonesia
KPK Temukan Dokumen Aliran Duit Suap di Plaza SMRA Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung melakukan penggeledahan di Plaza SMRA, Bekasi, Jawa Barat. Adapun penggeledahan itu terkait kasus suap dugaan perizinan pembangunan Apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta.

Paulus Waterpauw Layangkan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe
Indonesia
Paulus Waterpauw Layangkan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

Somasi itu terkait tudingan keterlibatan dirinya dalam proses penetapan tersangka terhadap Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mau Daftar ASN PPPK? Simak Nih Caranya
Indonesia
Mau Daftar ASN PPPK? Simak Nih Caranya

Pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) termasuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dibuka pada minggu depan atau paling lambat akhir September 2022.

Partai Ummat Tak Sampaikan Keberatan Berujung Tak Lolos ke Pemilu 2024
Indonesia
Partai Ummat Tak Sampaikan Keberatan Berujung Tak Lolos ke Pemilu 2024

Partai mmatdinyatakan tidak memenuhi syarat verifikasi faktual di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara.