Panlih Pertimbangkan Pemilihan Wagub DKI Secara Online, Tapi... Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah. Foto: DPRD DKI Jakarta

MerahPutih.com - Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah mempertimbangkan pemilihan wagub dilakukan secara online.

Pasalnya, ada larangan tidak boleh mengadakan pertemuan dalam jumlah besar untuk antisipasi COVID-19. Namun, pemilihan online tersebut terganjal tata tertib yang mengharuskan adanya kehadiran anggota DPRD DKI Jakarta saat pemilihan.

Baca Juga

Pemilihan Wagub DKI Diminta Libatkan Lembaga Penegak Hukum

"Harus paripurna terus ada verifikasi kehadiran absensi," ucap Farazandi kepada wartawan, Sabtu (28/3).

Ia menyebutkan, saat ini anggota Panlih sedang berkoordinasi apakah pemilihan bisa dilakukan secara online. Jika setuju, maka hal tersebut akan diajukan ke badan musyawarah untuk dirapatkan kembali.

"Kami sedang berkonsultasi dulu masalah tatib apakah mungkin ada diskresi atau pun inovasi yang bisa dilakukan," kata dia.

Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah
Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah

Penggunaan teleconference dianggap bisa memangkas durasi pelaksanaan rapat paripurna. Mengingat, protokol dari Dinas Kesehatan DKI penyelenggaraan rapat tak boleh lebih dari dua jam. Oleh karena itu beberapa hal perlu disederhanakan demi menghemat waktu.

Baca Juga

Panlih Ngotot Gelar Pemilihan Wagub DKI, PDIP: Jangan Korbankan Orang Banyak

"Kami hanya punya waktu segitu, jadi kami mengusulkan cara itu untuk memaksimalkan rekomendasi tersebut, makanya beberapa rangkaian kami sederhanakan lagi," ucap dia.

Penggunaan video teleconference juga dilakukan untuk mengurangi aktivitas tatap muka dalam ruang rapat paripurna. Sehingga nantinya mekanisme dalam tahapan akhir itu tinggal sesi pembukaan, pencoblosan, penghitungan dan penetapan wagub terpilih.

"Durasinya kan hanya dua jam, kita terapkan pembukaan, pencoblosan, penghitungan, sampai penetapan Wagub," pungkas Farazandi.

Diketahui, rapat paripurna agenda pemilihan wagub DKI akan dilangsungkan pada 6 April 2020 di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat. Tanggal pemilihan ditetapkan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang berlangsung pada Kamis (26/3) kemarin.

Baca Juga

Di Tengah Wabah Virus Corona, DPRD Tetap Gelar Pemilihan Wagub DKI

Ada dua calon wakil gubernur DKI yang akan dipilih dalam paripurna nanti. Mereka adalah Ahmad Riza Patria dari Gerindra, dan Nurmansjah Lubis usungan PKS. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH