Panitia Konser Berdendang Bergoyang Jual Tiket 9 Kali Lipat dari Izin yang Diajukan Penyanyi Ardhito Pramono melantunkan lagu dalam Berdendang Bergoyang Festival di Istora. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kasus membludaknya konser Berdendang Bergoyang di Istora Senayan memasuki babak baru. Kali ini, Polisi menaikan status kasus ini ke tingkat Penyidikan terhadap pengelola konser tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin menuturkan, penyidik menemukan data terbaru bahwa pengunjung yang menghadiri kegiatan atau event Berdendang Bergoyang ini sudah melebihi kapasitas yang seharusnya.

Baca Juga:

Kritik Wendi Putranto untuk Festival Berdendang Bergoyang

Termasuk berbeda jauh dengan jumlah pengunjung yang penyelenggara diajukan di permohonan surat izin keramaian kegiatan kepada kepolisian, Dinas Parektaf dan Satgas COVID-19.

Pengunjung yang memasuki area berdendaang bergoyang sebanyak 10. 258 dan dari pintu 2 tercatat sebanyak 11.379 orang. Dari sana total sebanyak 21.637 orang.

Angka itu sangat jauh sekali, dari surat permohonan izin keramaian yang diajukan kepada pihak kepolisian, dimana panitia mengajukan permohonan izin keramaian kegiatan berdendang bergoyang dengan jumlah undangan 3 ribu orang.

"Kemudian, surat yang diajukan kepada Dinas Parektaf dan Satgas COVID-19, panitia mengajukan dengan target undangan sebanyak 5 ribu orang," jelas Komarudin, Jumat (4/11).

Sampai dengan bulan September panitia telah menjual tiket sebanyak 13.349. Angka ini tiket yang terjual secara online dimana panitia telah membuka penjualan tiket dari bulan April.

Pada bulan Oktober, panitia menjual 14.530 tiket. Total keseluruhan tiket terjual oleh panitia 27.879 tiket. Artinya sudah 9 kali lipat dair pengajuan izin ke kepolisian.

"Yang tentunya sangat berbanding terbalik dengan surat permohonan izin keramaian yang mencantumkan peserta sebanyak 3 ribu pada kepolisian dan 5 ribu di Dinas Parekraf dan Satgas COVID," ungkap Kapolres.

Baca Juga:

Ada Indikasi Unsur Pidana di Balik Konser Berdendang Bergoyang

Para terlapor yang merupakan event organizer diduga telah melakukan pelanggaran ataupun melanggar ketentuan pasal 360 ayat 2 dan pasal 93 Undang-undang No.6 tahun 2018 tentang ke-karantina-an kesehatan.

Sampai saat ini terdapat satu trelapor berinisial HA dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah berdasarkan keterangan.

"Kami yakin ada fakta-fakta yang nantinya ditemukan juga orang-orang yang ikut bertanggung jawab dalam permasalahan tersebut," jelas Komarudin.

Terlapor berstatus sebagai penanggung jawab event ataupun EO dari Emprio Eroduction.

Komarudin berharap bahwa masalah ini patut dijadikan pembelajaran dan lebih memperhatikan faktor lain seperti faktor komersil.

Mengingat yang pertama, sesuai dengan instruksi Mendagri No.45 tahun 2022, yaitu status ibukota yang masih pada level 1. Dimana didalamnya dicantumkan untuk kegiatan seni, budaya, olahraga, sosial dan kemasyarakatan dengan lokasi yang dapat menimbulkan keramaian / kerumunan diizinkan dengan kapasitas 100 persen yang perlu dipatuhi.

“Jangan memaksakan agar pengunjung dapat lebih banyak dan membludak, karena dampaknya akan sangat buruk, tentunya untuk pengunjung itu sendiri," tutupnya. (Knu)

Baca Juga:

Pembubaran Konser Berdendang Bergoyang Dianggap Tepat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pagi Ini Irjen Ferdy Sambo Bakal Jalani Sidang Kode Etik
Indonesia
Pagi Ini Irjen Ferdy Sambo Bakal Jalani Sidang Kode Etik

Ketua KKEP yang akan memimpin jalannya sidang etik (KEPP) adalah Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri.

Keputusan Indonesia Terkait Perang Rusia-Ukraina Disebut Sesuai Politik Bebas Aktif
Indonesia
Keputusan Indonesia Terkait Perang Rusia-Ukraina Disebut Sesuai Politik Bebas Aktif

Dukungan Indonesia terhadap Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyesalkan agresi Rusia kepada Ukranina dinilai sudah sesuai konstitusi Negara.

Kemenag Ungkap Alasan Daftar Tunggu Ibadah Haji Makin Lama
Indonesia
Kemenag Ungkap Alasan Daftar Tunggu Ibadah Haji Makin Lama

Beberapa provinsi bahkan masa tunggunya lebih dari 90 tahun. Sekedar informasi, Jemaah yang ingin beribadah haji, harus masuk ke dalam daftar tunggu terlebih dahulu.

Harga Minyak Goreng Kemasan Akan Diserahkan Pada Mekanisme Pasar
Indonesia
Harga Minyak Goreng Kemasan Akan Diserahkan Pada Mekanisme Pasar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menyalurkan subsidi untuk minyak goreng curah Rp 14 ribu per liter.

Kompolnas Prediksi Upaya Banding Ferdy Sambo Ditolak
Indonesia
Kompolnas Prediksi Upaya Banding Ferdy Sambo Ditolak

Irjen Ferdy Sambo mengajukan banding setelah mendengar putusan hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

KKB Lebih Tepat Diselesaikan dengan Pendekatan Hukum Dibandingkan Militer
Indonesia
KKB Lebih Tepat Diselesaikan dengan Pendekatan Hukum Dibandingkan Militer

Menurut anggota Komisi III DPR Arsul Sani, pendekatan ini lebih tepat dibandingkan dengan pendekatan militer atau pendekatan perang.

Jepang Bekukan Aset 61 Warga Negara Rusia
Dunia
Jepang Bekukan Aset 61 Warga Negara Rusia

Jepang kembali memutuskan untuk membekukan aset 17 warga Rusia sebagai respons atas invasi negara pimpinan Vladimir Putin tersebut atas Ukraina

Momen Haru Kapolda Metro Jaya Beri Dukungan pada Irjen Ferdy Sambo
Indonesia
Momen Haru Kapolda Metro Jaya Beri Dukungan pada Irjen Ferdy Sambo

Insiden penembakan yang terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo membuat sejumlah Polisi bersimpati kepada Kadiv Propam itu. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran pun salah satunya.

Soal Dewan Kopral, Ganjar: Saya Minta Semua Tahan Diri
Indonesia
Soal Dewan Kopral, Ganjar: Saya Minta Semua Tahan Diri

Gubernur Jawa Tengah yang merupakan kader PDIP Ganjar Pranowo, meminta para relawan atau pendukungnya menahan diri.

Tak Terpilih Jadi Mangkunegoro X, Cucu Bung Karno GPH Paundra Pasrah
Indonesia
Tak Terpilih Jadi Mangkunegoro X, Cucu Bung Karno GPH Paundra Pasrah

Puro Mangkunegaran menunjuk GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai KGPAA Mangkunegoro X.