Panglima TNI Tanya 'Nasib' Mantan Menkes Terawan pada IDI Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Jakarta, Minggu (27/2/2022). ANTARA/Putu Indah Savitri

MerahPutih.com- Polemik soal pencopotan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terus ramai dibahas.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pun sampai didatangi Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi yang didampingi sejumlah anggotanya.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dr Terawan Dipecat, Sejumlah Dokter Buat IDI Tandingan

Mereka membahas terkait izin praktek purnawirawan jenderal TNI itu yang telah diberhentikan secara tetap dari keanggotaan IDI.

Adib menilai keputusan itu merupakan amanah dari Muktamar IDI di Banda Aceh beberapa waktu lalu.

"Kemarin ada sebuah ketetapan muktamar yang jujur bagi kita ini menjadi sebuah konsekuensi amanah," kata Adib dalam video di akun Youtube Andika Perkasa, Minggu (24/4).

Adib lantas menjelaskan Terawan diberhentikan secara tetap dari keanggotaan IDI.

Meski demikian, pemberhentian itu tak berarti seumur hidup tak diperkenankan lagi menjadi anggota IDI. Ia memberi ruang kepada Terawan untuk menjadi anggota kembali.

"Jadi masih ada upaya ruang kalau kami sampaikan masih ada ruang kalau beliau berkenan untuk menjadi anggota kembali. Kami akan kuatkan forum secara internal," ucap Adib yang mengenakan kemeja batik dan jas itu.

Andika bertanya terkait pengaruh keputusan pemberhentian tetap Terawan dari IDI terhadap izin prakteknya di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

"Apa yang berpengaruh terhadap izin praktek Dokter Terawan di RSPAD kalau keanggotaan beliau tidak lagi aktif tetapi sebagai dokter yang juga praktek di rumah sakit kami? Itu juga kita akan ikut aturan," tanya Andika.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dokter Terawan Resmi Jadi Milik Jerman

Menurutnya, keputusan IDI yang mengeluarkan Terawan dari keanggotaan persatuan dokter terbesar di Indonesia itu akan mempengaruhi praktik di rumah sakit TNI tersebut.

"Keputusan apapun IDI apakah itu berpengaruh terhadap misalnya izin praktik dr Terawan di RSPAD," kata Andika.

Namun, Andika memastikan tetap mengikuti aturan.

"Soal keanggotaan kan beliau tidak lagi aktif tapi sebagai dokter yang juga praktik di RS (Pusat Angkatan Darat) kami itu pun kita akan ikut aturan," ujarnya.

Sebagai informasi, selain membuka praktik, Terawan juga sempat menjadi kepala RSPAD Gatot Soebroto pada 1 Juni 2015 hingga 22 Oktober 2019.

Pada 2019, dia dipercaya Presiden Joko Widodo untuk menduduki posisi Menteri Kesehatan. Namun, pada 2020, posisi Terawan digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin.

Kini, namanua kembali mencuat pasca diberhentikan secara tetap dari keanggotaan IDI dalam Muktamar ke-31 di Banda Aceh, Aceh.

Keputusan ini berdasarkan rekomendasi sidang khusus Majelis Kehormatan Etika Kedokteran (MKEK) PB IDI, yang memutuskan pemberhentian Terawan sebagai anggota IDI. (Knu)

Baca Juga:

Merujuk Kasus Terawan Dipecat IDI, Izin Praktik Dokter Bakal Jadi Domain Negara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tim Pengaduan KPK Jalankan Mekanisme Atas Laporan Masyarakat
Indonesia
Tim Pengaduan KPK Jalankan Mekanisme Atas Laporan Masyarakat

Mereka datang untuk memenuhi undangan Bagian Pengaduan Masyarakat KPK

Keluh Kesah Emak-emak Harga Pangan Melonjak, Begini Harapannya
Indonesia
Keluh Kesah Emak-emak Harga Pangan Melonjak, Begini Harapannya

Masyarakat mengeluhkan sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga tinggi saat bulan suci Ramadan 1443 Hijriah/2022. Tak tanggung-tanggung kenaikannya ada yang capai 100 persen.

Sopir Bus Transjakarta yang Tewas Jadi Tersangka, Wagub DKI: Batal Demi Hukum
Indonesia
Sopir Bus Transjakarta yang Tewas Jadi Tersangka, Wagub DKI: Batal Demi Hukum

Hanya saja, kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, karena sopir pengemudi TransJakarta yang menabrak meninggal dunia, maka status tersangkanya batal demi hukum.

Kantor Ormas Pemuda Pancasila dan FBR Disegel
Indonesia
Kantor Ormas Pemuda Pancasila dan FBR Disegel

Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penyegelan terhadap kantor ormas Pemuda Pancasila dan juga Forum Betawi Rempug di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Partai Demokrat Cari Kesamaan Frekuensi Dalam Bangun Koalisi Pilpres
Indonesia
Partai Demokrat Cari Kesamaan Frekuensi Dalam Bangun Koalisi Pilpres

Putra sulung Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) tersebut menilai, dalam politik semua hal bisa saja terjadi.

Sanksi Teranyar Uni Eropa ke Rusia Akan Lebih Besar
Dunia
Sanksi Teranyar Uni Eropa ke Rusia Akan Lebih Besar

Putaran sanksi terbaru EU juga akan mempengaruhi Sberbank, pemberi pinjaman utama Rusia. Bank itu akan ditambahkan ke dalam daftar bank yang telah dikeluarkan dari sistem SWIFT.

Jokowi Marah soal Impor, Politikus: Persoalan Impor Terjadi Sejak 7 Tahun Berkuasa
Indonesia
Jokowi Marah soal Impor, Politikus: Persoalan Impor Terjadi Sejak 7 Tahun Berkuasa

"Itu menunjukkan lemahnya leadership, karena kesalahan tidak bisa dilimpahkan begitu saja kepada anak buah," ucap Slamet

Mensos Risma Bikin Rusunawa untuk Disabilitas, Tarifnya Hanya Rp 10 Ribu Per Bulan
Indonesia
Mensos Risma Bikin Rusunawa untuk Disabilitas, Tarifnya Hanya Rp 10 Ribu Per Bulan

Tujuan pembangunan rusun ialah agar mereka bisa memiliki tempat tinggal dan fokus untuk mencari penghasilan di dekat rumah mereka.

Ketua DPRD DKI Bersikukuh Gelar Hak Interpelasi Terkait Formula E
Indonesia
Ketua DPRD DKI Bersikukuh Gelar Hak Interpelasi Terkait Formula E

Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta memutuskan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi tidak terbukti melanggar tata tertib dan kode etik pelaksanaan Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula.

Polresta Surakarta Tolak Pengajuan Izin Aksi Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan Solo
Indonesia
Polresta Surakarta Tolak Pengajuan Izin Aksi Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan Solo

"Kami secara tegas tidak memberikan izin pelaksanaan kegiatan tersebut di Plaza Manahan maupun tempat terbuka umum atau fasum lainnya di wilayah hukum Polresta Surakarta," kata Ade