Panglima TNI Klaim Ada Pihak-Pihak yang Inginkan Sinergi TNI-Polri Terganggu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memberikan sambutan di hadapan 820 prajurit TNI dan anggota Polri di Markas Kodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (26/10). (Pu

Merahputih.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan untuk menjaga NKRI tetap utuh adalah sinergitas TNI dan Polri.

"Tanpa adanya sinergi tersebut akan ada gangguan, namun dengan sinergi prajurit TNI dan anggota Polri akan menghilangkan ego sektoral, gangguan sekecil apapun di lapangan semuanya dapat diatasi," kata Panglima TNI.

Baca Juga:

Pendekatan Kultural Solusi Penyelesaian Konflik Papua

Hal itu dikatakan Panglima TNI didampingi Plt Kapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di hadapan 820 prajurit TNI dan anggota Polri di Markas Kodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (26/10).

Kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh prajurit TNI dan anggota Polri dengan saling bahu membahu dapat melaksanakan tugas yang diemban oleh negara dan berhasil, sehingga menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.

Di hadapan prajurit TNI dan anggota Polri tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan agar TNI-Polri menjaga sinergitas mulai dari tingkat paling bawah Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kapolsek, Dandim, Kapolres, Pangdam dan Kapolda, termasuk sampai tingkat Panglima TNI dan Kapolri.

"Sinergitas TNI-Polri harus terus dijaga karena ada pihak-pihak lain di luar sana yang menginginkan sinergi prajurit TNI dan anggota Polri terganggu. Dengan niat dari hati yang paling dalam dari kita semua, mari kita tetap mempertahankan sinergitas demi menjaga keutuhan NKRI," jelas Panglima TNI.

Apel gelar pasukan persiapan pengamanan pelantikan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Jakarta, Kamis, (17/10) (Antara/Boyke Ledy Watra)

Hadi mengatakan, dengan adanya sinergitas TNI-Polri, maka proses pesta demokrasi dari awal Pilkada serentak, kampanye, Pileg, Pilpres, termasuk pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode tahun 2019-2024 serta pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju, semuanya bisa berjalan dengan aman, damai dan lancar serta sukses.

Terkait rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat ke wilayah Papua Barat, Panglima TNI mengatakan bahwa Wamena adalah wilayah yang aman dan damai.

Menurut dia, masyarakat Wamena sekarang bisa melaksanakan kehidupan ekonomi dan proses pendidikan dengan baik serta pemerintah daerah juga berjalan dengan lancar.

Baca Juga:

Pemerintah Pusat Tetapkan Papua dan Papua Barat Jadi Fokus Pembangunan 2020-2024

"Untuk itu, marilah kita sama-sama bertugas mensukseskan kunjungan kerja Presiden Jokowi di bumi Wamena yang subur, bumi Wamena yang penuh damai,” ujarnya dikutip Antara.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Mendagri Tito Karnavian, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto dan Aslog Kasau Marsda TNI Abdul Wahab. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH